Portal Berita Ekonomi Senin, 06 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:03 WIB. Shanghai Composite - 2.747 (30/3), 2.750 (31/3), 2.734 (1/4), 2.780 (2/4), 2.763 (3/4).
  • 11:57 WIB. Nikkei 225 - 19.084 (30/3), 18.917 (31/3), 18.065 (1/4), 17.818 (2/4), 17.820 (3/4).
  • 11:55 WIB. FTSE 100 - 5.563 (30/3), 5.671 (31/3), 5.454 (1/4), 5.480 (2/4), 5.415 (3/4).
  • 11:52 WIB. Nasdaq - 7.889 (30/3), 7.813 (31/3), 7.486 (1/4), 7.635 (2/4), 7.528 (3/4).
  • 11:44 WIB. Dow Jones - 22.327 (30/3), 21.917 (31/3), 20.943 (1/4), 21.413 (2/4), 21.052 (3/4).
  • 11:42 WIB. S&P 500 - 2.626 (30/3), 2.584 (31/3), 2.470 (1/4), 2.526 (2/4), 2.488 (3/4).

Pasar Modal Porak Poranda Karena Aksi Panic Selling Investor

Pasar Modal Porak Poranda Karena Aksi Panic Selling Investor - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur 325,24 poin atau hampir mencapai angka 6% pada perdagangan hari ini karena aksi panic selling yang dilakukan investor. Hingga berita ini diturunkan ada sebanyak 386 saham yang melemah, hanya 41 saham menguat, sisanya sebanyak 81 saham tak bergerak. 

 

“IHSG kali ini ikut terdampak aksi panik jual dimana sebagian besar bursa regional ikut tertekan. Menyusul rilis data Consumer Confidence untuk bulan Februari yang mencatatkan adanya penurunan 2.8% MoM. Penurunan saat ini lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya yang diperkirakan hanya berada 2.2%,” kata Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilanus Nico Demus, di Jakarta, Senin (9/3/2020). 

 

Baca Juga: Dalam 3 Jam Saja Tiga Saham Bank Besar Sudah Dibuat Berdarah-darah oleh Asing

 

Hancurnya kinerja pasar modal tak hanya dialami oleh Indonesia. Bursa saham di Asia seperti di Jepang Nikkei 225 juga anjlok -5,07% ke posisi 19.698,76. Indeks pasar saham Hongkong HSI turun -4,23% ke 25.040,46. Bursa saham China SSE juga ambruk -3,01% ke 2.943,29. TAIEX pun runtuh 3,04% ke 10.977,64. Indeks di Korea, Kospi terjerembab 4,19% ke 1.954,77. 

 

“Indeks pasar saham Asia hari ini bergerak melemah. Pasar saham Asia kali ini mengalami tekanan yang cukup tinggi. Hal tersebut dinilai berasal dari kekhawatiran pelaku pasar setelah Jepang secara resmi mengeluarkan kinerja GDP kuartal 4 2019 dan neraca pembayaran yang meleset dari ekspektasi,” ujarnya. 

 

Baca Juga: Asing Bawa Kabur Ratusan Miliar Rupiah, Pasar Modal Anjlok Parah!

 

Selain itu, lanjutnya, pelaku pasar saat ini juga memastikan dampak dari pelemahan minyak dunia yang turun cukup signifikan setelah OPEC gagal meraih kesepakatan untuk mengurangi produksi minyak. Pasalnya, banyak pihak yang mengharapkan adanya penurunan produksi minyak guna menjaga supply dan harga minyak agar lebih stabil. 

 

“Kami melihat hal tersebut memiliki positif dan minusnya. Positifnya, harga minyak yang rendah akan berdampak pada meningkatnya impor bagi negara importir minyak dan rendahnya harga minyak saat ini juga dinilai dapat berdampak pada rendahnya biaya operasional bagi para pengguna di Kawasan industry. Negatifnya, tertekannya harga minyak dunia dapat berdampak pada fiscal negara produsen dimana hal yang sama juga terjadi pada tahun 2016 ketika harga minyak menyentuh US$ 26/barrel,” terangnya. 

 

 

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Bursa Asia, Bursa Global

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80