Portal Berita Ekonomi Selasa, 31 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:56 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:44 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,17% terhadap Dollar AS pada level 16.310 IDR/USD.
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,13% pada level 5.682.
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,85% pada level 23.603.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,11% pada level 2.750.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 2,15% pada level 2.468.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,88% pada level 18.917.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,19% pada level 1.754.

Pemegang Saham Tuntut Prudential Plc Pisahkan Bisnis di Asia dan AS

Pemegang Saham Tuntut Prudential Plc Pisahkan Bisnis di Asia dan AS - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan aset manajemen asal Amerika Serikat (AS), Third Point LLC, menuntut sejumlah hal kepada manajemen raksasa asuransi berbasis di Inggris, Prudential Plc. Saat ini, Third Point memegang kurang dari 5% saham dan menyandang status sebagai pemegang saham terbesar kedua Prudential Plc.

Pada 24 Februari waktu AS, Third Point mengirim beberapa surat yang ditujukan kepada dewan direksi Prudential. Third Point yang dipimpin investor kawakan Daniel Loeb menuntut Prudential untuk memisahkan bisnis perusahaan di wilayah Asia (PruAsia) dan Amerika (Jackson National Life). Hal itu dilakukan untuk meningkatkan investasi bisnis di kedua perusahaan tersebut, mengoptimalkan pertumbuhan, dan mendorong valuasi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Beri Kemudahan, Prudential Luncurkan Aplikasi Pulse

Daniel Loeb mengatakan, salah satu keunggulan PruAsia adalah pasar yang menarik di Asia, dengan jejak kaki terkemuka di Asia Tenggara. Hari ini, pasar Asia Tenggara menghasilkan sekitar 60% dari total keuntungan PruAsia.

"Kami sangat gembira dengan pertumbuhan jangka pendek di Indonesia dan Malaysia sebagai dua pasar yang menunjukkan percepatan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir," ujar Daniel Loeb dalam siaran pers, kemarin.

PruAsia adalah penyedia asuransi syariah dan takaful pada pasar syariah di Indonesia dan Malaysia yang masing-masing mengempit lebih dari 30% pangsa pasar di masing-masing segmen. "Di Indonesia secara khusus, kami telah melihat perubahan strategi kekuatan agen dan produk akan mendorong produktivitas ke depan dan bisa menolong potensi tekanan penjualan jangka pendek di pasar Hong Kong," tambah Daniel Loeb. 

Dalam suratnya, Third Point kecewa terhadap kinerja keuangan Prudential dan mengemukakan tiga alasan agar terjadi pemisahan bisnis di Asia dan AS. Ketiga alasan tersebut, pertama, portofolio bisnis saat ini menghalangi investor untuk memiliki PruAsia; kedua, manajemen Prudential lebih memprioritaskan pertumbuhan dividen daripada reinvestasi; dan ketiga, struktur perusahaan tidak konsisten dengan strategi Asia-Led.

Atas dasar pertimbangan itu, Third Point mendesak direksi Prudential untuk segera mengambil sejumlah tindakan berikut:

1. Membuat dua perusahaan publik yang masing-masing memiliki strategi jangka panjang dengan cara memisahkan Jackson dari PruAsia;

2. Bergeser fokus dari pertumbuhan dividen ke strategi peningkatan valuasi jangka panjang sebagai pusat prioritas; 

3. Menghilangkan biaya seperti duplikasi biaya pusat basis operasional dan eksistensi pusat operasional di UK; dan 

4. Memperlengkapi PruAsia dengan kepemimpinan lokal di tingkat manajemen dan dewan dan memperkenalkan skema insentif di Jackson yang bisa menghasilkan valuasi jangka panjang sebagai entitas independen.

Saat ini Daniel Loeb menilai kekuatan agensi Prudential di Asia menjadi keunggulan. Ada lebih dari 325.000 agen Prudential yang tersebar di seluruh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Catatan, Third Point adalah perusahaan manajemen aset dengan nilai kelolaan senilai US$ 14 miliar. Third Point berbasis di New York, AS.

Baca Juga

Tag: Prudential Plc, Asuransi, Amerika Serikat (AS), Asia

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,378.77 4,334.04
British Pound GBP 1.00 20,294.58 20,084.50
China Yuan CNY 1.00 2,321.48 2,296.76
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,448.84 16,285.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.29 10,044.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,121.17 2,100.04
Dolar Singapura SGD 1.00 11,552.77 11,437.02
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,138.14 17,951.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,812.01 3,769.72
Yen Jepang JPY 100.00 15,163.02 15,009.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4538.930 124.430 687
2 Agriculture 928.458 27.628 22
3 Mining 1184.094 25.232 49
4 Basic Industry and Chemicals 580.262 22.496 78
5 Miscellanous Industry 733.027 17.548 51
6 Consumer Goods 1659.138 97.743 57
7 Cons., Property & Real Estate 338.411 0.855 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 805.434 16.329 79
9 Finance 989.674 10.245 92
10 Trade & Service 602.274 28.573 170
No Code Prev Close Change %
1 SAMF 120 162 42 35.00
2 ACST 172 232 60 34.88
3 PNLF 158 212 54 34.18
4 ALKA 300 374 74 24.67
5 ARTO 590 735 145 24.58
6 DADA 318 396 78 24.53
7 IDPR 210 260 50 23.81
8 PDES 610 755 145 23.77
9 AGII 440 540 100 22.73
10 KOTA 420 515 95 22.62
No Code Prev Close Change %
1 PEGE 189 176 -13 -6.88
2 TRST 378 352 -26 -6.88
3 MAPA 2,110 1,965 -145 -6.87
4 KIJA 131 122 -9 -6.87
5 HRME 655 610 -45 -6.87
6 DUCK 380 354 -26 -6.84
7 STTP 6,975 6,500 -475 -6.81
8 GOLD 192 179 -13 -6.77
9 INAI 356 332 -24 -6.74
10 TAMU 193 180 -13 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,010 3,020 10 0.33
2 BBCA 27,475 27,625 150 0.55
3 TLKM 3,140 3,160 20 0.64
4 PURA 79 80 1 1.27
5 BBNI 3,720 3,820 100 2.69
6 KAEF 1,165 1,310 145 12.45
7 KLBF 1,045 1,200 155 14.83
8 BMRI 4,600 4,680 80 1.74
9 PAMG 111 122 11 9.91
10 ASII 3,800 3,900 100 2.63