Portal Berita Ekonomi Jum'at, 10 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:11 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 2,28% terhadap Dollar AS pada level 15.880 IDR/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,38% pada level 24.300.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,37% pada level 2.825.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,11% pada level 2.567.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,23% pada level 5.747.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,04% pada level 19.345.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,61% pada level 1.836.

Jerman Perketat Zona Perbatasan Negara Tetangga

Jerman Perketat Zona Perbatasan Negara Tetangga - Warta Ekonomi
WE Online, Berlin -

Jerman memperketat pengawasan di wilayah perbatasan dengan Austria, Swiss, Perancis, Luksemburg, dan Denmark mulai Senin (16/3/2020). Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer mengatakan pengawasan tersebut merupakan upaya untuk mencegah wabah virus corona jenis baru atau Covid-19 yang mulai berkembang secara agresif.

"Saya memutuskan hari ini bahwa kontrol perbatasan akan diperkenalkan sementara di perbatasan dengan Austria, Swiss, Prancis, Luksemburg, dan Denmark mulai pukul 08.00," ujar Seehofer dalam konferensi pers.

Baca Juga: Angela Merkel Lantang Mungkin Saja 70 Persen Orang Jerman Bisa Kena Corona Asalkan Tidak...

Pada Ahad lalu, Jerman mengonfirmasi 4.838 kasus virus corona dengan 12 kematian. Jumlah kasus yang dikonfirmasi mengalami kenaikan cukup signifikan. Seehofer mengatakan virus corona bergerak dengan cepat dan agresif.

"Kita harus berasumsi bahwa perkembangan virus ini belum mencapai puncaknya. Jadi situasinya sekarang sangat serius," ujar Seehofer.

Jerman telah menutup sekolah pada pekan ini hingga setelah liburan Paskah atau akhir April. Sejumlah kota lainnya seperti Hamburg, Berlin, dan Cologne menutup semua bar, bioskop, teater, dan aula konser.

Wakil Ketua Grup Parlemen Sosial Demokrat, Baerbel Bas, mengatakan pemerintah Jerman perlu mempertimbangkan langkah-langkah yang lebih keras jika jumlah kasus baru terus bertambah. Menurutnya, pemerintah bisa saja mengambil opsi lockdown jika diperlukan.

"Jika jumlah infeksi baru tidak dapat diperlambat dengan tindakan saat ini, kuncian total harus dipertimbangkan," ujar Bas kepada surat kabar Die Welt.

Sebelumnya, Lufthansa mengatakan telah mengatur penerbangan khusus untuk membawa antara tiga ribu hingga empat ribu penumpang kapal pesiar dan turis ke Jerman. Sebagian besar dari mereka berada di Kepulauan Canary dan Karibia. Maskapai akan mengoperasikan penerbangan carter atas nama perusahaan pelayaran dan pariwisata.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Jerman, COVID-19, Virus 2019-nCoV, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Thomas Peter

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,342.17 4,294.39
British Pound GBP 1.00 20,236.28 20,028.46
China Yuan CNY 1.00 2,309.57 2,286.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,322.21 16,159.80
Dolar Australia AUD 1.00 10,162.21 10,059.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.82 2,083.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,448.56 11,330.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,727.55 17,544.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,765.22 3,719.17
Yen Jepang JPY 100.00 14,982.75 14,830.95
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4649.079 22.384 691
2 Agriculture 994.550 16.129 22
3 Mining 1228.083 0.039 49
4 Basic Industry and Chemicals 654.954 1.090 78
5 Miscellanous Industry 759.692 32.649 52
6 Consumer Goods 1733.672 35.676 58
7 Cons., Property & Real Estate 339.130 4.765 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 823.964 2.628 78
9 Finance 986.392 -5.196 92
10 Trade & Service 597.268 -3.267 172
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 135 35 35.00
2 CBMF 160 216 56 35.00
3 KBAG 135 182 47 34.81
4 ENVY 93 125 32 34.41
5 PEGE 160 208 48 30.00
6 BOSS 59 76 17 28.81
7 PORT 535 640 105 19.63
8 BEST 120 140 20 16.67
9 LPLI 72 83 11 15.28
10 MPPA 93 107 14 15.05
No Code Prev Close Change %
1 IDPR 200 186 -14 -7.00
2 ISSP 143 133 -10 -6.99
3 VINS 129 120 -9 -6.98
4 HRME 402 374 -28 -6.97
5 DFAM 402 374 -28 -6.97
6 KONI 460 428 -32 -6.96
7 DART 288 268 -20 -6.94
8 TBMS 650 605 -45 -6.92
9 ADMF 8,000 7,450 -550 -6.88
10 JAST 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,120 90 8.74
2 BBRI 2,820 2,790 -30 -1.06
3 REAL 67 67 0 0.00
4 BBCA 28,175 27,975 -200 -0.71
5 TLKM 3,110 3,120 10 0.32
6 BTPS 2,660 2,940 280 10.53
7 BMRI 4,770 4,670 -100 -2.10
8 PGAS 855 835 -20 -2.34
9 BBNI 4,010 3,990 -20 -0.50
10 KAEF 1,340 1,370 30 2.24