Portal Berita Ekonomi Rabu, 01 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,61% di akhir sesi II.
  • 12:49 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,31% terhadap Poundsterling pada level 1,2381 USD/GBP.
  • 12:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Euro pada level 1,1023 USD/EUR.
  • 12:48 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 107,48 JPY/USD.
  • 12:47 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.586 USD/troy ounce.
  • 12:46 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 22,74 USD/barel.
  • 12:45 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 20,46 USD/barel.

Dear Parents, Psikolog Bilang Gadget Bikin Anak-anak Terpenjara dan Keracunan

Dear Parents, Psikolog Bilang Gadget Bikin Anak-anak Terpenjara dan Keracunan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Psikolog Anak Tika Bisono mengatakan banyak hal negatif yang ditimbulkan ketika anak sudah terpapar dengan gawai atau gadget. Karenanya kata dia, penting bagi orang tua untuk memberikan batasan dan waktu kapan anak bisa bermain gadget.

“Jadi ketika anak-anak teracuni, terkena toksin, racun HP, itu kan ada ongkos, ada akibat, akibat inilah yang terjadi peristiwa semacam ini (kasus pembunuhan remaja),” kata Tika saat dihubungi, Senin (9/3/2020).

Baca Juga: Anak-Anak Indonesia Lemah dalam Urusan Presentasi

Banyak orang tua, kata dia, beralasan bahwa yang dilihat atau yang ditonton anaknya adalah permainan. Tapi dari permainan itu lanjutnya anak menjadi suka dan terjebak dengan rasa suka itu sehingga tidak tertarik dengan aktivitas lainnya.

“Disuruh ngerjain yang lain engga mau, jadi dia terjebak dan dipenjara dengan itu. Karena terpenjara dengan yang dia doyan itu, itu kerja fungsi otak yang jalan itu-itu saja. Jadi HP ini juga merusak fungsi otak,” ungkapnya.

Karena gadget sambungnya, sehingga fungsi-fungsi bagian otak yang lain tidak berfungsi dengan baik. Misalnya kreativitas, kecerdasan bersosialisasi, kecerdasan beride, berkomunikasi.

“Itu tidak berkembang gara-gara kejebak smart phone,” kata Tika.

Banyak orangtua lanjut dia salah paham, karena melihat anaknya tenang dengan gadgetnya. Padahal dalam ketenangan tersebut, ada modal perusakan diri.

“orangtuanya semakin anak tidak ngapain-ngapain makin senang. Anak gue anteng padahal dalam ke-anteng-an itu dia merusak dirinya. Kognitifnya, emosinya, fisiknya, biologisnya, fisiologis, kerja kelenjar-kelenjar, emosinya, Psiko sosialnya, sikapnya, itu jadi rusak semua karena anteng yang menjerumuskan,” jelas Tika.

Coba saja kata Tika, ajak anak ngobrol saat dia tengah asyik dengan gadgetnya. Anak tersebut tidak akan merasa senang, anak justru merasa diganggu. Apalagi kalau orangtua mengambil paksa gadget tersebut. Anak akan menolak dan menjerit-jerit.  

“Ya memamg harusnya tidak dipaksa diambil, tapi anak-anak harus diajarkan kapan HP, kapan tidak HP. Di situ anak-anak perlu belajar disiplin,” tuturnya.

Lalu kapan mulai mengajarkan anak disiplin? Menurut Tika, sejak anak sudah mengerti dan bisa berbicara meskipun masih belum jelas.

Misalnya, Tika mencontohkan, ada satu jam waktu bermain dengan anak dengan mematikan ponsel, mematikan TV dan hal lain yang dapat mengganggu kebersamaan atau yang dapat merusak waktu bermain dengan anak.

“Misalnya (isi kegiatan) dengan menggambar, bersihkan tempat main, bermain sepeda keluar, berenang. Itu yang sudah saya lakukan dan saya harap teman-teman lain juga bisa (menerapkan waktu bersama anak),” ujarnya.

Tapi tidak jarang juga ujar Tika, banyak orang tua yang justru merasa terganggu ketika anaknya aktif bergerak. Label-label nakal juga sering keluar dari mulut orangtua kepada anaknya.

“Loh itu anak geratakan mau main sama kamu, mau main sama orangtuanya, loh dikatakan nakal. aneh itu orang tua. Jadi kita sendiri tidak mengabaikan kesehatan jiwanya anak ketika mereka masih kecil,” kata Tika.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: gadget, Anak-anak, Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Unsplash/Annie

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,382.32 4,336.42
British Pound GBP 1.00 20,417.60 20,206.27
China Yuan CNY 1.00 2,329.85 2,305.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,495.07 16,330.94
Dolar Australia AUD 1.00 10,106.53 10,001.07
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.41 2,106.16
Dolar Singapura SGD 1.00 11,590.13 11,470.77
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,164.37 17,982.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,838.74 3,786.45
Yen Jepang JPY 100.00 15,300.13 15,145.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4538.930 124.430 687
2 Agriculture 928.458 27.628 22
3 Mining 1184.094 25.232 49
4 Basic Industry and Chemicals 580.262 22.496 78
5 Miscellanous Industry 733.027 17.548 51
6 Consumer Goods 1659.138 97.743 57
7 Cons., Property & Real Estate 338.411 0.855 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 805.434 16.329 79
9 Finance 989.674 10.245 92
10 Trade & Service 602.274 28.573 170
No Code Prev Close Change %
1 SAMF 120 162 42 35.00
2 ACST 172 232 60 34.88
3 PNLF 158 212 54 34.18
4 ALKA 300 374 74 24.67
5 ARTO 590 735 145 24.58
6 DADA 318 396 78 24.53
7 IDPR 210 260 50 23.81
8 PDES 610 755 145 23.77
9 AGII 440 540 100 22.73
10 KOTA 420 515 95 22.62
No Code Prev Close Change %
1 PEGE 189 176 -13 -6.88
2 TRST 378 352 -26 -6.88
3 MAPA 2,110 1,965 -145 -6.87
4 KIJA 131 122 -9 -6.87
5 HRME 655 610 -45 -6.87
6 DUCK 380 354 -26 -6.84
7 STTP 6,975 6,500 -475 -6.81
8 GOLD 192 179 -13 -6.77
9 INAI 356 332 -24 -6.74
10 TAMU 193 180 -13 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,010 3,020 10 0.33
2 BBCA 27,475 27,625 150 0.55
3 TLKM 3,140 3,160 20 0.64
4 PURA 79 80 1 1.27
5 BBNI 3,720 3,820 100 2.69
6 KAEF 1,165 1,310 145 12.45
7 KLBF 1,045 1,200 155 14.83
8 BMRI 4,600 4,680 80 1.74
9 PAMG 111 122 11 9.91
10 ASII 3,800 3,900 100 2.63