Portal Berita Ekonomi Selasa, 31 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 4,45% pada level 2.416.
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,90% pada level 2.747.
  • 17:55 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,04% pada level 1.717.
  • 17:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,57% pada level 19.084.
  • 17:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,32% pada level 23.175.

Megawati Bukan Sindir Presiden Jokowi-Gibran, Tapi...

Megawati Bukan Sindir Presiden Jokowi-Gibran, Tapi... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sempat menyindir kader partai yang memaksakan anaknya untuk maju dalam pemilihan kepala daerah atau pilkada. Megawati sindir anak kader tersebut tak memiliki kemampuan.

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu, mengatakan ucapan Megawati tersebut ditujukan kepada internal PDIP. Namun, ia menyebut pernyataan Megawati tersebut bukanlah pernyataan yang baru. Ia bilang setiap acara pembekalan, Presiden RI ke-5 itu pasti menyampaikan hal tersebut.

"Itu pernyataan buat internal kader. Buat kami itu bukan hal yang baru. Dalam setiap pembekalan internal beliau menyampaikan," kata Masinton di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 26 Februari 2020.

Baca Juga: Anak Buah SBY Cibir Megawati, Katanya...

Dia menyebut pernyataan Megawati tersebut ingin menunjukan PDIP sebagai partai terbuka. Maksud pernyataan tersebut, PDIP bukan partai keluarga.

"Partai yang berbasis kader maka tugas parpol menyiapkan kaderisasi dan terbuka buat siapapun," ujarnya.

Masinton pun membantah ucapan Megawati sebagai bentuk sindiran terhadap Presiden Joko Widodo. Diketahui saat ini, anak dan menantu Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution maju dalam Pilkada 2020.

"Tidak menyindir siapa-siapa. Jauh sebelum Gibran dicalonkan bu Mega sudah menyatakan itu. Itu menegaskan bahwa PDIP partai kader, bukan partai keluarga," ujarnya.

Sebelumnya, Megawati menyindir ada kader partai yang memaksa anaknya maju ke ajang pilkada. Namun, anak tersebut tak memiliki kemampuan. Ia pun berharap partai yang dipimpinnya tak menjadi partai yang hanya diisi lingkaran keluarga saja tapi juga bisa berkembang.

Dia menyampaikan pernyataan itu saat pidato dalam acara pengumuman calon kepala daerah tingkat kabupaten, kota, dan provinsi untuk Pilkada 2020 di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020.

Presiden RI ke-5 itu menyatakan pada 2024 akan ada regenerasi. Maka itu, semestinya anak-anak muda yang didorong maju. Namun, jangan memaksakan anak sendiri jika tidak mampu.

Spekulasi dalam politik mencuat pernyataan Megawati kemungkinan menyindir SBY. Sebab, SBY punya putra sulung Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY yang sempat diusung ke Pilkada DKI 2017. AHY pun masih digadang-gadang elite Demokrat untuk Pilpres 2024. Lalu, asumsi lain ucapan Mega dikaitkan dengan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Putra sulung Jokowi itu maju ke Pilkada Wali Kota Solo 2020 lewat PDIP.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Megawati Soekarnoputri, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, Gibran Rakabuming

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,371.05 4,326.41
British Pound GBP 1.00 20,364.49 20,155.36
China Yuan CNY 1.00 2,315.45 2,292.02
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,417.68 16,254.32
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.66 9,986.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,117.70 2,096.57
Dolar Singapura SGD 1.00 11,503.42 11,384.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,217.06 18,029.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,774.18 3,723.78
Yen Jepang JPY 100.00 15,303.58 15,144.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4414.500 -131.071 686
2 Agriculture 900.830 -34.518 22
3 Mining 1158.862 -32.969 49
4 Basic Industry and Chemicals 557.766 -28.046 77
5 Miscellanous Industry 715.479 -41.388 51
6 Consumer Goods 1561.395 -62.619 57
7 Cons., Property & Real Estate 337.556 -5.272 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.105 -4.574 79
9 Finance 979.429 -30.165 92
10 Trade & Service 573.701 -6.984 170
No Code Prev Close Change %
1 AMAN 192 258 66 34.38
2 ACST 128 172 44 34.38
3 NASA 199 250 51 25.63
4 ARTO 472 590 118 25.00
5 IBFN 240 300 60 25.00
6 PDES 490 610 120 24.49
7 CARE 244 294 50 20.49
8 IPCM 100 120 20 20.00
9 GOLD 160 192 32 20.00
10 RMBA 230 270 40 17.39
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 200 186 -14 -7.00
2 GGRM 44,000 40,925 -3,075 -6.99
3 AMOR 2,580 2,400 -180 -6.98
4 BFIN 258 240 -18 -6.98
5 SMRA 430 400 -30 -6.98
6 TKIM 4,300 4,000 -300 -6.98
7 JSKY 86 80 -6 -6.98
8 MBAP 1,650 1,535 -115 -6.97
9 ITMG 7,900 7,350 -550 -6.96
10 LPPF 1,365 1,270 -95 -6.96
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 27,550 27,475 -75 -0.27
2 BBRI 3,230 3,010 -220 -6.81
3 TLKM 3,090 3,140 50 1.62
4 REAL 56 54 -2 -3.57
5 KLBF 1,010 1,045 35 3.47
6 TOWR 680 635 -45 -6.62
7 UNVR 6,800 6,425 -375 -5.51
8 IPTV 390 382 -8 -2.05
9 PGAS 760 730 -30 -3.95
10 TCPI 5,000 4,840 -160 -3.20