Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Yuan pada level 7,0695 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,31% terhadap Dollar AS pada level 16.250 IDR/USD.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,17% pada level 23.970.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,19% pada level 2.815.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,57% pada level 2.531.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,90% pada level 5.596.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,13% pada level 19.353.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,90% pada level 1.807.

Ahok Bakal Jadi Pimpinan Ibu Kota Baru, Eks Menteri SBY Nyinyir: Jelas Ada Cacat, Ambyar!

Ahok Bakal Jadi Pimpinan Ibu Kota Baru, Eks Menteri SBY Nyinyir: Jelas Ada Cacat, Ambyar! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Mencuat isu eks Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, akan menjadi calon Ketua Badan Otorita ibu kota baru. Isu ini pun memantik reaksi dari sejumlah pihak termasuk dari barisan yang kontra. 

Politikus Demokrat, Roy Suryo, menyindir jika benar terjadi maka diprediksi situasi ke depan tak kondusif, salah satunya terkait latar belakang masa lalu Ahok dan suara penolakan Ahok ketika dicalonkan sebagai komisaris utama Pertamina

Baca Juga: Pak Jokowi, Yang Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru si Ahok?

"Tweeps, Kalau benar2 terjadi, diprediksikan tjd Situasi yg Tdk kondusif ke depan. Sudah jelas2 ada Cacat di masa lalu. Indikasi Korupsi Terang benderang (hanya belum terbukti gara2 keberpihakkan Aparat). Jadi KomUt Pertamina Nothing, Malah ditunjuk jadi PimPro Ibukota Baru? AMBYAR," demikian cuit Roy di akun Twitternya @KRMTRoySuryo2 yang dikutip, Minggu, 1 Maret 2020.

Saat dikonfirmasi, Roy mengaku cuitan itu dibuatnya karena menduga seperti pengalihan isu. Kata dia, nama Ahok mencuat sebelumnya setelah muncul di survei tentang penanganan banjir di Jakarta.

Baca Juga: Apa! Pansus Banjir Ajang untuk Jegal Anies?

Tak lama kemudian, muncul isu Ahok jadi calon pimpinan Ibu Kota baru. Roy yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Susilo Bambang Yudhoyono ini pun menjelaskan sengaja menambahkan istilah ambyar dalam cuitan agar netizen paham maksudnya.

Roy menyinggung masih banyak persoalan penting mulai utang negara yang menumpuk sampai deretan kasus korupsi besar.

"Kata ambyar di penutup tweet itu banyak yang netizen tahu agar kita jangan ambyar fokus terhadap kasus-kasus besar di Republik +62 ini. Suap KPU dengan wayangnya Harun Masiku, Jiwasraya, Asabri, dan seterusnya belum lagi ambruknya ekonomi kita akibat ugal-ugalan utang dan pembelanjaan yang tidak tersruktur," tutur Roy dalam pesan singkatnya.

Sebelumnya, mencuatnya Ahok sebagai salah satu nama calon pimpinan proyek Ibu Kota baru karena terkait akan dibentuknya badan otorita khusus. Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan mengatakan undang-undang terkait badan otorita sedang disiapkan pemerintah.

Terkait itu, Jokowi kabarnya juga sudah mengantongi nama calon Ketua Badan Otorita Ibu Kota Baru. Selain Ahok, ada pula nama Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Luhut Binsar Pandjaitan, Kartika Wirjoatmodjo, Pemindahan Ibu Kota, RUU Ibu Kota Negara Baru

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93