Portal Berita Ekonomi Jum'at, 10 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:11 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 2,28% terhadap Dollar AS pada level 15.880 IDR/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,38% pada level 24.300.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,37% pada level 2.825.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,11% pada level 2.567.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,23% pada level 5.747.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,04% pada level 19.345.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,61% pada level 1.836.

Cegah Penyebaran, Ini Sejumlah Negara yang Telah Lakukan Lockdown

Cegah Penyebaran, Ini Sejumlah Negara yang Telah Lakukan Lockdown - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sejumlah negara-negara di seluruh dunia telah menerapkan langkah-langkah untuk memperlambat penyebaran virus corona Covid-19. Langkah itu dari isolasi atau karantina nasional hingga menutup sekolah-sekolah.

Dilansir dari Business Insider, pada Sabtu (14/3/2020), Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte langsung menutup seluruh negara atau lockdown untuk membatasi perjalanan, liburan dan bekerja karena lonjakan kasus corona Covid-19.

Baca Juga: Jadi Kata Populer, Apa Itu Lockdown?

Kondisi tersebut membuat lebih dari 60 juta warga Italia terganggu kehidupannya. Terlebih Italia memiliki jumlah kematian tertinggi akibat corona di luar China yaitu 15 ribu orang terinfeksi dan lebih dari 1.000 orang meninggal.

Upaya penguncian Italia tersebut tentunya menjadi karantina atau lockdown terbesar di luar China, tempat di mana hampir setengah dari populasi China atau 780 juta orang dilakukan pembatasan.

Selain itu, El Salvador juga telah memberlakukan karantina nasional pada populasi negaranya mencapai 6,4 juta orang dan melarang orang asing memasuki negara itu meskipun sejauh ini tidak ada kasus virus yang dikonfirmasi.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara resmi menyatakan corona sebagai wabah pandemi, dan telah menyerukan semua negara untuk melanjutkan upaya yang efektif dalam membatasi jumlah kasus dan memperlambat penyebaran virus.

Sedangkan, langkah lockdown saat ini sebenarnya dapat dilakukan setiap negara, meski karantina sebenarnya rekomendasi untuk tetap di rumah dan menutup bisnis tertentu atau larangan pada acara dan pertemuan.

Berikut adalah negara-negara yang telah menerapkan karantina massal wajib sejauh ini:

1. China, menerapkan karantina terbesar dalam sejarah manusia untuk mengurangi penyebarab virus corona baru. China mengunci setidaknya 16 kota sejak akhir Januari 2020.

2. Italia, penguncian nasional diberlakukan pada 10 Maret 2020 yang membatasi hampir semua aspek kehidupan bagi 60 juta warganya, termasuk ritel, liburan, ibadah, pemenjaraan, dan perjalanan.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: COVID-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Remo Casilli

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,342.17 4,294.39
British Pound GBP 1.00 20,236.28 20,028.46
China Yuan CNY 1.00 2,309.57 2,286.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,322.21 16,159.80
Dolar Australia AUD 1.00 10,162.21 10,059.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.82 2,083.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,448.56 11,330.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,727.55 17,544.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,765.22 3,719.17
Yen Jepang JPY 100.00 14,982.75 14,830.95
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4649.079 22.384 691
2 Agriculture 994.550 16.129 22
3 Mining 1228.083 0.039 49
4 Basic Industry and Chemicals 654.954 1.090 78
5 Miscellanous Industry 759.692 32.649 52
6 Consumer Goods 1733.672 35.676 58
7 Cons., Property & Real Estate 339.130 4.765 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 823.964 2.628 78
9 Finance 986.392 -5.196 92
10 Trade & Service 597.268 -3.267 172
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 135 35 35.00
2 CBMF 160 216 56 35.00
3 KBAG 135 182 47 34.81
4 ENVY 93 125 32 34.41
5 PEGE 160 208 48 30.00
6 BOSS 59 76 17 28.81
7 PORT 535 640 105 19.63
8 BEST 120 140 20 16.67
9 LPLI 72 83 11 15.28
10 MPPA 93 107 14 15.05
No Code Prev Close Change %
1 IDPR 200 186 -14 -7.00
2 ISSP 143 133 -10 -6.99
3 VINS 129 120 -9 -6.98
4 HRME 402 374 -28 -6.97
5 DFAM 402 374 -28 -6.97
6 KONI 460 428 -32 -6.96
7 DART 288 268 -20 -6.94
8 TBMS 650 605 -45 -6.92
9 ADMF 8,000 7,450 -550 -6.88
10 JAST 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,120 90 8.74
2 BBRI 2,820 2,790 -30 -1.06
3 REAL 67 67 0 0.00
4 BBCA 28,175 27,975 -200 -0.71
5 TLKM 3,110 3,120 10 0.32
6 BTPS 2,660 2,940 280 10.53
7 BMRI 4,770 4,670 -100 -2.10
8 PGAS 855 835 -20 -2.34
9 BBNI 4,010 3,990 -20 -0.50
10 KAEF 1,340 1,370 30 2.24