Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Perusahaan Properti dan Penyewaan Mobil Ini Incar Dana Puluhan Miliar dari Masyarakat

Perusahaan Properti dan Penyewaan Mobil Ini Incar Dana Puluhan Miliar dari Masyarakat Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Esta Multi Usaha Tbk berencana untuk menjual sahamnya ke publik. Perseroan pun melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sebanyak-banyaknya 250 juta lembar Saham Biasa Atas Nama atau sebanyak-banyaknya sebesar 36,77% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum yang dikeluarkan dari portepel Perseroan dengan nilai nominal Rp 100 setiap saham. 

Perusahaan yang bergerak dibidang multi usaha meliputi perhotelan, properti komersial dan penyewaan kendaraan ini menawarkan harga sahamnya di kisaran Rp 115 sampai dengan Rp 125 setiap saham. Artinya, perusahaan berpotensi mendapatkan dana segar Rp28,75 miliar hingga Rp31,25 miliar dari masyarakat. 

Baca Juga: Harga Saham Meroket, DADA Kantongi Dana Ratusan Miliar dari Masyarakat

Direktur Utama Esta Multi Usaha, Lukman Nelam menjelaskan, bahwa dana hasil dari Penawaran Umum Perdana Saham, sekitar 31,46% akan dipergunakan untuk pembangunan hotel 88 di Gorontalo. Kemudian, sekitar 19,42% akan digunakan sebagai uang muka pembelian kendaraan yang akan disewakan. 

"Sisanya sekitar 49,12% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan,"imbuhnya.

Baca Juga: Mantap! Investor Kelas Kakap, Warren Buffet Jual Saham Apple Rp109 Triliun!

Dalam aksi ini, PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai Pelaksana Emisi dipercaya untuk membantu berlangsungnya Penawaran Umum Perdana Saham PT Esta Multi Usaha Tbk.

Sebagai informasi, rencana Book Building akan berlangsung mulai tanggal 18-24 Februari 2020, Diperkirakan Pernyataan Efektif Dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan dikantongi perusahaan pada tanggal 28 Februari 2020 sehingga Masa Penawaran akan segera dilaksanakan pada 3 Maret 2020. Untuj Penjatahan diprediksi pada tanggal 5 Maret 2020, Refund pada 6 Maret 2020, Distribusi Saham 6 Maret 2020 dan diharapkan saham perusahaan dapat tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 9 Maret.

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Bagikan Artikel:

Video Pilihan