Portal Berita Ekonomi Senin, 30 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:35 WIB. Gold Spot - 1.553 USD/troy ounce (23/3), 1.622 USD/troy ounce (24/3), 1.613 USD/troy ounce (25/3), 1.632 USD/troy ounce (26/3), 1.623 USD/troy ounce (27/3).
  • 10:34 WIB. Brent Oil - 27,03 USD/barel (23/3), 27,15 USD/barel (24/3), 27,39 USD/barel (25/3), 26,34 USD/barel (26/3), 24,93 USD/barel (27/3).
  • 10:31 WIB. WTI Oil - 23,36 USD/barel (23/3), 24,01 USD/barel (24/3), 24,49 USD/barel (25/3), 22,60 USD/barel (26/3), 21,51 USD/barel (27/3).
  • 10:29 WIB. IDR/USD - 16.575 (23/3), 16.500 (24/3), 16.305 (26/3), 16.140 (27/3).
  • 10:27 WIB. CNY/USD - 7,0925 (23/3), 7,0630 (24/3), 7,1148 (25/3), 7,0735 (26/3), 7,0963 (27/3).
  • 10:24 WIB. JPY/USD - 111,21 (23/3), 111,22 (24/3), 111,21 (25/3), 109,60 (26/3), 107,90 (27/3).
  • 10:22 WIB. USD/GBP - 1,1550 (23/3), 1,1759 (24/3), 1,1887 (25/3), 1,2203 (26/3), 1,2457 (27/3).
  • 10:20 WIB. USD/EUR - 1,0723 (23/3), 1,0789 (24/3), 1,0882 (25/3), 1,1030 (26/3), 1,1142 (27/3).

Pakar Mikrobiologi Hong Kong Bilang Pandemi Corona Tak Berakhir Tahun Ini karena...

Pakar Mikrobiologi Hong Kong Bilang Pandemi Corona Tak Berakhir Tahun Ini karena... - Warta Ekonomi
WE Online, Hong Kong -

Seorang ahli mikrobiologi terkemuka Hong Kong memprediksi bahwa pandemi virus Corona baru, Covid-19 tidak akan berakhir tahun ini. Alasannya, karena penyebarannya sudah sangat luas.

Yuen Kwok-yung dari University of Hong Kong mengatakan dalam pandangannya, pandemi tidak akan berakhir sampai antivirus atau vaksin yang murah dan efektif tersedia atau mayoritas penduduk telah tertular virus dan mendapatkan kekebalan alami.

Baca Juga: Apa Itu Pandemi?

Dia lalu mengatakan, situasi di daratan China dan Hong Kong mungkin membaik di musim panas. Tapi, dia menyebut mungkin akan ada sebuah situasi yang terbalik, di mana virus itu justru akan dibawa oleh orang-orang di bagian bumi selatan, yang memiliki musim dingin lebih pajang ke daratan China.

"Saya pikir epidemi itu mungkin tidak akan berakhir. Akan ada apa yang saya sebut kasing terbalik. Awalnya negara-negara lain takut pada kami, sekarang kami takut pada mereka (karena membawa virus)," ucapnya, seperti dilansir South China Morning Post.

Sejak akhir Februari, infeksi Covid-19 melonjak di Korea Selatan (Korsel), Italia, dan Iran, yang menjadikan tiga negara tersebut sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak di luar China.

Yuen kemudian mendesak masyarakat, khususnya masyarakat Hong Kong untuk menghindari bepergian, setidaknya sampai akhir tahun. Dia menunjuk dua infeksi di Hong Kong yang terkait dengan grup tur yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke India.

Seorang wanita lain berusia 80-an dari kelompok yang sama juga didiagnosis menderita Covid-19, setelah kembali ke Vancouver, Kanada.

"Ketika epidemi serius, hindari bepergian ke tempat lain, kecuali jika perlu," kata Yuen.

Dia mengatakan bahwa sementara penyebaran virus secara global telah mengalihkan fokus dari pengetatan langkah-langkah perbatasan antara Hong Kong dan China daratan.

Yuen menyebut, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah situasi di daratan akan terkendali pada bulan April, atau saat mulai memasuki musim yang lebih hangat, seperti yang disarankan oleh beberapa ahli di sana.

Yuen juga mengatakan virus itu, seperti kebanyakan jenis lain, telah bermutasi, tetapi meyakinkan bahwa untuk saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus itu menjadi lebih mematikan atau mudah ditularkan. Kunci untuk memerangi epidemi, Yuen menegaskan, dimulai dengan kebersihan pribadi.

“Jika setiap orang mencuci tangannya, memakai masker setiap saat dan menjaga jarak sosial, risiko infeksi akan berkurang. Ini masalah kepatuhan. Kita tidak bisa menjaga diri dari virus selamanya, tetapi semakin lama kita menunda penyebarannya, semakin tinggi peluang mendapatkan vaksin tepat waktu," tukasnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Hong Kong, Virus Corona, Virus 2019-nCoV, COVID-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/China Daily

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.85 4,298.34
British Pound GBP 1.00 19,919.18 19,716.13
China Yuan CNY 1.00 2,306.18 2,282.75
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,311.15 16,148.85
Dolar Australia AUD 1.00 9,948.17 9,845.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.04 2,083.08
Dolar Singapura SGD 1.00 11,410.39 11,295.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,010.77 17,829.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,812.80 3,766.06
Yen Jepang JPY 100.00 15,047.19 14,893.34
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4545.571 206.667 686
2 Agriculture 935.348 17.815 22
3 Mining 1191.831 20.200 49
4 Basic Industry and Chemicals 585.812 34.750 77
5 Miscellanous Industry 756.867 69.031 51
6 Consumer Goods 1624.014 58.453 57
7 Cons., Property & Real Estate 342.828 24.949 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 793.679 25.982 79
9 Finance 1009.594 53.086 92
10 Trade & Service 580.685 10.972 170
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 138 186 48 34.78
2 RIGS 162 218 56 34.57
3 KMTR 180 238 58 32.22
4 FORU 87 110 23 26.44
5 PEGE 160 200 40 25.00
6 BRIS 160 198 38 23.75
7 FPNI 59 73 14 23.73
8 BSDE 600 740 140 23.33
9 ADHI 456 560 104 22.81
10 RUIS 150 184 34 22.67
No Code Prev Close Change %
1 BAYU 1,075 1,000 -75 -6.98
2 ENVY 173 161 -12 -6.94
3 MREI 5,350 4,980 -370 -6.92
4 ASBI 290 270 -20 -6.90
5 NZIA 348 324 -24 -6.90
6 PRAS 160 149 -11 -6.88
7 SSIA 466 434 -32 -6.87
8 ITIC 4,080 3,800 -280 -6.86
9 DUCK 438 408 -30 -6.85
10 VINS 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 3,230 290 9.86
2 BBCA 26,400 27,550 1,150 4.36
3 TLKM 2,980 3,090 110 3.69
4 BBNI 3,590 3,990 400 11.14
5 ASII 3,620 4,080 460 12.71
6 BMRI 4,470 4,940 470 10.51
7 KLBF 950 1,010 60 6.32
8 ANTM 416 460 44 10.58
9 KAEF 1,300 1,250 -50 -3.85
10 PAMG 116 119 3 2.59