Portal Berita Ekonomi Senin, 06 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:03 WIB. Shanghai Composite - 2.747 (30/3), 2.750 (31/3), 2.734 (1/4), 2.780 (2/4), 2.763 (3/4).
  • 11:57 WIB. Nikkei 225 - 19.084 (30/3), 18.917 (31/3), 18.065 (1/4), 17.818 (2/4), 17.820 (3/4).
  • 11:55 WIB. FTSE 100 - 5.563 (30/3), 5.671 (31/3), 5.454 (1/4), 5.480 (2/4), 5.415 (3/4).
  • 11:52 WIB. Nasdaq - 7.889 (30/3), 7.813 (31/3), 7.486 (1/4), 7.635 (2/4), 7.528 (3/4).
  • 11:44 WIB. Dow Jones - 22.327 (30/3), 21.917 (31/3), 20.943 (1/4), 21.413 (2/4), 21.052 (3/4).
  • 11:42 WIB. S&P 500 - 2.626 (30/3), 2.584 (31/3), 2.470 (1/4), 2.526 (2/4), 2.488 (3/4).

Pinang Bank Permata Pakai Mahar US$2,7 Miliar: Ambisi Bangkok Bank Jadi Pemain Utama Asia Tenggara!

Pinang Bank Permata Pakai Mahar US$2,7 Miliar: Ambisi Bangkok Bank Jadi Pemain Utama Asia Tenggara! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dua puluh lima tahun berambisi menjadikan Bangkok Bank sebagai pemain regional utama di Asia Tenggara, Chartsiri Sophonpanich secara perlahan mulai dapat merealisasikan ambisi tersebut melalui aksi akuisisi PT Bank Permata Tbk (BNLI). Tepat pada Desember 2019 lalu, Chartsiri yang menjabat sebagai Presiden Bangkok Bank berhasil memenangkan tawaran pengambilan saham (akuisisi) Bank Permata dengan nilai taruhan mencapai US$2,7 miliar.

Baca Juga: Dolar AS Menang Banyak, Rupiah Terkoyak-Koyak!

Beberapa analis menilai, apa yang dilakukan Chartsiri adalah sebuah langkah berani yang tidak biasa sekaligus berisiko bagi bankir berusia 60 tahun itu. Setelah bertahun-tahun bermain aman dan tertinggal di belakang pada kompetitor, akuisisi Bank Permata ini diklaim menjadi peluang besar terakhir yang dimiliki Chartsiri untuk merevitalisasi dan menumbuhkan Bangkok Bank lebih besar lagi dari apa yang sudah dilakukan oleh sang kakek Chartsiri.

"Di mana ada bahaya, di situ ada untung. Warisan Chartsiri adalah menumbuhkan Bangkok Bank bahkan lebih besar dari kakeknya. Saya percaya itu adalah tujuannya, itu tujuan dia," ujar ketua Amnuai, Piti Sithi, dilansir dari South China Morning Post, Jakarta, Jumat (21/02/2020).

Baca Juga: Bangkok Bank Bakal Jadi Tuan Baru Bank Permata, Tapi. . . .

Chartsiri yang sudah merasakan jatuh bangun dalam membesarkan Bangkok Bank diklaim akan piawai dalam memanfaatkan peluang sehingga mampu membawa Bank Permata ke arah pertumbuhan yang lebih baik. 

"Chartsiri akan sangat terampil mengubah Bank Permata atau mendorongnya ke level baru," ujar seoang analis di Sanford C. Bernstein Singapura, Kevin Kwek.

Baca Juga: Herry Sidharta Naik Takhta Jadi Dirut, Saham BNI Terdiskon Jumbo!

Kendati begitu, kesepakatan untuk membeli Bank Permata dari Standard Chartered dan PT Astra International Tbk (ASII) masih memerlukan persetujuan dari para pemegang saham dan regulator Bank Bangkok di Thailand dan Indonesia.

"Akuisisi Bank Permata adalah kasus luar biasa karena ini adalah kesempatan langka. Kami percaya bahwa pelanggan Bangkok Bank kami dapat menggunakan Bank Permata dengan baik," tegas Chartsiri dalam sebuah wawancara.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: PT Bank Permata Tbk (PermataBank), PT Astra International Tbk, Perbankan, Standard Chartered PLC, Akuisisi, Bangkok Bank, Chartsiri Sophonpanich

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80