Portal Berita Ekonomi Selasa, 31 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:56 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:44 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,17% terhadap Dollar AS pada level 16.310 IDR/USD.
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,13% pada level 5.682.
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,85% pada level 23.603.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,11% pada level 2.750.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 2,15% pada level 2.468.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,88% pada level 18.917.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,19% pada level 1.754.

Diplomat AS: Uni Eropa Enggak Perlu Pakai Teknologi 5G Perusahaan China, Kan Ada Produk dari . . . .

Diplomat AS: Uni Eropa Enggak Perlu Pakai Teknologi 5G Perusahaan China, Kan Ada Produk dari . . . . - Warta Ekonomi
WE Online, Bogor -

Negara-negara Uni Eropa tak punya alasan untuk menggunakan teknologi seluler 5G dari Huawei karena Ericsson, Nokia, dan Samsung punya kedudukan lapangan yang setara dengan vendor asal China itu, kata Diplomat Amerika Serikat (AS), Robert Strayer.

Berulang kali, AS sudah meminta para sekutunya untuk memblokir Huawei dari jaringan 5G mereka karena komponen teknologinya dianggap dapat menjadi alat spionase Pemerintah China.

"Mitos kalau Huawei lebih maju dalam 5G perlu dihilangkan," kata Wakil Asisten Sekretaris untuk Siber, Komunikasi Internasional, dan Kebijakan Informasi Departemen Luar Negeri AS itu, dikutip dari Reuters, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga: Trump Plin-Plan! Diskriminasi Huawei, Tapi Tak Mau Berhenti Pasok Komponen Jet ke China

Sikap AS itu telah memicu ketegangan dengan sekutunya yang tidak memboikot Huawei, seperti Inggris yang memutuskan memberi Huawei peran terbatas dalam pembangunan jaringan seluler 5G-nya.

Strayer menambahkan, "AS mendorong negara-negara Eropa untuk mempertimbangkan dampak keamanan dan ekonomi jika mereka menggunakan teknologi Huawei."

Menurutnya, lebih baik para sekutu AS menggunakan vendor telekomunikasi terpercaya dari negara-negara demokratis.

"Kabar baiknya, Ericsson, Nokia, dan Samsung sudah menyediakan teknologi 5G yang setara dengan produk Huawei saat ini," imbuh Strayer.

Sekadar informasi, Huawei mengklaim menghabiskan US$15 miliar (sekitar Rp...) tahun lalu untuk penelitian demi memimpin pasar 5G. Perusahaan China itu menduga AS ingin menggagalkan pertumbuhannya karena tidak ada perusahaan AS yang menawarkan jangkauan teknologi 5G serupa dengan harga kompetitif.

Di sisi lain, Strayer mengatakan vendor Barat seperti Ericsson dan Nokia memiliki infrastruktur terbuka dengan fungsi lebih banyak sehingga menciptakan peluang bagi perusahaan AS dan Eropa untuk menyediakan peralatan yang kompatibel.

Baca Juga

Tag: Huawei Technologies Co Ltd, Jaringan 5G

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Reuters/Yves Herman

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,378.77 4,334.04
British Pound GBP 1.00 20,294.58 20,084.50
China Yuan CNY 1.00 2,321.48 2,296.76
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,448.84 16,285.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.29 10,044.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,121.17 2,100.04
Dolar Singapura SGD 1.00 11,552.77 11,437.02
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,138.14 17,951.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,812.01 3,769.72
Yen Jepang JPY 100.00 15,163.02 15,009.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4538.930 124.430 687
2 Agriculture 928.458 27.628 22
3 Mining 1184.094 25.232 49
4 Basic Industry and Chemicals 580.262 22.496 78
5 Miscellanous Industry 733.027 17.548 51
6 Consumer Goods 1659.138 97.743 57
7 Cons., Property & Real Estate 338.411 0.855 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 805.434 16.329 79
9 Finance 989.674 10.245 92
10 Trade & Service 602.274 28.573 170
No Code Prev Close Change %
1 SAMF 120 162 42 35.00
2 ACST 172 232 60 34.88
3 PNLF 158 212 54 34.18
4 ALKA 300 374 74 24.67
5 ARTO 590 735 145 24.58
6 DADA 318 396 78 24.53
7 IDPR 210 260 50 23.81
8 PDES 610 755 145 23.77
9 AGII 440 540 100 22.73
10 KOTA 420 515 95 22.62
No Code Prev Close Change %
1 PEGE 189 176 -13 -6.88
2 TRST 378 352 -26 -6.88
3 MAPA 2,110 1,965 -145 -6.87
4 KIJA 131 122 -9 -6.87
5 HRME 655 610 -45 -6.87
6 DUCK 380 354 -26 -6.84
7 STTP 6,975 6,500 -475 -6.81
8 GOLD 192 179 -13 -6.77
9 INAI 356 332 -24 -6.74
10 TAMU 193 180 -13 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,010 3,020 10 0.33
2 BBCA 27,475 27,625 150 0.55
3 TLKM 3,140 3,160 20 0.64
4 PURA 79 80 1 1.27
5 BBNI 3,720 3,820 100 2.69
6 KAEF 1,165 1,310 145 12.45
7 KLBF 1,045 1,200 155 14.83
8 BMRI 4,600 4,680 80 1.74
9 PAMG 111 122 11 9.91
10 ASII 3,800 3,900 100 2.63