Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,14% pada level 25.477.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,11% pada level 2.183.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,87% pada level 22.587.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,83% pada level 3.414.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,16% pada level 2.626.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,46% pada level 6.147.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.450 IDR/USD.

Misi Gredu Hadirkan Digitalisasi di Sekolah

Misi Gredu Hadirkan Digitalisasi di Sekolah
WE Online, Jakarta -

Terbentuk sejak 2016, startup berbasis education technology (edutech) asal Indonesia, Gredu, menyatakan bahwa kemajuan pendidikan adalah tugas dan tanggung jawab bersama.

Oleh sebab itu, Gredu di bawah PT Sumber Kreatif Indonesia berkomitmen untuk memberi kontribusi dengan menciptakan solusi digital yang berupaya memaksimalkan peran guru, orang tua, dan murid. Gredu merancang solusi digitalisasi lingkungan sekolah dengan membangun sistem manajemen terpusat yang didukung dengan aplikasi yang terpisah untuk guru, orang tua, dan murid.

Baca Juga: Startup Giladiskon Dapat Injeksi Modal Baru, Dipakai untuk Apa Ya?

Lalu seperti apa tantangan digitialisasi di dunia pendidikan? Berikut petikan wawancara Warta Ekonomi dengan Chief Executive Officer (CEO) Gredu, Mohammad Rizky Anies, di Kantor Gredu, Jakarta beberapa waktu lalu.

Bisa diceritakan awal berdirinya Gredu?

Gredu adalah lembaga teknologi pendidikan yang bertujuan meningkatkan keterlibatan dalam lingkungan sekolah untuk meningkatkan pengalaman sekolah secara keseluruhan, untuk guru, orang tua, dan siswa.

Apakah sektor pendidikan sudah siap memasuki era digital?

Sekarang sudah era digital, berarti apapun di luar sana diperlukan skill digital. Dengan melakukan digitalisasi, kita berharap memberikan kemampuan dasar untuk guru, murid, dan orang tua dalam perkenalan terhadap digitalisasi. Sekarang semua alat, dari komunikasi sampai alat kerja, digitali. Kami ingin membuat mereka terbiasa dengan itu. Jadi, penting untuk memperkenalkan di awal, tapi diperkenalkan dengan cara yang benar.

Apa tantangan yang dihadapi Gredu selama ini?

Tantangan besarnya adalah bagaimana mengedukasi end user kita. Masyarakat kita sudah paham digitalisasi, tapi diedukasi minim banget. Jadi, mereka punya ketakutan-ketakutan sendiri ketika memang ada digitalisasi di dunia khususnya pendidikan. Kita dilihat sebagai bukan teman, tapi sebagai musuh. Kami selalu bilang kalau digitalisasi yang tepat itu memberikan kemudahan dan kenyamanan. Itu edukasi pertama yang kami berikan kepada pelanggan kami.

Lalu bagaimana responsnya?

Alhamdulilah persepsinya selalu positif. Namun, tetap ada image di awal ada ketakutan akan menyulitkan. Meski begitu, kami yakinkan bahwa Gredu tidak menyulitkan sekolah, justru kami memperlengkapi infrastruktur sekolah melalui platform. Bahkan ada persepsi peran guru akan hilang oleh Gredu. Lalu kami nyatakan tidak, justru Gredu memberikan kenyamanan dan membantu guru melalui digitalisasi ini.

Bagaimana peluang edutech ke depan?

Peluangnya sangat besar dan banyak hal yang bisa dimprovisasi karena banyak sekali bidangnya, mulai dari keamanan, pendanaan, dan hal-hal lainnya.

Ada rencana ekspansi?

Kalau kita mau ekspasi ke South Asia. Namun, pasti kami ingin cari partner yang beri kami peluang ke arah itu.

Untuk eskpansi di dalam negeri?

Kami juga mau ekspansi ke luar Jakarta. Memang saat ini kami fokus di Jabodetabek. Sekarang kami coba masuk ke Ambon, Padang, Aceh, Yogyakarta, Lampung, dan Tangerang. Mungkin akhir tahun baru kami fokus ke luar Jakarta.

