Portal Berita Ekonomi Jum'at, 28 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,24% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 2,09% terhadap Dollar AS pada level 14.318 IDR/USD.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,42% pada level 26.129.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 3,71% pada level 2.880.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 3,10% pada level 3.015.
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,52% pada level 6.624.
  • 15:43 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 3,67% pada level 21.142.
  • 15:42 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 3,30% pada level 1.987.

AS Pertanyakan China Soal Transparansi Data Wabah Virus Corona

AS Pertanyakan China Soal Transparansi Data Wabah Virus Corona - Warta Ekonomi
WE Online, Washington -

Pejabat senior Gedung Putih meminta China lebih terbuka dan transparan mengenai wabah virus Corona atau Covid-19 yang sedang ditanganinya. Hal itu disampaikan saat jumlah korban akibat Covid-19 nyaris mencapai 1.400 orang.

"Kami sedikit kecewa bahwa kami belum diundang (ke China) dan kami sedikit kecewa dengan kurangnya transparansi yang berasal dari China," kata Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS Larry Kudlow dikutip laman The Guardian, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Banyak Dokter di China Meninggal, Publik Murka: Mereka Bukan Mesin, Mereka Kelelahan!

Dia mengungkapkan Presiden China Xi Jinping telah meyakinkan Presiden AS Donald Trump bahwa negaranya akan menerima bantuan Washington. Namun menurut Kudlow, Beijing tak akan membiarkan hal itu terjadi.

"Saya tidak tahu apa motif mereka, yang saya tahu tampaknya semakin banyak orang menderita di sana. Apakah Polibiro (Partai Komunis China) benar-benar jujur pada kita?" kata Kudlow.

Pada Kamis (13/2/2020) lalu, Perdana Menteri China Li Keqiang memimpin rapat di Beijing untuk membahas langkah-langkah penanganan krisis Covid-19.

Dalam rapat tersebut, para pejabat China menyerukan agar daerah-daerah di luar Wuhan turut mengadopsi tindakan karantina dan penyelamatan yang setara.

Di Huanggang, otoritas setempat telah mengumumkan langkah darurat selama dua pekan. Mereka menyegel semua area perumahan dan melarang pemakaian kendaraan kecuali untuk keperluan darurat, tujuan medis, atau resmi.

Petugas distrik di sana akan mengatur persediaan logistik dan lainnya yang dibutuhkan warga. "Semua penduduk tidak boleh masuk atau meninggalkan komunitas mereka tanpa izin," kata Pemerinitah Kota Huanggang dalam pengumuman yang dirilisnya.

Huanggang adalah kota di luar Wuhan yang paling parah terdampak wabah Covid-19. Kota tersebut menangani lebih dari dua ribu kasus infeksi virus. Setidaknya 59 orang dilaporkan telah meninggal.

Langkah darurat di Huanggang juga diterapkan di Dawu, sebuah kota yang berada di pusat Provinsi Hubei. Mereka turut menyegel area permukiman dan bangunan serta melarang penggunaan kendaraan. Warga yang melanggar peraturan akan ditahan.

"Di masa yang luar biasa, tindakan luar biasa diperlukan," kata Pemerintah Kota Dawu.

Di Shanghai, warga menghadapi tindakan karantina yang semakin ketat. Sebuah desa di sana bahkan telah melarang semua penduduknya keluar dan melarang pemakaian kendaraan. Banyak kompleks perumahan di Beijing yang turut menerapkan tindakan demikian.

Hingga Jumat, jumlah warga China yang meninggal akibat Covid-19 mencapai 1.380 orang. Saat ini China masih menangani 60 ribuan kasus infeksi virus.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Virus 2019-nCoV, COVID-19, China (Tiongkok)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/China Daily

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,811.97 3,773.23
British Pound GBP 1.00 18,437.93 18,248.81
China Yuan CNY 1.00 2,042.08 2,021.50
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,305.17 14,162.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,384.19 9,287.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.82 1,816.45
Dolar Singapura SGD 1.00 10,239.92 10,134.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,719.95 15,562.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,393.87 3,356.12
Yen Jepang JPY 100.00 13,084.40 12,953.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5452.704 -82.990 682
2 Agriculture 1156.743 -50.789 22
3 Mining 1339.068 -29.655 49
4 Basic Industry and Chemicals 758.761 -11.631 77
5 Miscellanous Industry 989.388 -61.478 51
6 Consumer Goods 1742.939 -57.034 57
7 Cons., Property & Real Estate 427.133 -6.007 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 956.774 -8.995 78
9 Finance 1249.335 -4.431 92
10 Trade & Service 671.288 -5.587 168
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 134 179 45 33.58
2 KPAL 110 143 33 30.00
3 MTSM 170 220 50 29.41
4 COCO 720 895 175 24.31
5 NICK 278 342 64 23.02
6 VRNA 100 120 20 20.00
7 MEGA 5,400 6,400 1,000 18.52
8 JECC 5,700 6,575 875 15.35
9 RALS 900 1,035 135 15.00
10 DWGL 260 296 36 13.85
No Code Prev Close Change %
1 REAL 96 64 -32 -33.33
2 BBMD 2,340 1,755 -585 -25.00
3 ZONE 486 368 -118 -24.28
4 LMSH 204 157 -47 -23.04
5 LMAS 74 58 -16 -21.62
6 STTP 10,000 8,000 -2,000 -20.00
7 DMMX 149 120 -29 -19.46
8 JMAS 620 500 -120 -19.35
9 HDIT 595 482 -113 -18.99
10 CAMP 262 214 -48 -18.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,130 4,190 60 1.45
2 MNCN 1,290 1,285 -5 -0.39
3 BBCA 31,450 31,450 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,490 20 0.58
5 PGAS 1,385 1,280 -105 -7.58
6 BMRI 7,350 7,275 -75 -1.02
7 ANTM 600 575 -25 -4.17
8 UNVR 7,150 6,825 -325 -4.55
9 TOWR 835 805 -30 -3.59
10 ASII 5,950 5,525 -425 -7.14