Portal Berita Ekonomi Senin, 30 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 4,45% pada level 2.416.
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,90% pada level 2.747.
  • 17:55 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,04% pada level 1.717.
  • 17:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,57% pada level 19.084.
  • 17:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,32% pada level 23.175.

Narasikan Negaranya Sukses Tangani Corona, China Siap Promosikan Jurusnya

Narasikan Negaranya Sukses Tangani Corona, China Siap Promosikan Jurusnya - Warta Ekonomi
WE Online, Beijing -

China telah meningkatkan upayanya untuk mengubah narasi internasional tentang perannya dalam wabah virus Corona baru, Covid-19, untuk mempromosikan keberhasilan langkah-langkahnya dalam mengendalikan epidemi sebagai contoh bagi negara lain. Langkah ini diambil setelah presentasi infeksi Covid-19 terus menurun di China.

Virus itu pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan di China tengah pada Desember tahun lalu dan sejak itu menyebar ke seluruh dunia. Epidemi ini telah memaksa Beijing menjadi sorotan internasional, karena menangani salah satu krisis kesehatan terbesar dalam beberapa dasawarsa, yang telah memicu kegemparan, baik di dalam maupun di luar negeri.

Baca Juga: China Berang Disebut Lamban Sama Amerika Serikat

Para analis mengatakan, Partai Komunis China berjuang pada tahap awal untuk mempertahankan langkahnya yang salah saat berusaha mengendalikan virus, sehingga pesan Beijing berfokus pada dukungan internasional yang diterimanya, termasuk dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di sisi lain, mereka mengkritik tindakan pembatasan yang dilakukan sejumlah negara.

Tetapi karena jumlah kasus harian baru di China telah melambat, Beijing berfokus pada diplomasi kesehatan masyarakatnya, menawarkan bantuan medis dan dukungan kepada negara-negara seperti Iran, Italia dan Chili, yang semuanya juga merupakan mitra dalam rencana pembangunan infrastruktur ambisiusnya yang dikenal sebagai "Belt and Road Initiative".

Iran dan Italia telah menjadi pusat infeksi utama dalam sepekan terakhir, sementara China telah melihat perunan infeksi yang cukup signifikan, meskipun masih menyumbang sekitar 85 persen dari 95.000 kasus yang dilaporkan di seluruh dunia.

Rachel Vandenbrink, seorang pejabat program untuk China di Institut Perdamaian Amerika Serikat (AS) di Washington, mengatakan, wabah itu telah menghancurkan ekonomi China, citra kepemimpinannya, dan reputasi serta kedudukan internasionalnya.

"Pada tahap awal wabah, fokus Beijing dalam hal pesan diplomatik adalah untuk mengurangi pukulan terhadap reputasi internasionalnya. Pejabat Kementerian Luar Negeri China mengkritik beberapa pemerintah karena mengevakuasi warganya, memberlakukan larangan perjalanan, dan memuji beberapa yang tidak melakukannya," ucapnya, seperti dilansir South China Morning Post.

"Ketika epidemi beralih ke masalah global, China diberi kesempatan untuk memperbaiki kerusakan reputasinya dengan menekankan upaya kerja sama medis internasional. Tetapi yang lebih penting daripada meningkatkan reputasinya di mata negara-negara lain adalah narasi domestik, mampu menunjukkan kepada rakyatnya sendiri bahwa kepemimpinan di Beijing dapat mempertahankan posisi dan citra internasional negara itu," sambungnya.

Ma Zhaoxu, Wakil Menteri Luar Negeri China menuturkan, upaya keras China dalam penahanan virus dan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat global telah memenangkan pengakuan dunia.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), COVID-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Yonhap

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,371.05 4,326.41
British Pound GBP 1.00 20,364.49 20,155.36
China Yuan CNY 1.00 2,315.45 2,292.02
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,417.68 16,254.32
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.66 9,986.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,117.70 2,096.57
Dolar Singapura SGD 1.00 11,503.42 11,384.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,217.06 18,029.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,774.18 3,723.78
Yen Jepang JPY 100.00 15,303.58 15,144.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4414.500 -131.071 686
2 Agriculture 900.830 -34.518 22
3 Mining 1158.862 -32.969 49
4 Basic Industry and Chemicals 557.766 -28.046 77
5 Miscellanous Industry 715.479 -41.388 51
6 Consumer Goods 1561.395 -62.619 57
7 Cons., Property & Real Estate 337.556 -5.272 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.105 -4.574 79
9 Finance 979.429 -30.165 92
10 Trade & Service 573.701 -6.984 170
No Code Prev Close Change %
1 AMAN 192 258 66 34.38
2 ACST 128 172 44 34.38
3 NASA 199 250 51 25.63
4 ARTO 472 590 118 25.00
5 IBFN 240 300 60 25.00
6 PDES 490 610 120 24.49
7 CARE 244 294 50 20.49
8 IPCM 100 120 20 20.00
9 GOLD 160 192 32 20.00
10 RMBA 230 270 40 17.39
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 200 186 -14 -7.00
2 GGRM 44,000 40,925 -3,075 -6.99
3 AMOR 2,580 2,400 -180 -6.98
4 BFIN 258 240 -18 -6.98
5 SMRA 430 400 -30 -6.98
6 TKIM 4,300 4,000 -300 -6.98
7 JSKY 86 80 -6 -6.98
8 MBAP 1,650 1,535 -115 -6.97
9 ITMG 7,900 7,350 -550 -6.96
10 LPPF 1,365 1,270 -95 -6.96
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 27,550 27,475 -75 -0.27
2 BBRI 3,230 3,010 -220 -6.81
3 TLKM 3,090 3,140 50 1.62
4 REAL 56 54 -2 -3.57
5 KLBF 1,010 1,045 35 3.47
6 TOWR 680 635 -45 -6.62
7 UNVR 6,800 6,425 -375 -5.51
8 IPTV 390 382 -8 -2.05
9 PGAS 760 730 -30 -3.95
10 TCPI 5,000 4,840 -160 -3.20