Portal Berita Ekonomi Sabtu, 06 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

Makin Sengsara, Warga Idlib Akui Seperti Segera Dieksekusi Mati

Makin Sengsara, Warga Idlib Akui Seperti Segera Dieksekusi Mati
WE Online, Idlib -

Ahlam, yang mengkoordinasikan dukungan kemanusiaan untuk World Vision Syria di Provinsi Idlib menuturkan, warga di wilayah itu saat ini seperti sedang menunggu hukuman mati. Dia mengatakan, warga Idlib terjebak dalam pertempuran dan tidak tahu harus lari ke mana.

"Bagian tersulit adalah tidak tahu ke mana harus pergi. Orang-orang melarikan diri dari pengeboman, tetapi mereka tidak ke mana-mana," ucapnya, yang meminta nama lengkapnya tidak digunakan.

Baca Juga: Soal Pemberontakan di Suriah, Erdogan: Apa Urusanmu Putin?

"Ketika kalian bertanya pada orang-orang di jalan, ke mana mereka akan pergi? Tidak ada yang tahu. Mereka hanya tahu bahwa tidak ada tempat yang aman lagi, jadi lebih baik terus bergerak," sambungnya, seperti dilansir Al Jazeera.

Dia mengatakan, dalam satu kesempatan ia menemukan satu keluarga yang beranggotakan lebih dari 20 orang mencoba berlindung dari pemboman di sebuah bangunan.

"Semua anggota keluarga berada di satu ruangan, tidak ada makanan, tidak ada toilet. Ada lebih dari 25 anak di sana. Jadi, ketika kami mendengar situasi itu, kami tahu kami harus berusaha membantu," ungkapnya.

Ahlam tetap di provinsi Idlib selama perang Suriah. Dia menyaksikan tentara Suriah memasuki kotanya, Maaret al-Numan, yang terletak di jalan raya M5 yang menghubungkan Aleppo ke Damaskus.

Baik lokasi yang strategis dan salah satu pusat simbolis protes anti-rezim, itu adalah pertama kalinya tentara memasuki kota sejak pasukan oposisi menduduki kota itu pada tahun 2012. Ahlam mengatakan, dia belum pernah melihat situasi seputus asa seperti sekarang.

Sejak Desember 2019, pemerintah Suriah telah memperbarui operasi militernya untuk mengambil alih wilayah-wilayah yang dikuasai pasukan oposisi, menembaki desa-desa Idlib dengan dukungan serangan udara Rusia. PBB telah melaporkan bahwa lebih dari 800 ribu orang telah terlantar dalam dua bulan terakhir.

Dia mengatakan, dengan suhu malam yang turun di bawah nol dan tenda-tenda tertutup salju, banyak yang tidak punya apa-apa untuk menghangatkan diri selain sampah dan pakaian tua, kadang-kadang dengan konsekuensi yang tragis.

"Orang-orang tidur di mobil di sisi jalan, atau di bawah pohon. Anak-anak benar-benar mati kedinginan," ungkap Ahlam.

Reifa, seorang warga Idlib lainnya, memohon kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutierrez untuk mengirimkan dokter dan perwat ke Idlib. Dia juga mendesak Guterres dan anggota Dewan Keamanan PBB untuk datang ke Idlib dan melihat langsung situasi di kota tersebut.

"Datanglah ke Idlib. Ayo lihat bersama Anda mata apa yang terjadi di sini. Kepada Dewan Keamanan PBB saya ingin mengatakan ini, lihat sendiri apakah kematian dan pembunuhan yang terjadi di Idlib adalah karena terorisme atau lebih tepatnya (dari bom) yang jatuh dari langit," ujarnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Suriah, Militer Suriah, Serangan Suriah

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Omar Sanadiki

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66