Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.658 USD/Troy Ounce.
  • 16:17 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 33,82 USD/Barel.
  • 16:16 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,06 USD/Barel.
  • 16:15 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Poundsterling pada level 1,2406 USD/GBP. 
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,0867 USD/EUR.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 108,88 JPY/USD.
  • 16:11 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 2,28% terhadap Dollar AS pada level 15.880 IDR/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,38% pada level 24.300.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,37% pada level 2.825.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,11% pada level 2.567.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,23% pada level 5.747.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,04% pada level 19.345.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,61% pada level 1.836.
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,48% di akhir sesi II.

Elite Demokrat ke Jokowi: Lockdown Segera, Terus Pakai Tuh Program SBY. Jangan Gengsilah!

Elite Demokrat ke Jokowi: Lockdown Segera, Terus Pakai Tuh Program SBY. Jangan Gengsilah! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Jumlah kasus pasien positif virus Corona Covid-19 terus bertambah hingga per Rabu (18/3/2020) dengan angka menjadi 227 orang. Angka yang bertambah ini disorot karena pemerintah sejak awal menyelepelekan Corona.

Politikus Demokrat Putu Supada Rudana menilai Corona tak bisa disepelekan mengingat sudah 19 orang meninggal dunia per Rabu, hari ini. Padahal, berulang kali diingatkan termasuk oleh dirinya potensi Corona saat awalnya masih mewabah di Wuhan, China.

"Sudah berkali-kali saya sampaikan virus Corona ini akan seperti efek bola salju, yang bergulir dari kecil dan akan terus membesar seperti fenomena gunung es. Pemerintah terlalu lambat sehingga sekarang sudah 19 orang yang meninggal. Tolong pak Presiden jangan anggap sepele virus Corona ini," kata Putu, dalam keterangannya, Rabu.

Baca Juga: Hati-hati! Wilayah Ini Paling Banyak Orang dengan Gejala Corona

Putu menekankan pemerintah RI harus banyak belajar dari negara lain seperti China, Italia hingga Malaysia. Kebijakan sejumlah negara tersebut sudah memberlakukan lockdown demi menekan penyebaran Corona. Kata dia, jangan sampai angka positif Corona terus melonjak.

Menurutnya, kasus Corona di RI sudah serius. Hal ini merujuk dari awal temuan Corona kali pertama pada Senin (2/3) yang hanya dua kasus kini sudah bertambah signifikan menjadi 227 kasus. Untuk jumlah korban meninggal, ia menyinggung dalam waktu hanya 16 hari sudah 19 orang meningggal.

"Segera ambil sikap lakukan lockdown karena virus ini terus membuat masyarakat khawatir dan bingung karena masih belum terdeteksi," ujar Putu yang juga anggota Komisi VI DPR itu.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Virus Corona, COVID-19, Joko Widodo (Jokowi), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Partai Demokrat

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,342.17 4,294.39
British Pound GBP 1.00 20,236.28 20,028.46
China Yuan CNY 1.00 2,309.57 2,286.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,322.21 16,159.80
Dolar Australia AUD 1.00 10,162.21 10,059.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.82 2,083.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,448.56 11,330.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,727.55 17,544.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,765.22 3,719.17
Yen Jepang JPY 100.00 14,982.75 14,830.95
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93