Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 109,82 JPY/USD
  • 07:57 WIB. Valas - DollarAS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2999 USD/GBP
  • 07:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,0827 USD/EUR
  • 07:56 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 57,67 USD/barel
  • 07:55 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,90 USD/barel
  • 07:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.585 USD/troy ounce
  • 07:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,52% pada level 23.354
  • 07:31 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,56% pada level 2.229

Sukseskan IPO AYLS, Fath Capital Optimis Pasar Modal Prospektif di 2020

Sukseskan IPO AYLS, Fath Capital Optimis Pasar Modal Prospektif di 2020 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Fath Capital, perusahaan penasihat investor, optimis bahwa iklim pasar modal tetap prospektif di tahun 2020, setelah sukses memboyong PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS). 

 

Group CEO FATH Capital, Muliandy Nasution mengungkapkan sudah ada 12 perusahaan yang listing di pasar modal hingga tanggal 12 Februari ini, sementara dalam kurun waktu yang sama tahun lalu hanya ada 6 perusahaan saja. 

 

“Belum lagi masih ada sekitar tiga perusahaan lagi yang sedang antri untuk listing sampai akhir Februari 2020. Dana Initial Public Offering (IPO) yang dicari juga akan melampaui dari pencapaian di tahun lalu selama dua bulan pertama ini,” ungkap Muliandy, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (13/2/2020). 

 

Baca Juga: Baru IPO Perusahaan Ini Langsung Dicolek Bursa

 

Melihat prospek pasar modal yang cerah tahun ini, Muliandy meyakinkan bahwa IPO masih menjadi strategi penggalangan modal yang efektif bagi perusahaan untuk ekspansi usaha dan meningkatkan pertumbuhan usahanya. Fath Capital sendiri sebagai penasihat investor sudah mendapat 5 mandat untuk membawa calon emiten untuk Go-Public di tahun 2020.

 

Muliandy menjelaskan bahwa selain memenuhi segala persyaratan yang diminta oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan harus memperhatikan tiga aspek penting perusahaan yaitu, keterbukaan informasi, administrasi keuangan dan hukum sebelum memulai proses IPO. Dia melanjutkan bahwa jika diperlukan maka perusahaan harus melakukan restrukturisasi internal agar perusahaan dapat menarik di mata investor yang kemudian menyukseskan proses IPO nanti.

 

Baca Juga: IPO, Amar Bank Kukuhkan Diri sebagai Bank Fintech

 

“Sukses IPO menurut kami cuma satu, yaitu saham emiten terserap dan dibeli oleh buyer atau investor saham IPO sesuai dengan valuasi tertingginya. Bahasa sederhananya ada standby investor yang tertarik untuk masuk ke perusahaan dengan nilai maksimal perusahaan. Inilah target FATH Capital terhadap para emitennya yang akan masuk ke bursa,” tutup Muliandy.

 

Sebagai informasi, FATH Capital ditunjuk sebagai penasihat investor PT Agro Yasa Lestari Tbk sejak bulan Maret 2019. AYLS resmi menjadi emiten ke-12 setelah sukses mencatatkan saham perdana hari Rabu lalu (12/02) dengan melepas 258,7 juta saham atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Perseroan berhasil mengantongi dana segar sekitar Rp25,9 miliar dengan harga jual Rp100 per lembar. Saat debut perdananya, saham Agro Yasa berhasil menguat 70% atau naik 70 poin ke level Rp 170 per saham.

Baca Juga

Tag: Fath Capital, PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), Pasar Modal, Initial Public Offering (IPO), Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,669.24 3,632.53
British Pound GBP 1.00 17,955.97 17,775.94
China Yuan CNY 1.00 1,972.52 1,952.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,761.47 13,624.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,255.96 9,162.50
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,771.76 1,754.11
Dolar Singapura SGD 1.00 9,899.63 9,800.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,917.43 14,767.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,328.85 3,292.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,530.93 12,403.99
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5867.523 0.578 682
2 Agriculture 1295.344 1.210 22
3 Mining 1412.579 2.722 49
4 Basic Industry and Chemicals 859.155 2.813 77
5 Miscellanous Industry 1075.455 -0.736 51
6 Consumer Goods 1905.760 -1.806 57
7 Cons., Property & Real Estate 452.187 5.208 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.798 -5.088 78
9 Finance 1339.874 0.637 92
10 Trade & Service 700.446 -3.960 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 105 178 73 69.52
2 ERTX 111 140 29 26.13
3 AYLS 284 354 70 24.65
4 SSTM 382 476 94 24.61
5 MREI 4,200 5,225 1,025 24.40
6 GLOB 274 340 66 24.09
7 KOIN 115 135 20 17.39
8 SHID 3,400 3,930 530 15.59
9 STTP 5,800 6,600 800 13.79
10 TFAS 117 131 14 11.97
No Code Prev Close Change %
1 MINA 164 108 -56 -34.15
2 OCAP 191 126 -65 -34.03
3 YPAS 498 374 -124 -24.90
4 AKSI 480 362 -118 -24.58
5 NZIA 488 380 -108 -22.13
6 TOPS 86 67 -19 -22.09
7 LUCK 570 456 -114 -20.00
8 ITIC 2,750 2,300 -450 -16.36
9 BRAM 4,960 4,260 -700 -14.11
10 INRU 720 625 -95 -13.19
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 885 880 -5 -0.56
2 LUCK 570 456 -114 -20.00
3 BHIT 63 62 -1 -1.59
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 KPIG 126 127 1 0.79
6 TLKM 3,640 3,610 -30 -0.82
7 DADA 173 151 -22 -12.72
8 TCPI 6,450 6,675 225 3.49
9 MNCN 1,505 1,505 0 0.00
10 BBRI 4,550 4,470 -80 -1.76