Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yuan pada level 7,13 CNY/USD.
  • 18:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 107,65 JPY/USD.
  • 17:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.726 USD/troy ounce.
  • 17:58 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 36,03 USD/barel.
  • 17:57 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 34,06 USD/barel.

Jadi Kandidat CEO Ibu Kota Baru, Jokowi Disindir 'Anak Emaskan' Ahok

Jadi Kandidat CEO Ibu Kota Baru, Jokowi Disindir 'Anak Emaskan' Ahok
WE Online, Jakarta -

Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali mencuat. Kali ini, Komisaris Utama PT Pertamina itu masuk bursa calon Ketua Badan Otorita Ibu Kota Baru bersama tiga nama lainnya.

Munculnya nama Ahok pun disorot Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. Ia menyindir agar Jokowi selaku kepala negara bisa bijak dalam hal ini.

Baca Juga: Ngaku, Akhirnya Jokowi Ngaku Jadikan Ahok Kandidat 'Gubernur' Ibu Kota Negara Baru

"Pak Jokowi mesti bijak. Jangan ada kesan Pak Ahok itu anak emas," kata Mardani belum lama ini.

Dia menyinggung saat Ahok diisukan calon kuat Komisaris Utama Pertamina. Muncul pro dan kontra terhadap figur Ahok. Suara kontra menolak karena rekam jejak kader PDIP itu. Menurutnya, masih banyak figur yang amanah dan layak ditempatkan sebagai calon pimpinan ibu kota baru. Tak harus memaksakan sosok eks Gubernur DKI Jakarta yang kontroversi tersebut.

"Masuk Pertamina saja ramai. Sayang kalau modal sosial masyarakat terbuang. Masih banyak pribadi lain yang kuat dan amanah," sebut Mardani.

Namun, kabar Ahok jadi CEO Ibu Kota Baru juga punya suara dukungan. Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mendukung Ahok sebagai pimpinan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Menurutnya, figur Ahok yang keras cocok memimpin Ibu Kota baru.

Ferdinand bahkan meminta Jokowi segera merealisasikannya. Bagi dia, Ahok merupakan sosok tepat lantaran proyek Ibu Kota baru mesti mengurusi anggaran dengan jumlah besar.

"Karakternya yang keras, meledak bagus untuk mengurusi pembangunan dengan anggaran ratusan triliun," demikian cuitan Ferdinand seperti dikutip dari akun Twitternya, @ferdinandhaean2.

Presiden Jokowi sebelumnya mengakui Ahok sebagai salah satu nama berpotensi ditunjuk memimpin Ibu Kota baru. Mantan Bupati Belitung Timur itu masuk dalam bursa calon yang akan memimpin pembangunan di Ibu Kota baru, bersama tiga nama lainnya.

"Jadi, untuk otoritas Ibu Kota negara kita memang akan segera tandatangani perpres di mana di situ nanti ada CEO-nya. CEO-nya sampai sekarang belum diputuskan dan akan segera diputuskan insya Allah dalam minggu ini," ujar Jokowi beberapa waktu lalu.

Setidaknya ada empat nama yang disiapkan untuk memimpin pembangunan Ibu Kota negara ini. Selain Ahok, ada nama Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro. Selanjutnya, kandidat lain yang dipertimbangkan adalah Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero), Tumiyana. Lalu, kandidat terakhir adalah Bupati Banyuwangi, Azwar Anas.

Pemerintah menetapkan lahan Ibu Kota yang baru di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kaltim. Diproyeksikan Ibu Kota baru akan dibangun pada 2020. Pun, ditargetkan rampung pada 2024 sekaligus dengan proses kepindahan para aparatur sipil negara (ASN).

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, Ferdinand Hutahaean

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Wahyu Putro A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.00 3,910.65
British Pound GBP 1.00 18,129.25 17,941.51
China Yuan CNY 1.00 2,082.33 2,061.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,847.87 14,700.13
Dolar Australia AUD 1.00 9,743.17 9,643.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.16 1,896.03
Dolar Singapura SGD 1.00 10,437.87 10,332.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,200.51 16,037.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.69 3,366.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,767.15 13,627.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.799 80.847 692
2 Agriculture 962.303 -5.448 22
3 Mining 1255.099 16.003 49
4 Basic Industry and Chemicals 700.086 19.036 78
5 Miscellanous Industry 801.515 49.211 52
6 Consumer Goods 1833.764 11.999 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.343 -0.308 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 879.965 19.595 78
9 Finance 905.095 18.290 93
10 Trade & Service 593.053 5.938 172
No Code Prev Close Change %
1 MDLN 50 67 17 34.00
2 LPLI 57 70 13 22.81
3 ETWA 50 60 10 20.00
4 LAND 260 300 40 15.38
5 KOBX 85 95 10 11.76
6 WEHA 78 87 9 11.54
7 TRIS 234 260 26 11.11
8 TKIM 4,030 4,470 440 10.92
9 BUVA 55 61 6 10.91
10 ADMG 83 92 9 10.84
No Code Prev Close Change %
1 HRME 200 186 -14 -7.00
2 PSDN 129 120 -9 -6.98
3 PEGE 172 160 -12 -6.98
4 STTP 10,100 9,400 -700 -6.93
5 REAL 58 54 -4 -6.90
6 POLL 8,725 8,125 -600 -6.88
7 INOV 320 298 -22 -6.88
8 AKPI 408 380 -28 -6.86
9 MYOH 1,025 955 -70 -6.83
10 JAST 132 123 -9 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,480 2,520 40 1.61
2 BBCA 23,825 24,850 1,025 4.30
3 PURA 83 79 -4 -4.82
4 ASII 3,970 4,330 360 9.07
5 TOWR 920 930 10 1.09
6 TLKM 3,180 3,250 70 2.20
7 IPTV 386 382 -4 -1.04
8 BMRI 4,070 4,100 30 0.74
9 MDLN 50 67 17 34.00
10 PGAS 830 890 60 7.23