Portal Berita Ekonomi Minggu, 29 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:35 WIB. Straits Times - 2.233 (23/3), 2.362 (24/3), 2.505 (25/3), 2.487 (26/3), 2.528 (27/3).
  • 09:33 WIB. IHSG - 3.989 (23/3), 3.937 (24/3), 4.338 (26/3), 4.545 (27/3).
  • 09:31 WIB. KOSPI - 1.482 (23/3), 1.609 (24/3), 1.704 (25/3), 1.686 (26/3), 1.717 (27/3).
  • 09:29 WIB. Hang Seng - 21.696 (23/3), 22.663 (24/3), 23.527 (25/3), 23.352 (26/3), 23.484 (27/3).
  • 09:27 WIB. Shanghai Composite - 2.660 (23/3), 2.722 (24/3), 2.781 (25/3), 2.764 (26/3), 2.772 (27/3).
  • 09:23 WIB. Nikkei 225 - 16.887 (23/3), 18.092 (24/3), 19.546 (25/3), 18.664 (26/3), 19.389 (27/3).
  • 09:21 WIB. FTSE 100 - 4.993 (23/3), 5.446 (24/3), 5.688 (25/3), 5.815 (26/3), 5.510 (27/3).
  • 09:19 WIB. S&P 500 - 2.237 (23/3), 2.447 (24/3), 2.475 (25/3), 2.630 (26/3), 2.541 (27/3).
  • 09:18 WIB. Dow Jones - 18.591 (23/3), 20.704 (24/3), 21.200 (25/3), 22.552 (26/3), 21.636 (27/3).
  • 09:16 WIB. Nasdaq - 7.006 (23/3), 7.553 (24/3), 7.469 (25/3), 7.897 (26/3), 7.588 (27/3).

Lagi, Trump Idekan Bagi-bagi Rp15 Juta buat Warga AS dengan Syarat...

Lagi, Trump Idekan Bagi-bagi  Rp15 Juta buat Warga AS dengan Syarat... - Warta Ekonomi
WE Online, Washington -

Saat virus corona mengancam mendorong ekonomi global menuju resesi, pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengusulkan ide tak biasa yakni membagi-bagikan uang secara gratis.

Trump dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengusulkan mengirimkan cek senilai hingga USD1000 pada warga dewasa AS untuk secara cepat memompa ratusan miliar dolar dalam ekonomi AS saat semua maskapai memangkas penerbangan dan para pejabat menutup restoran, arena olahraga dan tempat publik lainnya.

Baca Juga: Trump Gak Peduli China Marah dengan Sebutan Baru Chinese Virus dan Tetap...

Meski rincian kebijakan itu belum jelas, AS dapat meniru cara yang dilakukan pada Februari 2008, saat Resesi Besar terjadi.

Undang-undang Stimulus Ekonomi 2008 memberikan pembayaran rata-rata USD600 per orang, menyuntikkan lebih dari USD100 miliar dalam ekonomi hanya dalam beberapa bulan.

Uang itu langsung dikirim ke rekening bank oleh Badan Pendapatan Internal AS (IRS) pada para pembayar pajak yang mengisi dokumen pajak secara elektronik, atau saat pemeriksaan dokumen pada para pembayar pajak.

Individu yang tidak mampu membayar pajak federal masih harus mengisi di pernyataan IRS tahun itu untuk mendapat uang tersebut.

Para ekonom menyimpulkan ini menjadi salah satu langkah paling efektif untuk mengatasi dampak krisis ekonomi terburuk sejak 1930-an.

Program semacam itu membutuhkan persetujuan Kongres. Dukungan dari Partai Republik dan Demokrat sedang digalang.

"Kita perlu menggunakan sistem yang ada untuk memberikan uang tunai di tangan para pekerja dan keluarga mereka secepat mungkin," ungkap Senator Republik Tom Cotton di Senat.

Para pendukung langkah ini menyatakan kebijakan ini memiliki dampak paling cepat dibandingkan usulan lain, seperti pemangkasan pajak pendapatan, karena pemerintah dapat memberi uang pada warganya hanya dalam beberapa bulan dan uang itu berputar cepat kembali ke ekonomi.

"Saya pikir Anda perlu memberi uang pada orang. Mereka akan menghabiskan lebih banyak lagi," ujar Claudia Sahm, direktur kebijakan makroekonomi di Washington Center for Equitable Growth.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Donald Trump, COVID-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: (Foto/Reuters)

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.85 4,298.34
British Pound GBP 1.00 19,919.18 19,716.13
China Yuan CNY 1.00 2,306.18 2,282.75
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,311.15 16,148.85
Dolar Australia AUD 1.00 9,948.17 9,845.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.04 2,083.08
Dolar Singapura SGD 1.00 11,410.39 11,295.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,010.77 17,829.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,812.80 3,766.06
Yen Jepang JPY 100.00 15,047.19 14,893.34
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4545.571 206.667 686
2 Agriculture 935.348 17.815 22
3 Mining 1191.831 20.200 49
4 Basic Industry and Chemicals 585.812 34.750 77
5 Miscellanous Industry 756.867 69.031 51
6 Consumer Goods 1624.014 58.453 57
7 Cons., Property & Real Estate 342.828 24.949 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 793.679 25.982 79
9 Finance 1009.594 53.086 92
10 Trade & Service 580.685 10.972 170
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 138 186 48 34.78
2 RIGS 162 218 56 34.57
3 KMTR 180 238 58 32.22
4 FORU 87 110 23 26.44
5 PEGE 160 200 40 25.00
6 BRIS 160 198 38 23.75
7 FPNI 59 73 14 23.73
8 BSDE 600 740 140 23.33
9 ADHI 456 560 104 22.81
10 RUIS 150 184 34 22.67
No Code Prev Close Change %
1 BAYU 1,075 1,000 -75 -6.98
2 ENVY 173 161 -12 -6.94
3 MREI 5,350 4,980 -370 -6.92
4 ASBI 290 270 -20 -6.90
5 NZIA 348 324 -24 -6.90
6 PRAS 160 149 -11 -6.88
7 SSIA 466 434 -32 -6.87
8 ITIC 4,080 3,800 -280 -6.86
9 DUCK 438 408 -30 -6.85
10 VINS 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 3,230 290 9.86
2 BBCA 26,400 27,550 1,150 4.36
3 TLKM 2,980 3,090 110 3.69
4 BBNI 3,590 3,990 400 11.14
5 ASII 3,620 4,080 460 12.71
6 BMRI 4,470 4,940 470 10.51
7 KLBF 950 1,010 60 6.32
8 ANTM 416 460 44 10.58
9 KAEF 1,300 1,250 -50 -3.85
10 PAMG 116 119 3 2.59