Portal Berita Ekonomi Selasa, 31 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2408 USD/GBP.
  • 20:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,72% terhadap Euro pada level 1,0968 USD/EUR.
  • 20:55 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,42% terhadap Yen pada level 108,21 JPY/USD.
  • 20:54 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.609 USD/troy ounce.
  • 20:53 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 22,73 USD/barel.
  • 20:35 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 20,97 USD/barel.
  • 16:56 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:44 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,17% terhadap Dollar AS pada level 16.310 IDR/USD.
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,13% pada level 5.682.
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,85% pada level 23.603.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,11% pada level 2.750.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 2,15% pada level 2.468.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,88% pada level 18.917.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,19% pada level 1.754.

Makin Berbahaya, Virus Corona Kini Bisa Mutasi dan Sulit Kenali

Makin Berbahaya, Virus Corona Kini Bisa Mutasi dan Sulit Kenali - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan Indonesia untuk bersiap menghadapi serangan gelombang kedua (second wave) untuk kasus COVID-19. Mengingat kini penyebaran virus corona jenis baru atau disebut SARS-CoV-2 itu sudah menginfeksi hingga ribuan orang di 34 negara selain China.

Gelombang kedua ini mulai diprediksi sejak banyak kasus yang bermunculan di luar China. Penularan antar-manusia diyakini semakin kuat.

"(Indonesia) Bersiap hadapi second wave (gelombang kedua). Karena gelombang pertama pada Januari di Wuhan," ujar Staff Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan dr. Alexander K. Ginting, dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu, 26 Februari.

Baca Juga: Menag: Insya Allah Tidak Ada Masalah Corona di Arab Saudi

Ia menambahkan, sejak gelombang pertama itu, eskalasi kasus yang terkonfirmasi cukup tinggi serta meningkatnya kasus kematian. Terlebih, kini penyebaran virus tersebut tampaknya sudah mulai tak terkendali yang menjalar ke berbagai transportasi seperti kapal pesiar.

"Kapal (Diamond Princess di) Yokohama contohnya, 78 orang awak kapal (WNI) Indonesia awalnya negatif, belakangan dilaporkan 9 positif (terjangkit COVID-19). Artinya angka infeksius cukup tinggi," tambahnya.

Tingkat keparahan penyakit yang juga kian berat itulah yang membuat para peneliti harus berpikir keras dalam mencari vaksin dan obatnya. Diyakini, virus tersebut akan semakin sering bermutasi dan sulit dikenali.

"Jadi ada perubahan mutasi virusnya dari mulai di Wuhan dan sekarang tersebar di mana-mana," paparnya.

Mutasi virus yang terus terjadi pun membuat sebagian besar pasien tidak mengalami gejala sama sekali. Hal ini yang membahayakan dan membuat gelombang kedua kasus COVID-19 semakin rentan terjadi.

"Ini terjadi oleh karena mereka PCR (alat pendeteksi virus) positif tapi asimptomat (tidak bergejala). Gejala enggak muncul ini yang lalu lalang dan membawa virus. Ini yang harus dicegah penyebarannya jangan sampai terjadi second wave," imbuhnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Umarul Faruq

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,378.77 4,334.04
British Pound GBP 1.00 20,294.58 20,084.50
China Yuan CNY 1.00 2,321.48 2,296.76
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,448.84 16,285.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.29 10,044.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,121.17 2,100.04
Dolar Singapura SGD 1.00 11,552.77 11,437.02
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,138.14 17,951.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,812.01 3,769.72
Yen Jepang JPY 100.00 15,163.02 15,009.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4538.930 124.430 687
2 Agriculture 928.458 27.628 22
3 Mining 1184.094 25.232 49
4 Basic Industry and Chemicals 580.262 22.496 78
5 Miscellanous Industry 733.027 17.548 51
6 Consumer Goods 1659.138 97.743 57
7 Cons., Property & Real Estate 338.411 0.855 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 805.434 16.329 79
9 Finance 989.674 10.245 92
10 Trade & Service 602.274 28.573 170
No Code Prev Close Change %
1 SAMF 120 162 42 35.00
2 ACST 172 232 60 34.88
3 PNLF 158 212 54 34.18
4 ALKA 300 374 74 24.67
5 ARTO 590 735 145 24.58
6 DADA 318 396 78 24.53
7 IDPR 210 260 50 23.81
8 PDES 610 755 145 23.77
9 AGII 440 540 100 22.73
10 KOTA 420 515 95 22.62
No Code Prev Close Change %
1 PEGE 189 176 -13 -6.88
2 TRST 378 352 -26 -6.88
3 MAPA 2,110 1,965 -145 -6.87
4 KIJA 131 122 -9 -6.87
5 HRME 655 610 -45 -6.87
6 DUCK 380 354 -26 -6.84
7 STTP 6,975 6,500 -475 -6.81
8 GOLD 192 179 -13 -6.77
9 INAI 356 332 -24 -6.74
10 TAMU 193 180 -13 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,010 3,020 10 0.33
2 BBCA 27,475 27,625 150 0.55
3 TLKM 3,140 3,160 20 0.64
4 PURA 79 80 1 1.27
5 BBNI 3,720 3,820 100 2.69
6 KAEF 1,165 1,310 145 12.45
7 KLBF 1,045 1,200 155 14.83
8 BMRI 4,600 4,680 80 1.74
9 PAMG 111 122 11 9.91
10 ASII 3,800 3,900 100 2.63