Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Yuan pada level 7,0695 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,31% terhadap Dollar AS pada level 16.250 IDR/USD.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,17% pada level 23.970.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,19% pada level 2.815.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,57% pada level 2.531.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,90% pada level 5.596.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,13% pada level 19.353.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,90% pada level 1.807.

Haikal Hassan: Setop Panggil Cebong dan Kadrun!

Haikal Hassan: Setop Panggil Cebong dan Kadrun! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Penceramah Haikal Hassan Baras mengajak pengguna media sosial untuk tidak lagi memanggil seseorang dengan sebutan cebong, kadrun, dan sebutan buruk lainnya.

Dia mengatakan bahwa memanggil dengan sebutan buruk dilarang oleh Nabi Muhammad SAW. Hal itu diungkapkan pria yang biasa disapa Ustaz Haikal ini melalui akun Twitternya, @haikal_hassan, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga: Redup dari Jagat Politik, Rocky Gerung Ternyata 'Melancong' ke AS

"Jangan lagi memanggil dengan sebutan cebong, kadrun, dan sebagainya. Nabi Muhammad melarang memanggil saudaramu dengan sebutan buruk," cuitnya.

Haikal juga mem-posting foto berisi tulisan larangan menghina dengan nama binatang.

"Sa'id bin Al Musayyab rahimahullah berkata: Jangan engkau berkata kepada temanmu 'wahai keledai','wahai anjing', 'wahai babi'. sehingga kelak di hari kiamat engkau akan ditanya: 'apakah engkau melihat aku diciptakan sebagai anjing atau keledai atau babi?

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5/282"

"Anda yang masih waras pasti menghentikan memanggil cebong/ kadrun setelah membaca hadist ini...." tulis Ustaz Haikal.

Cuitan Haikal Hassan ditanggapi beragam oleh netizen. Salah satunya pemilik akun @CalmEnrique yang menyatakan akan berhenti menggunakan istilah itu. "Siap berhenti. Full stop," cuitnya.

"Makasih banyak beh @haikal_hassan udah mengingatkan kembali ..." cuit pemilik akun @galih_buzz82.

Sekadar informasi, sebutan cebong dan kadrun mudah bertebaran di media sosial. Istilah itu digunakan netizen untuk menyebut kelompok yang berbeda pilihan politik. Sejak Pilpres 2014, istilah cebong dialamatkan kepada pendukung Joko Widodo (Jokowi).

Sementara itu, kadrun yang merupakan singkatan kadal gurun adalah istilah yang ditujukan kepada bukan pendukung Jokowi. Sebutan kadrun kerap dialamatkan ke pendukung Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Sebelum muncul sebutan kadrun, ramai digunakan istilah kampret untuk pendukung Prabowo pada Pilpres 2019.

Istilah itu sempat membuat gerah Jokowi dan Prabowo. Usai bertemu di MRT Lebak Bulus pada Juli 2019 lalu, keduanya mengajak untuk menyudahi keterbelahan di masyarakat.

"Tidak ada lagi namanya cebong, tidak ada lagi kampret, yang ada Garuda Pancasila. Mari kita rajut, kita gerakkan kembali persatuan sebagai bangsa. Karena kompetisi global sangat ketat sehingga perlu kebersamaan membangun bangsa," tutur Jokowi.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Haikal Hassan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: IG haikalhassan_quote

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93