Portal Berita Ekonomi Minggu, 05 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Dugaan Monopoli Transaksi Parkir Masih Berlanjut, OVO Geleng-geleng

Dugaan Monopoli Transaksi Parkir Masih Berlanjut, OVO Geleng-geleng
WE Online, Jakarta -

Kasus dugaan monopoli transaksi parkir yang melibatkan PT Visioner Internasional atau OVO dan Sky Parking sudah naik tingkat penyelidikan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra mengaku heran mengapa OVO masih dianggap bermasalah dalam hal ini.

"Jadi, saya dan teman-teman sudah sukarela datang ke KPPU, menjelaskan langsung ke KPPU. Bahkan kami pernah mengadakan kelas kepatuhan yang dihadiri oleh komisioner KPPU," katanya di Hutan Plataran, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga: OVO Tunjuk Ekonom Senior Jadi Presiden Komisaris

Karaniya menyebut pertemuan dengan komisioner KPPU tersebut terjadi pada akhir Januari 2020. Dalam pertemuannya, Karaniya sudah menjelaskan bahwa pertemuannya sudah memastikan OVO tidak memiliki masalah.

"Di situ kami mendapat kejelasan bahwa memang ininya (yang bersalah) bukan OVO. Karena dari apa yang kami pantau, kami tidak memiliki perjanjian eksklusif apa pun (dengan Sky Parking)," lanjutnya.

Ia mengaku hingga kini, KPPU sama sekali belum pernah melakukan pemanggilan terhadap OVO. Ia juga mengatakan sudah bertemu dengan manajemen Sky Parking.

Baca Juga: 5 Tahun Lagi, Belanja Digital Masyarakat Asean Melejit 3 Kali Lipat

"Pada waktu bertemu dengan manajemen Sky Parking, saya diberi banyak foto, bukan hanya OVO sekarang, ada banyak penyedia layanan uang elektronik lainnya," katanya.

Kasus ini muncul karena adanya dugaan bahwa Sky Parking yang mengelola 81 parkiran di gedung milik Lippo Group diduga hanya mengizinkan OVO sebagai metode pembayaran digital.

Komisioner KPPU Guntur Saragih pada Kamis (13/2/2020) akhirnya menaikkan dugaan tersebut ke tingkat penyidikan, setelah menerima beberapa fakta hasil temuan di lapangan.

Baca Juga

Tag: OVO, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Rosmayanti

Foto: Bernadinus Adi Pramudita

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89