Ade Armando Buka-bukaan Ilmu Sakti Berkali-kali Lolos dari Laporan FPI

Ade Armando Buka-bukaan Ilmu Sakti Berkali-kali Lolos dari Laporan FPI Kredit Foto: Ade Armando

Pakar Komunikasi yang juga dosen FISIP Universitas Indonesia (UI) buka-bukaan soal dirinya yang merasa berkali-kali menjadi target FPI. Ade Armando yang beberapa kali dilaporkan pihak FPI dan simpatisannya ke polisi itu menjelaskan panjang lebar, FPI selama ini menyebarkan informasi bahwa dia kebal hukum.

Nyatanya, kata Ade, tidak demikian. Masih ada kasusnya yang berjalan. Dia sendiri sudah dua kali melaporkan ke polisi, namun tak dilanjutkan juga kasusnya.

"Memang polisi tidak kerja profesional? Polisi kerja serius. Tapi jangan marah dong kalau polisi menganggap saya tidak layak dipidana," kata Ade sebagaimana dia sampaikan, dikutip dari akun YouTube bernama Cokro TV tersebut yang diunggah pada 17 Februari 2020.

Baca Juga: Ronde Baru FPI Vs Ade Armando: Perang Adu Mulut Akankah Berakhir?

Kasus terakhir, kata Ade, dia dilaporkan karena menyebutkan kalimat 'FPI itu preman bangsat berkedok agama'.

"FPI melaporkan saya dengan pasal KUHP yang isinya larangan bagi orang untuk menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia," lanjut Ade.

"Memang ada golongan FPI? Kalau saya menyatakan permusuhan dengan golongan Islam, barulah saya bisa dipidanakan. Kalau FPI kan bukan golongan," kata dia lagi.

Oleh karena itu menurut dia, sudah dapat diduga bahwa polisi akan meminggirkan laporan tersebut.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini