Portal Berita Ekonomi Jum'at, 10 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:29 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Poundsterling pada level 1,2475 USD/GBP.
  • 16:28 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Euro pada level 1,0946 USD/EUR.
  • 16:27 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 15:38 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Yen pada level 108,39 JPY/USD.
  • 15:36 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.686 USD/troy ounce.

Hadapi Corona, Bank BTN Ajak Developer Sinergi Perkuat Sektor Properti

Hadapi Corona, Bank BTN Ajak Developer Sinergi Perkuat Sektor Properti - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menghadapi potensi perlambatan ekonomi akibat merebaknya virus Covid-19, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengajak para stakeholder sektor properti, khususnya para developer untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi menjaga pertumbuhan sektor properti.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury, saat membuka acara Developer Gathering dengan tema The Power of Synergy, kolaborasi yang produktif dan inovatif untuk menjadi yang terdepan di Jakarta, Selasa malam (10/3/2020). 

Baca Juga: Corona Gempur RI, BTN Gerak Lakukan. . .

Dalam paparannya, Pahala menilai sektor properti dapat menyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa-masa perlambatan ekonomi karena sektor ini memberikan dampak terhadap 172 lebih sektor industri turunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Berkat dukungan dari para developer, kita bisa melalui kontraksi ekonomi yang terjadi sebelumnya. Oleh karena itu, peran para developer yang setia bermitra dengan Bank BTN layak diberi apresiasi dalam mendukung BTN khususnya dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi," kata Pahala.

Sebagai bentuk dukungan kepada para developer, Bank BTN memberikan stimulus khusus kepada developer dengan rating tertentu berupa percepatan proses kredit dan relaksasi sejumlah syarat pengajuan kredit.

Penghargaan dan apresiasi khusus diberikan kepada sejumlah developer, khususnya yang bergerak di segmen perumahan nonsubsidi, baik dari jumlah penyalurannya maupun kualitas kreditnya. Penghargaan tersebut diberikan untuk tiga kategori, pertama adalah developer dengan realisasi KPR online terbaik yang dimenangkan oleh PT Arya Lingga Manik, PT Bumi Arta Sedayu (Citra Swarna Group), dan PT Bukit Sarua Development (Rura Graha Group). Developer tersebut berhasil mengoptimalkan situs www.btnproperti.co.id dalam merealisasikan KPR.

Kategori kedua adalah developer dengan KYG terbaik. Penghargaan untuk kategori tersebut diberikan kepada PT PP Properti Tbk, Perum Perumnas, PT Adhi Persada Properti. Apresiasi tersebut disematkan kepada developer yang memiliki kualitas & realisasi KYG yang baik.

Sementara kategori terakhir dan utama adalah penghargaan bagi pengembang dengan realisasi KPR tahun 2019 dengan nilai di atas Rp100 miliar. Apresiasi tersebut diberikan kepada enam pengembang, yaitu ISPI Group, GAN Property, Duta Putra Group, Kalindo Group, PT Arya Lingga Manik, dan Perum Perumnas.

"Kami harapkan, para developer dapat terus bekerja sama dengan Bank BTN dan mengoptimalkan layanan maupun fasilitas perbankan yang dimiliki Bank BTN, tidak hanya Kredit Konstruksi, kredit modal kerja, tetapi juga program BTN Solusi yang akan memberikan kemudahan bagi para developer dan karyawannya," kata Pahala.

Saat ini, lanjut Pahala, sektor properti kembali diuji setelah merebaknya kasus Covid-19 yang berpotensi memukul sejumlah sektor ekonomi Indonesia, seperti pariwisata, perdagangan, dan investasi.

"Untuk itu, sesuai dengan tema acara ini The Power of Synergy, kita sama-sama wujudkan kolaborasi yang produktif dan inovasi untuk membantu pemerintah menjaga sektor properti tetap melaju, apalagi dengan banyaknya stimulus yang diberikan Pemerintah maupun regulator," kata Pahala.

Pahala memaparkan, setidaknya ada dua faktor mengapa sektor properti dapat bertahan. Pertama adalah masih tingginya permintaan domestik untuk hunian, baik subsidi maupun nonsubsidi. Kedua, adalah kebijakan fiskal dan moneter yang pro sektor properti dari Pemerintah untuk mendorong ekonomi di antaranya relaksasi Loan To Value, penambahan anggaran subsidi, dan kebijakan BI yang memangkas suku bunga acuan BI Rate untuk memberi stimulus perbaikan ekonomi.

"Saya yakin, kebijakan lain, baik fiskal maupun moneter, untuk mengantisipasi dampak Covid -19 akan lebih banyak dan tepat sasaran. Untuk itu, kita para stakeholder properti harus meningkatkan produktivitas dan inovasi dan terus memperkuat sinergi," katanya.

Tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan KPR sekitar 8-10 persen ditopang oleh pertumbuhan KPR nonsubsidi sekitar 13-15%. Sementara untuk segmen KPR subsidi, Bank berkode saham BBTN ini menargetkan pertumbuhan sekitar 3-5%.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Properti

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,342.17 4,294.39
British Pound GBP 1.00 20,236.28 20,028.46
China Yuan CNY 1.00 2,309.57 2,286.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,322.21 16,159.80
Dolar Australia AUD 1.00 10,162.21 10,059.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.82 2,083.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,448.56 11,330.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,727.55 17,544.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,765.22 3,719.17
Yen Jepang JPY 100.00 14,982.75 14,830.95
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4649.079 22.384 691
2 Agriculture 994.550 16.129 22
3 Mining 1228.083 0.039 49
4 Basic Industry and Chemicals 654.954 1.090 78
5 Miscellanous Industry 759.692 32.649 52
6 Consumer Goods 1733.672 35.676 58
7 Cons., Property & Real Estate 339.130 4.765 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 823.964 2.628 78
9 Finance 986.392 -5.196 92
10 Trade & Service 597.268 -3.267 172
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 135 35 35.00
2 CBMF 160 216 56 35.00
3 KBAG 135 182 47 34.81
4 ENVY 93 125 32 34.41
5 PEGE 160 208 48 30.00
6 BOSS 59 76 17 28.81
7 PORT 535 640 105 19.63
8 BEST 120 140 20 16.67
9 LPLI 72 83 11 15.28
10 MPPA 93 107 14 15.05
No Code Prev Close Change %
1 IDPR 200 186 -14 -7.00
2 ISSP 143 133 -10 -6.99
3 VINS 129 120 -9 -6.98
4 HRME 402 374 -28 -6.97
5 DFAM 402 374 -28 -6.97
6 KONI 460 428 -32 -6.96
7 DART 288 268 -20 -6.94
8 TBMS 650 605 -45 -6.92
9 ADMF 8,000 7,450 -550 -6.88
10 JAST 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,120 90 8.74
2 BBRI 2,820 2,790 -30 -1.06
3 REAL 67 67 0 0.00
4 BBCA 28,175 27,975 -200 -0.71
5 TLKM 3,110 3,120 10 0.32
6 BTPS 2,660 2,940 280 10.53
7 BMRI 4,770 4,670 -100 -2.10
8 PGAS 855 835 -20 -2.34
9 BBNI 4,010 3,990 -20 -0.50
10 KAEF 1,340 1,370 30 2.24