Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,43% terhadap Poundsterling pada level 1,2908 USD/GBP.
  • 20:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Euro pada level 1,0820 USD/EUR.
  • 20:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Yen pada level 111,38 JPY/USD.
  • 20:23 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.676 USD/troy ounce.
  • 20:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,26 USD/barel.
  • 20:21 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,39 USD/barel.
  • 16:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,11% pada level 7.173. 

PLTU Tanjung Jati B Akhirnya Dapat Proper Emas

PLTU Tanjung Jati B Akhirnya Dapat Proper Emas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah lebih dari 20 tahun terakhir melakukan berbagai upaya untuk mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia untuk menjaga kualitas lingkungan semaksimal mungkin.

Selain memberikan sanksi bagi perusahaan-perusahaan yang melanggar dan mencemari lingkungan, KLHK juga menempuh cara positif dengan memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang berkinerja baik dari sisi operasi dan upayanya menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga: Jokowi Ingin Ibu Kota Baru Jadi Kota Metropolitan yang Cerdas dan Ramah Lingkungan

"Tahun 1996 ketika kami pertama kali melakukan penilaian Proper, perusahaan yang berhasil memenuhi kriteria yang ditetapkan baru sekitar 34%. Terakhir tahun 2019, dari sekitar 2.045 perusahaan yang dinilai oleh KLHK, sekitar 85% mendapatkan penghargaan Proper," kata Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, RM Karliansyah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Hal itu disampaikannya dalam acara Tasyakuran Penghargaan Proper Emas 2019 yang diraih oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B di Jepara, Kamis (13/2/2020). Raihan Proper Emas tahun 2019 merupakan yang pertama bagi PLTU Tanjung Jati B. Salah satu tantangan pengoperasian PLTU berbasis bahan bakar batu bara adalah menjaga kualitas lingkungan sekitarnya agar tidak tercemar oleh proses produksi listrik, mulai dari baku mutu udara, air, dan tanah.

"Ini tahun pertama PLTU Tanjung Jati B meraih penghargaan Proper Emas dari KLHK. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan usaha yang berwawasan lingkungan dan melaksanakan komitmen pencegahan kerusakan lingkungan yang disepakati dalam Paris Agreement," tutur General Manager PLTU Tanjung Jati B, Rachmat Aswin.

Proper Emas menjadi penghargaan tertinggi dari penilaian sebagai bukti upaya berkelanjutan perusahaan dalam bidang lingkungan, melakukan inovasi dalam aspek pemberdayaan sumber daya, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, yang artinya perusahaan telah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Selain itu, sebagai wujud kepedulian sosial, PLN juga terus memberdayakan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat setempat untuk membudidayakan rajungan yang sempat hampir punah akibat penangkapan yang dilakukan secara serampangan akibat pengetahuan yang terbatas.

Salah satu program unggulan adalah milik PLN Tanjung Jati B yang memanfaatkan Artificial Patch Reef (APR) untuk transplantasi karang langka dan budidaya rajungan dengan metode In Situ yang merupakan pertama kalinya diterapkan di Indonesia.

"Melalui program CSR yang kami kelola, secara kontinyu kami melakukan pembinaan kepada warga sekitar pembangkit, mengembangkan peternakan sampai dengan pengelolaan biogasnya, menyelamatkan karang langka hingga berkembang menjadi lebih dari 3.800 koloni, termasuk menebar bibit rajungan sebanyak kurang lebih 4,3 juta di perairan di sekitar PLTU Tanjung Jati B," kata Rachmat.

Rachmat menambahkan, penggunaan air untuk operasi pembangkit juga berhasil diturunkan hingga 170 ribu meter kubik. Selain itu, juga dilakukan inovasi dengan efisiensi energi sebesar 6 juta Giga Joule. Yang lebih penting lagi, PLTU Tanjung Jati B juga mampu menurunkan beban pencemaran air hingga 3,7 ton polutan, menurunkan emisi udara hingga 3,2 ribu ton SOx, 853 ton Nox, dan 661 ribu ton karbon dioksida.

"Limbah B3 yang berhasil dikurangi mencapai 176 ribu ton, mengurangi sampah hingga 48 ton, yang jika dikalkulasikan semuanya, penghematannya atau efisiensinya mencapai Rp2,17 triliun," tambah Rachmat.

Mustain, salah satu warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan, mengakui bahwa pendampingan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) yang dijalankan oleh PLN mampu menghidupkan kembali ekosistem pesisir yang sebelumnya rusak, termasuk perbaikan terumbu karang dan wisata bawah laut di Pulau Panjang.

"Dengan bantuan peralatan produksi dari PLN untuk mengolah hasil tangkapan laut, nelayan mendapatkan penghasilan yang jauh lebih baik, sekitar Rp4,7 juta per bulan. Sementara ibu-ibu juga mendapatkan penghasilan tambahan sekitar Rp1 juta per bulan dari hasil mengolah tangkapan laut," tutur Mustain.

Penilaian Proper dilakukan oleh dewan juri independen dari berbagai perguruan tinggi dengan penilaian yang sangat ketat. Tidak hanya pada waktu sesaat, tetapi juga apakah sebuah perusahaan mampu menjaga kualitas lingkungan, baik air, tanah, maupun udara, secara konsisten. 

Untuk mempertahankan Proper Emas, PLTU Tanjung Jati B terus berupaya bersama warga untuk menjaga terciptanya kualitas lingkungan yang baik.

Baca Juga

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen-LHK), Sustainable Development Goals (SDGs), energi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: PLN

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5807.050 -75.205 682
2 Agriculture 1251.172 -23.513 22
3 Mining 1432.168 -11.340 49
4 Basic Industry and Chemicals 851.560 -9.174 77
5 Miscellanous Industry 1074.514 -16.939 51
6 Consumer Goods 1883.959 -27.788 57
7 Cons., Property & Real Estate 444.232 -6.721 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.589 -14.863 78
9 Finance 1321.320 -17.074 92
10 Trade & Service 688.823 -6.355 168
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 93 118 25 26.88
2 SHID 3,700 4,620 920 24.86
3 DEAL 154 183 29 18.83
4 PANI 82 95 13 15.85
5 JSKY 114 130 16 14.04
6 STTP 9,000 10,100 1,100 12.22
7 PURE 127 142 15 11.81
8 TURI 1,040 1,160 120 11.54
9 IBFN 362 400 38 10.50
10 MREI 5,000 5,475 475 9.50
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 153 100 -53 -34.64
2 CSIS 66 50 -16 -24.24
3 ITMA 330 260 -70 -21.21
4 YPAS 228 182 -46 -20.18
5 TAMU 153 123 -30 -19.61
6 SKBM 390 324 -66 -16.92
7 NELY 131 110 -21 -16.03
8 CITY 59 50 -9 -15.25
9 LAND 885 750 -135 -15.25
10 TALF 290 246 -44 -15.17
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 860 865 5 0.58
2 DEAL 154 183 29 18.83
3 BBCA 33,075 32,625 -450 -1.36
4 MDKA 1,340 1,360 20 1.49
5 BBRI 4,510 4,490 -20 -0.44
6 UNVR 7,500 7,225 -275 -3.67
7 TLKM 3,690 3,640 -50 -1.36
8 JSKY 114 130 16 14.04
9 MNCN 1,440 1,355 -85 -5.90
10 BHIT 62 60 -2 -3.23