PLN: PLTU Pangkalan Susu Unit 3 dan 4 Genjot Pasokan Listrik Sumatera Utara

PLN: PLTU Pangkalan Susu Unit 3 dan 4 Genjot Pasokan Listrik Sumatera Utara Kredit Foto: PLN

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengatakan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu Unit 3 dan Unit 4 kapasitas 2 x 210 MW yang berlokasi di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara berhasil meningkatkan pelayanan pasokan listrik pelanggan.

Sejak beroperasi pada Juni 2019, pembangkit listrik yang memasok sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) tersebut mampu beroperasi secara andal.

Baca Juga: PLTA Asahan 3 Dorong Bauran EBT Hingga 3,3%, PLN: Progres Pembangunan Telah Capai 5,11%

"Pembangkit ini andal. Hingga saat ini, belum pernah mengalami gangguan baik yang disebabkan oleh gangguan internal maupun eksternal. Beroperasinya PLTU Pangkalan Susu ini juga memperbaiki kualitas tegangan sistem khususnya pelanggan di Kabupaten Langkat," jelas Manajer Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Sumatera 2, Achmad Huirullah.

Daya listrik yang dihasilkan PLTU batu bara ini memperkuat sistem SBU yang disalurkan melalui interkoneksi Sumatera jaringan transmisi 275kV Pangkalan Susu–Binjai. Dalam pengoperasianya, PLTU Pangkalan Susu unit 3 & 4 menggunakan batubara berjenis low range dengan kalori sekitar 4.200 kcal/kg sebagai bahan bakar utama.

Kebutuhan batu bara selama setahun rata-rata untuk setiap unitnya sebesar 2,16 juta metrik ton. Guna menjaga ketersediaan pasokan, kebutuhan batu bara PLTU Pangkalan Susu dilengkapi dengan tempat penyimpanan batu bara (coal storage area) lengkap dengan dermaga (jetty) dan peralatan pembongkaran batu bara (coal handling plant).

Sejak awal beroperasi, PLTU Pangkalan Susu unit 3 & 4 telah menyalurkan daya rata-rata sebesar 118,54 juta kWh/bulan ke sistem Sumatera Bagian Utara. Hingga Februari 2020, dua unit pembangkit ini telah menyalurkan energi listrik ke sistem Sumatera Bagian Utara sebesar 948,28 juta kWh.

PLTU Pangkalan Susu unit 3 & 4 yang dibangun sejak 7 Mei 2015 merupakan ekspansi dari Unit 1 & 2 yang telah beroperasi lebih dahulu. Pembangkit ini dibangun oleh konsorsium Sinohydro Co.Ltd. dan PT Nusantara Energi Mandiri dengan menggunakan komponen lokal yang telah mencapai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40,22% sehingga mendukung program pemerintah dalam pemberdayaan industri nasional.

PLTU Pangkalan Susu Unit 3 beroperasi secara komersial sejak tanggal 26 Juni 2019 dan Unit 4 pada 5 September 2019. Beroperasinya PLTU Pangkalan Susu unit 3 & 4 pada sistem SBU telah memperkuat keandalan sistem, yakni berkontribusi hingga 16,75% terhadap beban puncak sehingga mampu menurunkan Biaya Pokok Produksi sistem SBU.

"Adanya PLTU ini membuat kami mampu melakukan penghematan sebesar Rp82,9 miliar rupiah per bulan," ungkap Achmad Huirullah.

Dalam proses pembangunannya, PLTU Pangkalan Susu Unit 3 & 4 ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 1.200 orang. Selain itu, PLN telah turut aktif meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat di antaranya dengan melakukan peningkatan kualitas jalan Sei Siur–Tanjung Pasir sepanjang 5 km, pembangunan sumur bor untuk desa-desa sekeliling lokasi PLTU, dan pengembangan tambak ikan masyarakat.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini