Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,39% terhadap Dollar AS pada level 16.430 IDR/USD.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,19% pada level 23.236.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 2.763.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 2,51% pada level 2.391.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,13% pada level 5.418.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,01% pada level 17.820.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,03% pada level 1.725.

AS-China Saling Sikut Soal Corona, Mantan Diplomat Teriak: Ironis, Mereka Telah Ambil Opsi Terburuk!

AS-China Saling Sikut Soal Corona, Mantan Diplomat Teriak: Ironis, Mereka Telah Ambil Opsi Terburuk! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sikap Amerika Serikat (AS) dan China dalam menghadapi virus corona mendapat penyesalan dari berbagai pihak. Kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu tak mampu menujukkan sikap yang diharapkan banyak orang, yakni bekerja sama dalam melawan virus yang telah menelan lebih dari 6.000 korban jiwa. 

Mantan diplomat China yang berspesialisasi dalam urusan AS, An Gang, sangat menyangkan bahwa baik AS maupun China menyia-nyiakan begitu saja kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang sejak lama retak akibat sejumlah masalah besar, salah satunya adalah perang dagang.

Baca Juga: Mengulik Cerita di Balik Alunan Musik Rabab Saluang di Jam Gadang

Alih-alih bergandengan tangan mempimpin dunia dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi dan kesehatan global akibat virus corona, AS-China justru terkunci dalam persaingan hebat untuk membuktikan mana yang paling memiliki kekuatan.

"Ironisnya, meskipun penyebaran global dari virus corona menciptakan kesempatan langka bagi mereka untuk mengesampingkan perbedaan dan bekerja sama, tidak ada yang tampaknya mengambil (kesempatan) itu,"  tegas An Gang dilansir dari South China Morning Post, Jakarta, Senin (16/03/2020).

Baca Juga: Waduh Kini Kebalik! China Malah Waspada sama Para Wisatawan Mancanegara

Baca Juga: Sebut Kecelakaan Mobil Lebih Mematikan dari Virus Corona, Elon Musk Dikecam Pakar Kesehatan

Ia melanjutkan, dengan hilangnya kesempatan itu, hubungan AS-China telah merosot semakin dalam. Itu artinya, tingkat permusuhan antarkedua negara itu melonjak lebih tinggi dan berdampak pada meluasnya defisit kepercayaan publik.

"Sangat disesalkan, tetapu tidak sepenuhnya mengejutkan. Saya merasa sulit untuk percaya bahwa mereka secara sadar telah memilih opsi terburuk di setiap kesempatan," sambung An.

Ketidakpercayaan antara AS dan China tergambar melalui sikap kedua negara itu dalam proses penguncian Wuhan yang dilakukan oleh China. Tak lama setelah itu, AS langsung mengevakuasi ratusan warganya dari Wuhan dan mendesak warga Amerika untuk tidak melakukan perjalanan ke negara tersebut.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), Amerika Serikat (AS), Perang Dagang, Perang Dagang AS-China, Virus Corona

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Redaksi 1

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80