Target 600 sekolah itu update-nya seperti apa?

Progres kami terus berjalan untuk mencapai target. Target kami sebenarnya hingga akhir tahun. Namun, kami mau percepat itu sebelum akhir tahun.

Sekarang realisasinya berapa?

Sampai Februari sudah mendekati 300 sekolah. Jadi sudah setengah dari target.

Ada market baru yang ingin disasar?

Kami juga mau membidik segmen TK dan universitas. Sekaligus kurikulum yang bukan nasional, misalnya Cambridge. Kami juga ada beberapa kerja sama dengan pesantren. Kurikulum internasional sedang kami usahakan.

Total pendanaan sampai saat ini berapa?

Sampai saat ini US$ 2,575 juta.

Lalu hasil permodalan lari ke mana?

Kami lebih mengarah ke arah pemasaran. Berikutnya ke pengembangan sumber daya manusia.

Bagaimana dengan persaingan pemain-pemain di bidang ini?

Dari awal Gredu dibuat untuk sharing karena kami percaya makin banyak yang buat, makin bagus lingkungan edukasi. Kan, efektivitas dibangun dari persaingan. Jadi, kami senang kalau di luar sana sudah mulai edutech karena nanti yang akan menerima benefitnya adalah lingkungan sekolah di Indonesia. Namun, kami dari awal ingin berkolaborasi. Jadi kami bangun untuk berkolaborasi dengan edutech di Indonesia.

Ada rencana fitur baru?

Ada. Namun, belum kami umumkan. Sekarang fokus di pembelajaran.

Baca Juga

Tag: Startup, Edutech, Digital Economy, Gredu, Mohammad Rizky Anies

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Boyke P. Siregar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,888.90 3,849.18
British Pound GBP 1.00 18,294.87 18,111.39
China Yuan CNY 1.00 2,081.25 2,059.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,584.56 14,439.44
Dolar Australia AUD 1.00 10,115.85 10,013.75
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,881.68 1,862.94
Dolar Singapura SGD 1.00 10,472.15 10,367.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,538.89 16,369.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,417.59 3,379.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.00 13,465.86
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5079.122 14.675 696
2 Agriculture 1082.119 3.406 23
3 Mining 1314.351 -11.407 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.246 11.753 80
5 Miscellanous Industry 890.379 7.993 52
6 Consumer Goods 1834.167 20.790 57
7 Cons., Property & Real Estate 311.880 -3.266 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.143 -3.438 78
9 Finance 1118.444 0.879 93
10 Trade & Service 605.111 -0.592 173
No Code Prev Close Change %
1 INDO 118 159 41 34.75
2 WOWS 50 67 17 34.00
3 AGRO 154 206 52 33.77
4 NIKL 500 625 125 25.00
5 SMBR 328 410 82 25.00
6 UANG 550 685 135 24.55
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 MBTO 64 79 15 23.44
9 DADA 88 104 16 18.18
10 KMTR 238 274 36 15.13
No Code Prev Close Change %
1 TALF 230 214 -16 -6.96
2 INCI 505 470 -35 -6.93
3 TCPI 3,480 3,240 -240 -6.90
4 HDFA 160 149 -11 -6.88
5 TNCA 160 149 -11 -6.88
6 CENT 102 95 -7 -6.86
7 POLL 5,100 4,750 -350 -6.86
8 DNAR 268 250 -18 -6.72
9 CANI 150 140 -10 -6.67
10 SOFA 90 84 -6 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 482 490 8 1.66
2 PURA 117 121 4 3.42
3 DOID 210 216 6 2.86
4 KAEF 1,195 1,340 145 12.13
5 BBRI 3,160 3,170 10 0.32
6 TOWR 1,065 1,065 0 0.00
7 INDY 930 920 -10 -1.08
8 TLKM 3,090 3,080 -10 -0.32
9 INAF 1,025 1,180 155 15.12
10 PTBA 2,170 2,140 -30 -1.38