Portal Berita Ekonomi Rabu, 01 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,61% di akhir sesi II.
  • 12:49 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,31% terhadap Poundsterling pada level 1,2381 USD/GBP.
  • 12:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Euro pada level 1,1023 USD/EUR.
  • 12:48 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 107,48 JPY/USD.
  • 12:47 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.586 USD/troy ounce.
  • 12:46 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 22,74 USD/barel.
  • 12:45 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 20,46 USD/barel.
  • 11:32 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,36% di akhir sesi I.

Begini Cara Grab Manfaatkan Big Data

Begini Cara Grab Manfaatkan Big Data - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Data is the new oil. Sebuah kalimat yang tidak asing lagi di telinga masyarakat karena baru saja disebutkan oleh Presiden Joko Widodo. Sebagai perusahaan teknologi, data juga menjadi bahan bakar penting bagi perusahaan teknologi seperti Grab.

"Sebagai bagian dari tim pemetaan di Grab, data punya peran penting dalam menentukan inovasi apa yang akan kami ciptakan selanjutnya," ujar Ariek Wisnu Wibisono, Head of MapOps, Grab Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2020).

Baca Juga: Babak Baru Kompetisi Grab-Gojek: Gimana Ya Cara Pertahankan Pengguna?

Pengelolaan big data dalam Grab sendiri menghasilkan beberapa layanan dan fitur. Beberapa contohnya adalah pengembangan mapping pada layanan ride-hailing-nya.

Bekerja sama dengan Dinas Perhubungan di beberapa kota, tim pemetaan Grab juga memodifikasi beberapa titik jemput di daerah rawan macet untuk memastikan mitra pengemudi dan penumpang dapat bertemu di area yang telah disediakan. Saat ini, sudah terdapat beberapa titik jemput yang dimodifikasi termasuk Grab Lounge Terminal Bungurasih, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Malang Kota Baru, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Sudirman, dan Pasar Blora.

Pilihan lokasi titik jemput atau titik pengantaran di dalam aplikasi Grab di daerah tersebut juga telah disesuaikan agar pelanggan hanya dapat memilih titik spesifik yang telah disediakan sebagai titik temu sebagai upaya untuk mengurangi penumpukan mitra pengemudi dan mengurai kemacetan.

Dengan menangkap data perjalanan mitra pengemudi, Grab dapat menemukan berbagai jalur baru yang dilewati oleh mitra pengemudi. Semua data perjalanan tersebut dikumpulkan sehingga Grab bisa memperkirakan jarak dan jalan yang akan ditempuh pengguna ke suatu tempat dengan memberikan rekomendasi rute terbaik. Selain perjalanan lebih efisien, Grab juga dapat memberikan harga terbaik bagi pelanggan dan mitra pengemudi.

Tidak hanya itu, Grab juga mengembangkan fitur Heatmap bagi mitra pengemudi dalam aplikasi super mereka. Melalui Heatmap, Grab dapat mengetahui, memantau, memetakan, dan menghitung metrik kebutuhan (permintaan) layanan Grab di lokasi tertentu. Selanjutnya, Grab menginformasikan kepada mitra pengemudi secara efektif untuk memastikan adanya mitra pengemudi yang cukup untuk memenuhi permintaan di daerah tersebut.

Big data tidak hanya digunakan untuk membuat inovasi yang terlihat besar. Misalnya, di sore hari, akan muncul pilihan perjalanan dari kantor menuju ke rumah pelanggan yang bisa mereka pilih dengan cepat untuk menuju destinasi pilihan mereka. 

Titik penjemputan juga menjadi poin penting dalam layanan Grab. Oleh karena itu, untuk mempermudah titik temu pengguna dan mitra pengemudi ataupun mitra GrabFood yang mencari restoran di sebuah lokasi, Grab telah menambahkan lebih dari 10 juta Point of Interest (POI) di Indonesia dan hampir 20 juta POI di Asia Tenggara.

Baca Juga

Tag: Digital Economy, Grab, Startup, Big Data

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: KR Asia

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,382.32 4,336.42
British Pound GBP 1.00 20,417.60 20,206.27
China Yuan CNY 1.00 2,329.85 2,305.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,495.07 16,330.94
Dolar Australia AUD 1.00 10,106.53 10,001.07
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.41 2,106.16
Dolar Singapura SGD 1.00 11,590.13 11,470.77
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,164.37 17,982.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,838.74 3,786.45
Yen Jepang JPY 100.00 15,300.13 15,145.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4538.930 124.430 687
2 Agriculture 928.458 27.628 22
3 Mining 1184.094 25.232 49
4 Basic Industry and Chemicals 580.262 22.496 78
5 Miscellanous Industry 733.027 17.548 51
6 Consumer Goods 1659.138 97.743 57
7 Cons., Property & Real Estate 338.411 0.855 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 805.434 16.329 79
9 Finance 989.674 10.245 92
10 Trade & Service 602.274 28.573 170
No Code Prev Close Change %
1 SAMF 120 162 42 35.00
2 ACST 172 232 60 34.88
3 PNLF 158 212 54 34.18
4 ALKA 300 374 74 24.67
5 ARTO 590 735 145 24.58
6 DADA 318 396 78 24.53
7 IDPR 210 260 50 23.81
8 PDES 610 755 145 23.77
9 AGII 440 540 100 22.73
10 KOTA 420 515 95 22.62
No Code Prev Close Change %
1 PEGE 189 176 -13 -6.88
2 TRST 378 352 -26 -6.88
3 MAPA 2,110 1,965 -145 -6.87
4 KIJA 131 122 -9 -6.87
5 HRME 655 610 -45 -6.87
6 DUCK 380 354 -26 -6.84
7 STTP 6,975 6,500 -475 -6.81
8 GOLD 192 179 -13 -6.77
9 INAI 356 332 -24 -6.74
10 TAMU 193 180 -13 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,010 3,020 10 0.33
2 BBCA 27,475 27,625 150 0.55
3 TLKM 3,140 3,160 20 0.64
4 PURA 79 80 1 1.27
5 BBNI 3,720 3,820 100 2.69
6 KAEF 1,165 1,310 145 12.45
7 KLBF 1,045 1,200 155 14.83
8 BMRI 4,600 4,680 80 1.74
9 PAMG 111 122 11 9.91
10 ASII 3,800 3,900 100 2.63