Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,47% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 15:56 WIB. Valas -  Rupiah ditutup menguat 1,29% terhadap Dollar AS pada level 16.200 IDR/USD.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 2,12% pada level 24.253.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 2,05% pada level 2.820.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 3,77% pada level 2.563.
  • 15:53 WIB. Bursa -  Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,58% pada level 5.726.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,01% pada level 18.950.
  • 15:52 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,77% pada level 1.823.

Tak Acuhkan Trump, Rusia Dukung Suriah dalam Perang di Idlib

Tak Acuhkan Trump, Rusia Dukung Suriah dalam Perang di Idlib - Warta Ekonomi
WE Online, Moskow -

Rusia menjanjikan dukungan kepada pasukan rezim Suriah dalam perang di Idlib yang oleh mereka dinyatakan sebagai perang melawan teroris. Moskow mengabaikan desakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar berhenti mendukung rezim yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad tersebut.

Rezim Assad menegaskan perangnya di Idlib untuk memberangus teroris dan merebut kembali wilayahnya tersebut. Namun, Turki yang mendukung kelompok oposisi menentang operasi militer rezim Damaskus, termasuk dengan mengerahkan pasukan ke wilayah tersebut. Tentara Suriah dan Turki pernah bentrok dan masing-masing jatuh korban jiwa.

"Baik Angkatan Bersenjata Rusia dan para penasihat negara ini akan mendukung Angkatan Bersenjata Republik Arab Suriah dalam perang mereka melawan terorisme," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dalam sebuah briefing pada 17 Februari 2020.

Baca Juga: Terkait Idlib, Trump Berterima Kasih pada Erdogan

Juru bicara Presiden Vladimir Putin itu mencatat peningkatan skala serangan teroris di provinsi Idlib, Suriah barat laut."Pemerintah Rusia masih menyesalkan bahwa para teroris ini telah melakukan revitalisasi di Idlib," ujarnya, seperti dilansir dari Russia Today, Selasa (18/2/2020).

Sebelumnya, Presiden Donald Trump yang baru-baru ini bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Rusia menghentikan dukungan militernya terhadap rezim Assad atas apa yang terjadi di Idlib. "Trump menyatakan keprihatinannya atas kekerasan di Idlib," kata wakil juru bicara Gedung Putih Judd Deere.

"Dia juga memuji upaya Turki untuk mencegah krisis kemanusiaan di provinsi itu, dan berharap Rusia akan berhenti mendukung pemerintah Assad," ujar Deere.

Idlib sejatinya merupakan wilayah deeskalasi atau zona gencatan senjata yang dirancang oleh Rusia, Turki dan Iran. Namun, pasukan rezim Suriah melakukan operasi militer di wilayah itu dengan alasan para kelompok teroris meningkatkan serangan terhadap pasukan Damaskus dan Moskow.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Donald Trump, Bashar al-Assad, Amerika Serikat (AS), Suriah, Rusia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Shelma Rachmahyanti

Foto: Foto: AFP.

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,387.35 4,340.23
British Pound GBP 1.00 20,227.50 20,018.07
China Yuan CNY 1.00 2,329.48 2,304.68
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,492.05 16,327.95
Dolar Australia AUD 1.00 10,086.54 9,982.91
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.35 2,105.96
Dolar Singapura SGD 1.00 11,523.23 11,404.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,826.26 17,642.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,795.64 3,749.24
Yen Jepang JPY 100.00 15,160.92 15,005.93
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4778.639 -33.188 686
2 Agriculture 1012.487 28.878 22
3 Mining 1262.596 6.021 49
4 Basic Industry and Chemicals 676.943 -3.768 78
5 Miscellanous Industry 759.171 1.911 51
6 Consumer Goods 1756.664 -33.329 57
7 Cons., Property & Real Estate 347.664 -1.666 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 853.285 -17.792 78
9 Finance 1024.623 -3.220 92
10 Trade & Service 608.266 -0.049 170
No Code Prev Close Change %
1 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
2 MTPS 270 336 66 24.44
3 SQMI 200 248 48 24.00
4 ERAA 990 1,210 220 22.22
5 AMIN 284 342 58 20.42
6 MFIN 1,030 1,240 210 20.39
7 ESTA 105 125 20 19.05
8 GSMF 100 116 16 16.00
9 PPRO 50 58 8 16.00
10 BFIN 290 334 44 15.17
No Code Prev Close Change %
1 SSIA 400 372 -28 -7.00
2 ARTA 400 372 -28 -7.00
3 LTLS 488 454 -34 -6.97
4 MARI 158 147 -11 -6.96
5 TNCA 230 214 -16 -6.96
6 ATIC 720 670 -50 -6.94
7 DFAM 346 322 -24 -6.94
8 SKBM 346 322 -24 -6.94
9 HRME 464 432 -32 -6.90
10 INDS 1,740 1,620 -120 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 3,030 10 0.33
2 REAL 77 72 -5 -6.49
3 MNCN 1,050 1,040 -10 -0.95
4 TLKM 3,330 3,220 -110 -3.30
5 BBCA 28,675 28,275 -400 -1.39
6 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
7 PPRO 50 58 8 16.00
8 WSKT 635 665 30 4.72
9 BBNI 4,290 4,310 20 0.47
10 ANTM 540 555 15 2.78