Portal Berita Ekonomi Minggu, 31 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

IPB: Sektor Pertanian Bisa Jadi Alternatif Atasi Defisit Negara

IPB: Sektor Pertanian Bisa Jadi Alternatif Atasi Defisit Negara
WE Online, Jakarta -

Ketua Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institur Pertanian Bogor (IPB), Sahara, menyampaikan bahwa produk pertanian bisa menjadi solusi alternatif dalam mengatasi defisit neraca perdagangan Indonesia.

Sektor pertanian, kata Sahara, merupakan aset negara yang harus dijaga bersama. Terlebih, Indonesia adalah negara besar dengan karakteristik agraris yang kaya akan sumber daya alam berikut rempahnya.

Baca Juga: Petani Sorong Bahagia Terima KUR Pertanian

"Setelah kami analisis, ternyata sektor pertanian memiliki potensi yang sangat besar untuk mengatasi defisit. Bahkan saya optimistis sektor ini memberikan kontribusi lebih kepada negara," kata Sahara, Kamis (27/2/2020).

Sahara mengatakan, perkebunan dan perikanan adalah dua subsektor yang paling berpotensi dalam meningkatkan kinerja ekspor nonmigas ke depan. Keduanya merupakan produk pertanian yang kini menjadi kebutuhan utama masyarakat dunia.

"Kita bisa lihat dari surplusnya perdagangan perkebunan hingga mencapai US$25.073,85 juta para periode 2012-2017. Begitu juga surplus perdagangan dari hasil perikanan cukup menjanjikan," ujarnya.

Suhara mengatakan, ada tiga faktor penting yang memengaruhi naiknya kinerja ekspor pertanian. Ketiganya adalah faktor kualitas logistik, faktor hambatan perdagangan tarif, dan faktor hambatan perdagangan nontarif.

"Namun, kita berharap peningkatan eskpor bisa terus meningkat dengan memperhatikan kualitas produksi pertanian. Sejauh ini, saya juga optimis karena pemerintah memiliki program jangka panjang Geratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor)," katanya.

Seperti diketahui, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit di tahun 2018 dan awal tahun 2019 yang memberikan beban bagi devisa negara. Nilai neraca perdagangan yang defisit menunjukkan bahwa nilai barang dan jasa yang diimpor oleh Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan nilai barang dan jasa yang diekspor ke negara lain.

"Yang pasti saya berharap semua sektor pertanian sama-sama memiliki peluang untuk bisa berkontribusi. Saya yakin dalam waktu dekat ini semua sektor tersebut bisa tumbuh dan memberikan hasil yang signifikan," tutup Sahara.

Baca Juga

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Institut Pertanian Bogor (IPB), Pertanian, Defisit Neraca Perdagangan, Ekspor

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Kementan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43