Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

CEO Paramount Land: Laju Bisnis Properti Terhadang Daya Beli

CEO Paramount Land: Laju Bisnis Properti Terhadang Daya Beli
WE Online, Jakarta -

Industri properti tahun lalu menghadapi tantangan berat. Hal ini karena dipengaruhi oleh kondisi ekonomi secara umum, baik di dalam negeri maupun global. Dari dalam negeri, industri properti terimbas oleh laju investasi, kinerja ekspor yang melambat, serta pesta demokrasi seperti pilpres dan pilkada.

Adapun dari lingkup global, faktor yang memengaruhi di antaranya dampak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, penurunan harga komoditas, serta perlambatan ekonomi di banyak negara.

Lalu seperti apa bisnis properti di 2020? Apakah para pelaku usaha properti masih memiliki optimisme? Berikut petikan wawancara reporter Warta Ekonomi bersama Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho di Serpong, Tangerang, Jumat (21/2/2020).

Bagaimana evaluasi secara umum soal kinerja bisnis properti tahun lalu?

Properti sudah cukup lama tidur. Kami berpikir setelah pilpres tahun lalu pasarnya akan naik lebih kuat. Namun, ternyata belum langsung cepat. Ada kenaikan sedikit, namun belum sampai kencang naiknya.

Lalu proyeksi Anda tahun ini seperti apa?

Kami harapkan tahun ini bisnis properti bisa lebih baik dibandingkan 2019. Saya percaya kebutuhan akan perumahan tetap tinggi. Hal ini didorong oleh pertumbuhan jumlah penduduk. Misalnya kalau pertumbuhannya 1%, berarti 1% dari 270 juta itu ada 2,7 juta penduduk baru. Belum nanti yang 10 juta backlog. Jadi, orang yang butuh rumah itu besar sekali.

Menurut Anda tantangan seperti apa yang akan dihadapi ?

Tahun ini tantangannya masih cukup besar juga. Apalagi dengan adanya virus corona yang berdampak kepada ekonomi global. Begitu perekonomian global melambat otomatis perekonomian domestik pasti terpengaruh.

Kalau dari dalam negeri sudah pasti pertumbuhan ekonomi. Saya berharap pertumbuhan Indonesia bisa di atas 5% karena kebutuhan akan rumah harus didukung juga dengan daya beli. Dengan ekonomi yang hanya 5%, daya belinya menjadi terbatas. Hal ini yang saya lihat mengapa demand-nya masih cukup terbatas, sedangkan supply banyak.

Apa target bisnis Paramount tahun ini?

Tahun ini target marketing sales kami tetap Rp2,2 triliun. Angka ini memang sama dengan target yang kami pakai tahun lalu.

Baca Juga

Tag: Paramount Land, Ervan Adi Nugroho, Chief Executive Officer (CEO)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Boyke P. Siregar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59