Portal Berita Ekonomi Senin, 06 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:03 WIB. Shanghai Composite - 2.747 (30/3), 2.750 (31/3), 2.734 (1/4), 2.780 (2/4), 2.763 (3/4).
  • 11:57 WIB. Nikkei 225 - 19.084 (30/3), 18.917 (31/3), 18.065 (1/4), 17.818 (2/4), 17.820 (3/4).
  • 11:55 WIB. FTSE 100 - 5.563 (30/3), 5.671 (31/3), 5.454 (1/4), 5.480 (2/4), 5.415 (3/4).
  • 11:52 WIB. Nasdaq - 7.889 (30/3), 7.813 (31/3), 7.486 (1/4), 7.635 (2/4), 7.528 (3/4).
  • 11:44 WIB. Dow Jones - 22.327 (30/3), 21.917 (31/3), 20.943 (1/4), 21.413 (2/4), 21.052 (3/4).
  • 11:42 WIB. S&P 500 - 2.626 (30/3), 2.584 (31/3), 2.470 (1/4), 2.526 (2/4), 2.488 (3/4).

Jubir Kemenlu China Ngamuk ke AS: Kami Tak Akan Tinggal Diam!

Jubir Kemenlu China Ngamuk ke AS: Kami Tak Akan Tinggal Diam! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dengan lantang mengatakan tak akan tinggal diam terhadap penghinaan yang terpampang dalam surat kabar AS. China menilai bahwa opini di salah satu kolom The Wall Street Journal bertajuk "China is the Real Sick Man of Asia" merupakan sikap rasis yang mencoreng nama baik China.

Dilansir dari South China Morning Post, Zhao mengatakan bahwa tajuk berita itu menuai kecaman dari warganet China lantaran dinilai sangat merendahkan dan melahirkan stereotip bahwa masyarakat China adalah penyakit. 

Baca Juga: Sebut Kejagung Asal Angkut Aset Hanson, Kuasa Hukum Bentjok: Sampai Kolaps, Pegawai Gak Bisa Kerja!

"China tidak akan menjadi negara domba yang diam dalam menghadapi penghinaan dan pencemaran nama baik," tegas Zhao dikutip pada Selasa (25/02/2020).

Tak hanya lewat kata-kata, kekesalan Zhao juga ditunjukkan melalui aksi pengusiran terhadap tiga wartawan The Wall Street Journal (WSJ), tepat seminggu sebelum penyataan tersebut ia sampaikan. Namun, Zhao sangat menyanyangkan sikap WSJ yang terkesan cuci tangan dengan langsung mencabut kredensial milik wartawan yang meliput artikel tersebut.

Baca Juga: Sebut Virus Corona Pasti Berdampak Besar pada Ekonomi, Xi Jinping Bersumpah. . . .

"WSJ telah memalsukan masalah ini dan menghindari tanggung jawab dengan alasan independensi antara liputan berita dan opini," sambung Zhao.

Menurut Zhao, pencabutan kredensial itu hanya upaya WSJ untuk menghindari tanggung jawab. Bahkan, secara tegas ia menilai WSJ bersikap pengecut karena tak berani meminya maaf atas insiden tersebut.

"Itu tidak masuk akal. Siapa yang bertanggung jawab atas WSJ? Siapa yang harus minta maaf? WSJ memiliki arogansi untuk ekspresi kasar, tetapi kenapa tidak berani meminta maaf?" tegasnya lagi.

Baca Juga: Saham BRI dan BCA Jadi Bulan-bulanan Investor Asing

Asal tahu saja, sepotong opini yang menuai kontroversi itu merupakan tulisan dari seorang profesor di Bard College di New York, Walter Russel Mead. Dalam tulisannya, ia mengatakan bahwa krisis covid-19 (virus corona) adalah pengingat bahwa kekuatan China telah rapuh.

"Hanya ada satu agensi media yang disebut WSJ. Karena bersikeras untuk menempuh jalannya sendri, itu harus menanggung konsekuensi yang sesuai," lanjut Zhao.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), Amerika Serikat (AS), Wall Street, Surat Kabar, Virus Corona

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: REUTERS/Jason Lee

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80