Portal Berita Ekonomi Senin, 30 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 4,45% pada level 2.416.
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,90% pada level 2.747.
  • 17:55 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,04% pada level 1.717.
  • 17:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,57% pada level 19.084.
  • 17:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,32% pada level 23.175.

Investasi Asing di Farmasi Indonesia Meningkat Terus

Investasi Asing di Farmasi Indonesia Meningkat Terus - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengungkapkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir terdapat 15 investasi industri farmasi asing yang telah beroperasi serta dua industri yang masih dalam proses pembangunan.

Penny menegaskan seluruh investasi industri farmasi tersebut ditargetkan memenuhi kebutuhan bahan baku dan produk obat esensial dalam negeri, selain juga untuk kebutuhan ekspor antara lain berupa produk biologi, produk onkologi, dan produk anti-retroviral.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan fasilitas produksi obat anti-retroviral baru PT Sampharindo Retroviral Indonesia (SRI) pada Kamis (27/2/2020). "Investasi asing bidang industri farmasi di Indonesia terus menunjukkan peningkatan," kata Penny.

Baca Juga: Rp708 Triliun Investasi Mangkrak, Jokowi Syok Berat

Ia mengatakan pembangunan dan pengembangan industri farmasi ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Rencana Induk Pembangunan Nasional (RIPIN) 2015-2035, di mana salah satu industri yang menjadi perhatian adalah industri farmasi, kosmetik, dan makanan.

Hal ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi yang diharapkan akan terus mendorong dunia usaha untuk mengembangkan inovasi dan daya saing di pasar internasional.

"Kami sangat mendukung munculnya industri baru dengan teknologi mutakhir. Selain membuktikan adanya iklim investasi yang positif di Indonesia, hal tersebut juga menjadi sarana terjadinya transfer teknologi, penyerapan tenaga kerja lokal, dan untuk memenuhi kebutuhan obat yang memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu," tambahnya.

Baca Juga: Janji Jokowi untuk Raksasa Besutan Bill Gates

Penny menjelaskan pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan investasi di bidang farmasi di antaranya melakukan berbagai perbaikan dalam tata laksana pelayanan publik, termasuk melakukan efisiensi pengawasan pre-market dan peningkatan efektivitas pengawasan post-market, baik melalui upaya deregulasi, simplifikasi proses registrasi dan sertifikasi fasilitas, serta pembinaan melalui pendampingan.

"Selain itu, kami juga memberikan penghargaan berupa insentif percepatan proses sertifikasi fasilitas dan produk serta inisiasi business to business meeting untuk peluang ekspor bagi pelaku usaha yang telah memenuhi ketentuan dan melakukan inovasi," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Farmasi, Penanaman Modal Asing (PMA), Investasi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Kendal James

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,371.05 4,326.41
British Pound GBP 1.00 20,364.49 20,155.36
China Yuan CNY 1.00 2,315.45 2,292.02
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,417.68 16,254.32
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.66 9,986.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,117.70 2,096.57
Dolar Singapura SGD 1.00 11,503.42 11,384.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,217.06 18,029.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,774.18 3,723.78
Yen Jepang JPY 100.00 15,303.58 15,144.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4414.500 -131.071 686
2 Agriculture 900.830 -34.518 22
3 Mining 1158.862 -32.969 49
4 Basic Industry and Chemicals 557.766 -28.046 77
5 Miscellanous Industry 715.479 -41.388 51
6 Consumer Goods 1561.395 -62.619 57
7 Cons., Property & Real Estate 337.556 -5.272 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.105 -4.574 79
9 Finance 979.429 -30.165 92
10 Trade & Service 573.701 -6.984 170
No Code Prev Close Change %
1 AMAN 192 258 66 34.38
2 ACST 128 172 44 34.38
3 NASA 199 250 51 25.63
4 ARTO 472 590 118 25.00
5 IBFN 240 300 60 25.00
6 PDES 490 610 120 24.49
7 CARE 244 294 50 20.49
8 IPCM 100 120 20 20.00
9 GOLD 160 192 32 20.00
10 RMBA 230 270 40 17.39
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 200 186 -14 -7.00
2 GGRM 44,000 40,925 -3,075 -6.99
3 AMOR 2,580 2,400 -180 -6.98
4 BFIN 258 240 -18 -6.98
5 SMRA 430 400 -30 -6.98
6 TKIM 4,300 4,000 -300 -6.98
7 JSKY 86 80 -6 -6.98
8 MBAP 1,650 1,535 -115 -6.97
9 ITMG 7,900 7,350 -550 -6.96
10 LPPF 1,365 1,270 -95 -6.96
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 27,550 27,475 -75 -0.27
2 BBRI 3,230 3,010 -220 -6.81
3 TLKM 3,090 3,140 50 1.62
4 REAL 56 54 -2 -3.57
5 KLBF 1,010 1,045 35 3.47
6 TOWR 680 635 -45 -6.62
7 UNVR 6,800 6,425 -375 -5.51
8 IPTV 390 382 -8 -2.05
9 PGAS 760 730 -30 -3.95
10 TCPI 5,000 4,840 -160 -3.20