Portal Berita Ekonomi Sabtu, 06 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

Kim Jong Un Ancam Pejabat Jika Sampai Virus Corona Masuk ke Korut

Kim Jong Un Ancam Pejabat Jika Sampai Virus Corona Masuk ke Korut
WE Online, Jakarta -

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un memperingatkan para pejabat tinggi akan menanggung "konsekuensi serius" jika gagal mencegah wabah virus Corona masuk ke negara itu.

 

Hal itu diungkapkan Kim Jong-un pada pertemuan Partai Buruh Korea yang berkuasa. Ia menyatakan bahwa perang melawan virus adalah urusan negara yang paling krusial untuk membela rakyat yang membutuhkan disiplin maksimal.

 

"Jika penyakit menular yang menyebar di luar kendali menemukan jalannya ke negara kita, itu akan membawa konsekuensi serius," kata Kim Jong-un seperti dikutip kantor berita negara itu, KCNA, yang disitir Channel News Asia, Sabtu (29/2/2020).

 

Baca Juga: Lama Tak Muncul, Kim Jong Un Tampil di Tengah Wabah Virus Corona untuk Kunjungi. . . .

 

Menurut laporan KCNA, dua pejabat senior yaitu wakil ketua partai Ri Man Gon dan Pak Thae Dok dipecat dan satu unit partai dibubarkan karena korupsi. Ini menunjukkan bahwa mereka mungkin terlibat dalam korupsi terkait dengan langkah-langkah anti-epidemi.

 

"Tidak ada kasus khusus yang harus diizinkan," tambah Jong-un, dan memerintahkan para pejabat untuk menutup semua saluran dan ruang di mana penyakit menular dapat menemukan jalan untuk masuk.

 

Negara miskin, dengan sistem perawatan kesehatan yang lemah dan tidak lengkap, telah menutup perbatasannya untuk mencegah penyebaran virus Corona Covid-19 ke wilayahnya.

 

Pyongyang sendiri hingga saat ini belum melaporkan satu pun kasus infeksi virus Covid-19, yang telah menewaskan lebih dari 2.800 orang dan menjangkiti lebih dari 84.000 orang di banyak negara sejak kasus itu muncul di negara tetangga China.

 

Korut telah melarang turis asing, menangguhkan kereta api dan penerbangan internasional serta menempatkan ratusan warga asing di karantina untuk mencegah wabah. Korut juga dilaporkan menunda masa sekolah baru.

 

Baca Juga: Soleimani Tewas Bikin Cemas, Kim Jong-un Larang Ponsel Digunakan di Korut

 

Dengan pengeras suara yang menyuarakan pesan kebersihan, duta besar dikurung di kompleks kedutaan besara mereka, dan media pemerintah menuntut "kepatuhan mutlak." Langkah-langkah anti-virus Corona Korut telah digambarkan sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh para diplomat.

 

Duta Besar Jerman untuk PBB mengatakan Dewan Keamanan akan mengadopsi pengecualian kemanusiaan untuk sanksi yang dijatuhkan pada Pyongyang atas program senjatanya, dan memungkinkan ekspor peralatan untuk membantu Korut memerangi virus corona.

 

"Tetapi masalahnya adalah bahwa saat ini Korea Utara menutup perbatasan," kata Christoph Heusgen setelah pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB tentang negara tertutup itu.

 

"Anggota Dewan Keamanan meminta Korea Utara untuk mengizinkan peralatan ini masuk. Jadi penduduk dapat dilindungi," tambahnya, tanpa merinci jenis peralatan yang dimaksud.

 

Sementara itu negara tetangga Korut, Korea Selatan (Korsel) sedang memerangi wabah besar virus Corona dengan lebih dari 2.300 kasus. Ini adalah jumlah tertinggi di luar China daratan.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Kim Jong Un, Korea Utara (Korut), Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters/KCNA

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66