Portal Berita Ekonomi Jum'at, 05 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:47 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,13% terhadap Yen pada level 109,04 JPY/USD.
  • 22:46 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Poundsterling pada level 1,2594 USD/GBP.
  • 22:45 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,77% terhadap Euro pada level 1,1319 USD/EUR.
  • 22:43 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.712 USD/troy ounce.
  • 22:43 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 39,33 USD/barel.
  • 22:42 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,50 USD/barel.
  • 22:41 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,22% pada level 3.155.
  • 22:40 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,03% pada level 26.278.
  • 22:39 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,44% pada level 9.640.
  • 17:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yuan pada level 7,12 CNY/USD.
  • 17:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,44% pada level 6.354.
  • 17:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,17% pada level 24.366.
  • 17:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,25% pada level 2.707.
  • 17:01 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,36% pada level 22.695.
  • 17:00 WIB. Bursa Indeks Shanghai ditutup negatif 0,14% pada level 2.919.

Save Our Sea: Menunggu Peran Seniman Kembangkan Desa Wisata Budaya

Save Our Sea: Menunggu Peran Seniman Kembangkan Desa Wisata Budaya
WE Online, Jakarta -

Pembangunan pariwisata yang berkelanjutan (sustainable tourism development) berarti pembangunan pariwisata yang tanggap terhadap minat wisatawan dan keterlibatan langsung masyarakat setempat dengan tetap menekankan upaya perlindungan dan pengelolaannya berorientasi jangka panjang.

Upaya pengembangan dan pengelolaan sumber daya yang dilakukan harus diarahkan agar dapat memenuhi aspek ekonomi, sosial, dan estetika sekaligus menjaga keutuhan dan kelestarian ekologi, keanekaragaman hayati, budaya, serta sistem kehidupan (WTO, 1990). Konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan menekankan pada prinsip layak secara ekonomi, berwawasan lingkungan, dapat diterima secara sosial, dan dapat diterapkan secara teknologi.

Baca Juga: Save Our Sea: Menunggu Kiprah Kaum Muda Bangkitkan Millennial Tourism

Pembangunan pariwisata berkelanjutan dapat diintegrasikan dalam tiga sasaran utama pencapaian, yaitu (1) kualitas sumber daya lingkungan (alam dan budaya) di mana pembangunan pariwisata harus tetap menjaga keutuhan sumber daya alam dan budaya yang ada serta memperhatikan daya dukung kawasan tersebut apakah masih mampu menerima/menolerir pembangunan pariwisata.

(2) Kualitas hidup masyarakat setempat (sosial ekonomi) di mana pembangunan pariwisata harus mampu memberikan dampak positif bagi sosial ekonomi masyarakat setempat sehingga menumbuhkan kesempatan kerja dan memandirikan masyarakat secara ekonomi. (3) Kualitas pengalaman berwisata (wisatawan) di mana pembangunan pariwisata harus peka terhadap tingkat kepuasan wisatawan sehingga menjadikan perjalanan wisatanya sebagai sebuah pengalaman yang berharga.

Pariwisata dan Budaya

Pengembangan pariwisata Indonesia yang menggunakan konsepsi pariwisata budaya dirumuskan dalam UU Pariwisata Nomor 9 Tahun 1994. Pariwisata budaya merupakan salah satu jenis pariwisata yang dikembangkan bertumpu pada kebudayaan Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Setiap langkah dan gerak pengembangannya secara normatif diharapkan tetap bertumpu pada kebudayaan bangsa. Segala aspek yang terkait dengan pariwisata seperti promosi, atraksi, arsitektur, etika, organisasi, pola manajemen, makanan, souvenir diharapkan sedapat mungkin menggunakan potensi kebudayaan.

Kedudukan seni dan kebudayaan dalam pengembangan pariwisata Indonesia, tidak saja sebagai media pendukung, tetapi juga sebagai pemberi "identitas" kepada masyarakat itu sendiri. Kebudayaan menurut Oka A Yoeti (2006), suatu entitas yang otonom dalam kehidupan manusia, dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu dalam konstelasi sosial maupun lingkungan alamiah. Komponen pokok kebudayaan yang pertama adalah pandangan yang menyatakan bahwa kebudayaan adalah nilai-nilai budaya beserta segala hasil pemikiran manusia dalam masyarakat, sedangkan tingkah laku dan benda-benda adalah akibat ikutan.

Yang kedua, kebudayaan adalah keseluruhan hasil pemikiran, pola tingkah laku, dan benda-benda karya manusia. Kebudayaan bagaikan sebuah rumah yang seorang merasa aman di dalamnya. Rasa aman dapat menjadi panduan di setiap perjalanan mencari makna hidup.

Budaya berperan penting dalam pariwisata. Salah satu yang menyebabkan orang ingin melakukan perjalanan wisata adalah adanya keinginan untuk melihat cara hidup dan budaya orang lain. Serta keinginan mempelajari budaya orang lain. Industri pariwisata mengakui peran budaya sebagai faktor penarik dengan mempromosikan karakteristik budaya dari destinasi.

Sumber daya budaya dimungkinan untuk menjadi faktor utama yang menarik wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata. Sumber yang bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata di antaranya (1) bangunan sejarah, situs, monumen, galeri seni, situs budaya kuno, dan sebagainya; (2) seni dan patung kontemporer, arsitektur, teksti;, pusat kerajinan tangan dan seni, pusat desain, studio artis, industri film, dan sebagainya.

