Portal Berita Ekonomi Selasa, 31 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 4,45% pada level 2.416.
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,90% pada level 2.747.
  • 17:55 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,04% pada level 1.717.
  • 17:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,57% pada level 19.084.
  • 17:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,32% pada level 23.175.

Amandemen UUD 1945, MPR Bilang Pembahasan Pilpres dan Pilkada Masih Alot!

Amandemen UUD 1945, MPR Bilang Pembahasan Pilpres dan Pilkada Masih Alot! - Warta Ekonomi
WE Online, Gorontalo -

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI akan mengajukan Amandemen UUD 1945 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Proses Amandemen UUD 1945 ini pun diakui tidak akan berjalan mulus. 

Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, menyatakan, Amandemen UUD 1945 mendapat banyak tentangan, sehingga perlu dilakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada unsur masyarakat. Hal ini penting untuk mendengar gagasan dan ide dari masyarakat.

Baca Juga: Jokowi Bungkam Soal Tragedi Berdarah India, Fahri Hamzah 'Perang Dingin' sama Budiman Sudjatmiko

"Kita akan mengajukan ke Presiden. Tetapi nampaknya tidak dalam waktu dekat ini karena banyak penolakan," ujar Fadel, di Gorontalo, Minggu (1/3/2020). 

Salah satu yang menjadi perbincangan cukup hangat dalam proses Amandemen UUD 1945 itu adalah terkait pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) mencakup pemilihan gubernur dan wali kota/bupati oleh MPR. Dirinya termasuk yang tidak setuju dengan masukan tersebut.

"Saya termasuk yang tidak setuju kalau MPR memilih Presiden kembali seperti dulu. Biar Presiden dipilih oleh rakyat dan pemerintah daerah oleh rakyat. Demokrasi kita baru jalan beberapa tahun, biar kita lihat," ungkapnya.

Baca Juga: Anies Blak-Blakan Soal Suspect Virus Corona di Jakarta yang Capai Ratusan Orang, Katanya. . . .

Namun begitu, Fadel menilai tentang perlunya dilakukan Amandemen UUD 1945. Hal itu untuk perbaikan ekonomi masyarakat. Apalagi pendapatan negara saat ini sedang mengalami penurunan hingga Rp300 triliun.

"Dampaknya belanja negara pasti turun dan saya bilang kepada Presiden bahwa pembangunan infrastruktur penting, tetapi peningkatan ekonomi kunci," bebernya. 

Lagi-lagi ide ini juga mendapatkan tentangan dari para pendukung ekonomi liberalisme. Mereka berpendapat masyarakat tidak perlu dibantu. Padahal, peran negara diperlukan dalam pemberdayaan ekonomi.

"Seorang pejabat itu disebut berhasil kalau rakyat punya pendapatan naik. Itu yang paling utama. Cuma ada beberapa aliran yang berbeda, aliran-aliran neoliberalisme itu yang engggak mau," pungkasnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Amendemen UUD 1945, Pemilu Presiden (Pilpres), Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Fadel Muhammad, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,371.05 4,326.41
British Pound GBP 1.00 20,364.49 20,155.36
China Yuan CNY 1.00 2,315.45 2,292.02
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,417.68 16,254.32
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.66 9,986.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,117.70 2,096.57
Dolar Singapura SGD 1.00 11,503.42 11,384.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,217.06 18,029.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,774.18 3,723.78
Yen Jepang JPY 100.00 15,303.58 15,144.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4414.500 -131.071 686
2 Agriculture 900.830 -34.518 22
3 Mining 1158.862 -32.969 49
4 Basic Industry and Chemicals 557.766 -28.046 77
5 Miscellanous Industry 715.479 -41.388 51
6 Consumer Goods 1561.395 -62.619 57
7 Cons., Property & Real Estate 337.556 -5.272 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.105 -4.574 79
9 Finance 979.429 -30.165 92
10 Trade & Service 573.701 -6.984 170
No Code Prev Close Change %
1 AMAN 192 258 66 34.38
2 ACST 128 172 44 34.38
3 NASA 199 250 51 25.63
4 ARTO 472 590 118 25.00
5 IBFN 240 300 60 25.00
6 PDES 490 610 120 24.49
7 CARE 244 294 50 20.49
8 IPCM 100 120 20 20.00
9 GOLD 160 192 32 20.00
10 RMBA 230 270 40 17.39
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 200 186 -14 -7.00
2 GGRM 44,000 40,925 -3,075 -6.99
3 AMOR 2,580 2,400 -180 -6.98
4 BFIN 258 240 -18 -6.98
5 SMRA 430 400 -30 -6.98
6 TKIM 4,300 4,000 -300 -6.98
7 JSKY 86 80 -6 -6.98
8 MBAP 1,650 1,535 -115 -6.97
9 ITMG 7,900 7,350 -550 -6.96
10 LPPF 1,365 1,270 -95 -6.96
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 27,550 27,475 -75 -0.27
2 BBRI 3,230 3,010 -220 -6.81
3 TLKM 3,090 3,140 50 1.62
4 REAL 56 54 -2 -3.57
5 KLBF 1,010 1,045 35 3.47
6 TOWR 680 635 -45 -6.62
7 UNVR 6,800 6,425 -375 -5.51
8 IPTV 390 382 -8 -2.05
9 PGAS 760 730 -30 -3.95
10 TCPI 5,000 4,840 -160 -3.20