Portal Berita Ekonomi Minggu, 07 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ragam Cara E-Commerce Halau Penjual Nakal Masker dan Hand Sanitizer

Ragam Cara E-Commerce Halau Penjual Nakal Masker dan Hand Sanitizer

Akibat corona Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tidak sedikit individu di beberapa negara yang merasa panik lantas memborong masker serta hand sanitizer. Tidak hanya pembeli, sayangnya masih ada juga penjual yang memanfaatkan momen ini untuk menjual produk tersebut dengan harga mahal.

Sesuai dengan instruksi dari WHO sendiri, kebijakan untuk mengurangi kontak sosial dan menghindari keramaian di tempat umum membuat e-commerce menjadi salah satu opsi untuk berbelanja. Selain penjual nakal, panic buying juga menjadi kendala yang harus diselesaikan oleh pelaku dagang.

Salah satu e-commerce, Bukalapak juga merapkan beberapa kebijakan terkait hal ini.

Baca Juga: Hoaks Corona Menggunung, Ini Langkah Kemenkominfo, Operator Telekomunikasi dan Digital

"Pelapak yang dilaporkan para pembeli menaikkan harga barang secara tidak wajar akan segera di-take-down dan kami juga mengadaptasi algoritma kami untuk mendeteksinya. Kami juga memberikan informasi terkini pemantauan penyebaran virus di dunia melalui platform kami," ujar Head of Corporate Communication Bukalapak Intan Wibisono ketika dihubungi redaksi Warta Ekonomi, Senin (16/3/2020).

Namun, untuk menghalangi kekurangan stok akibat panic buying, Bukalapak belum memberikan batasan pembelian bahan baku pokok ataupun masker dan hand sanitizer.

"Untuk saat ini Bukalapak belum memberlakukan pembatasan untuk pembelian produk apa pun. Namun, kami bekerja sama dengan para rekanan penyedia barang (supplier) untuk selalu menjaga ketersediaan barang-barang yang dibutuhkan terkait situasi pandemi ini," lanjutnya.

E-Commerce lain, anak usaha SEA Company Ltd, Shopee, juga menerapkan kebijakan yang sama dalam menindak pedagang yang nakal.

Radityo Triatmojo, Head of Public Policy & Government Relation Shopee Indonesia, mengatakan bahwa ada beberapa kebijakan perusahaan untuk menjaga stok barang dan menghalau pedagang nakal.

"Kalau tidak dengan harga normal kita tindak, bisa take down produk. Itu bahkan kita pakai algoritmanya," katanya di Aston Kuningan, Kamis (12/3/2020).

Baca Juga: Corona Bukan soal Anies atau Jokowi, Dua Jempol buat Komentar Bang Fahri!

Sebelumnya dilaporkan oleh Reuters, e-commerce raksasa seperti Amazon menindak ratusan produk yang dinilai memberikan informasi palsu, baik produk itu disebut bisa menyembuhkan, meningkatkan kekebalan tubuh, terhadap corona.

Laporan tersebut menyebut ada sekitar satu juta produk yang ditahan karena misinformasi dan harga yang dinaikkan terlalu tinggi.

Baca Juga

Tag: Virus Corona, COVID-19, Bukalapak, Shopee Indonesia, Amazon

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Siswowidodo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66