(3) Seni pertunjukan, drama, sendratari, lagu daerah, teater jalanan, eksibisi foto, festival, dan event khusus lainnya. (4) Peninggalan keagamaan seperti pura, candi, masjid, situs, dan sejenisnya. (5) Kegiatan dan cara hidup masyarakat lokal, sistem pendidikan, sanggar, teknologi tradisional, cara kerja, dan sistem kehidupan setempat. (6) Perjalanan ke tempat sejarah menggunakan alat transportasi unik (I Gede Pitana, 2009).

Budaya memiliki  aspek utama, yaitu ide (gagasan), wujud, dan perilaku. Ditinjau dari segi isi, kebudayaan memiliki tujuh unsur pokok, yaitu unsur bahasa, organisasi sosial, sistem perekonomian, sistem teknologi, sistem kepercayaan, sistem pengetahuan, dan sistem kesenian. Masing-masing sistem bila dikaitkan dengan karya seni cipta budaya selalu bersinggungan dan berkaitan. Kenapa?

Karena kesenian adalah perwujudan bentuk-bentuk yang ekspresif atau bentuk-bentuk ekspresi dari seseorang. Sebagai bagian dari budaya, kesenian digolongkan menjadi tiga golongan. Seni rupa, misalnya seni patung, kriya, seni grafik, seni reklame, seni arsitektur, dan seni dekorasi. Seni pertunjukan misalnya seni tari, karawitan, seni musik deklamasi, dan seni drama. Kemudian seni audio visual misalnya seni video, seni film (Kusmayati, 2000).

Menurut Havland, 1975 dalam bukunya Kusmayati, seni pertunjukan dapat dipilah menjadi kesenian tradisi, kesenian modern, dan kesenian masa. Kesenian tradisi merupakan kesenian yang berasal dari tradisi masyarakat lokal yang berkembang secara turun-temurun minimal dua generasi. Kesenian modern adalah kesenian yang dikembangkan dari tradisi yang disesuaikan dengan kebutuhan modern. Kesenian masa yang diubah perannya sebagai tontonan yang dapat menarik massa sebanyak-banyaknya.

Menurut Zeppel dan Hall (1992), seni pertunjukan sebagai heritage tourism yaitu bagian dari pariwisata budaya yang menceritakan secara ringkas kepada pengunjung tentang pentingnya motivasi budaya. Seni pertunjukan tradisional, kontemporer, maupun modern merupakan salah satu bentuk atraksi wisata, berupa special event yang menjadi andalan atau daya tarik wisata. Berpijak pada prinsip-prinsip pengembangan pariwsata berkelanjutan maka seni pertunjukan dalam konteks pariwisata idealnya didasarkan pada penggalian warisan budaya masyarakat setempat agar dapat menggambarkan karakteristik daerahnya.

Baca Juga

Tag: Dwi Mukti Wibowo

Penulis: Dwi Mukti Wibowo, Pemprakarsa Gerakan Save Our Sea

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,792.68 3,753.94
British Pound GBP 1.00 17,847.46 17,668.46
China Yuan CNY 1.00 1,997.28 1,977.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,235.83 14,094.18
Dolar Australia AUD 1.00 9,818.45 9,717.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.79 1,818.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,167.72 10,060.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,974.02 15,809.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,336.26 3,296.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,072.39 12,938.75
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4916.704 -24.302 693
2 Agriculture 1003.733 6.008 22
3 Mining 1269.161 -12.889 49
4 Basic Industry and Chemicals 761.610 -6.134 78
5 Miscellanous Industry 863.716 -13.173 52
6 Consumer Goods 1822.498 -15.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 337.177 4.167 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 902.810 2.821 78
9 Finance 1022.924 -4.415 93
10 Trade & Service 608.678 -5.629 173
No Code Prev Close Change %
1 TECH 160 216 56 35.00
2 KBLV 382 470 88 23.04
3 NOBU 635 770 135 21.26
4 MASA 372 450 78 20.97
5 BOLT 665 800 135 20.30
6 BRNA 1,000 1,200 200 20.00
7 ASRM 1,685 1,985 300 17.80
8 MLPT 705 820 115 16.31
9 POLU 700 800 100 14.29
10 ZINC 148 168 20 13.51
No Code Prev Close Change %
1 DIVA 1,145 1,065 -80 -6.99
2 VICO 101 94 -7 -6.93
3 BYAN 14,450 13,450 -1,000 -6.92
4 KBLM 318 296 -22 -6.92
5 BIKA 188 175 -13 -6.91
6 NATO 464 432 -32 -6.90
7 NICK 348 324 -24 -6.90
8 SINI 725 675 -50 -6.90
9 GTBO 87 81 -6 -6.90
10 HRME 131 122 -9 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,100 3,060 -40 -1.29
2 PURA 75 77 2 2.67
3 BBCA 28,900 28,950 50 0.17
4 PGAS 970 955 -15 -1.55
5 TLKM 3,290 3,300 10 0.30
6 BBTN 1,010 975 -35 -3.47
7 WSKT 665 705 40 6.02
8 BMRI 4,860 4,730 -130 -2.67
9 BBNI 4,130 4,140 10 0.24
10 TKIM 4,750 4,850 100 2.11