Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:51 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,19% terhadap Poundsterling pada level 1,2372 USD/GBP.
  • 10:50 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Euro pada level 1,0846 USD/EUR.
  • 10:49 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 10:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yen pada level 108,04 JPY/USD.
  • 10:48 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,18% terhadap Dollar AS pada level 16.465 IDR/USD.
  • 10:47 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,28% pada level 2.526.
  • 10:45 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 2,24% pada level 21.413.
  • 10:44 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 1,72% pada level 7.487.
  • 09:42 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,97% di awal sesi I.

Angela Merkel Klaim Tantangan Terbesar Setelah PD II Itu Pandemi Corona

Angela Merkel Klaim Tantangan Terbesar Setelah PD II Itu Pandemi Corona - Warta Ekonomi
WE Online, Berlin -

Ini adalah kali pertama dalam masa jabatannya sebagai Kanselir Jerman yang telah berlangsung lebih dari 14 tahun, Angela Merkel berbicara langsung dengan publik Jerman melalui televisi. Biasanya pidato seperti ini hanya dilakukan pada tahun baru.

Dalam pidatonya pada Rabu (18/3/2020) malam di Berlin, Jerman, Kanselir Angela Merkel meminta semua orang di Jerman untuk membantu memerangi penyebaran virus corona.

Baca Juga: Jerman Perketat Zona Perbatasan Negara Tetangga

"Ini serius. Anda juga harus mengangap ini serius," kata Merkel dalam pidato televisi kepada publik Jerman.

"Sejak Perang Dunia Kedua, tidak ada tantangan bagi negara kita yang sangat membutuhkan solidaritas kita," ujar Merkel. Pada saat yang sama, kanselir juga meyakinkan bahwa "negara akan terus berfungsi, pasokan (kebutuhan pokok) tentu saja akan terus diamankan dan kami akan mempertahankan kegiatan ekonomi sebanyak mungkin."

"Pembatasan yang belum pernah ada sebelumnya”

Sempat beredar perdebatan tentang kemungkinan Jerman untuk memberlakukan jam malam seperti di negara-negara Uni Eropa lainnya. Pemerintah Jerman sebelumnya menegaskan bahwa kanselir tidak akan mengumumkan langkah-langkah pengamanan baru. Ia lebih menekankan alasan untuk melakukan pembatasan dalam kehidupan sehari-hari.

Merkel mengatakan bahwa sebagai negara demokratis, segala keputusan politik akan dilakukan secara terbuka dan dikomunikasikan dengan efektif. Ia menekankan bahwa campur tangan pemerintah federal dan negara bagian dalam kehidupan banyak orang dapat memengaruhi "citra diri (sebagai negara) demokratis."

Namun dalam situasi ini, Merkel mengatakan "ada pembatasan-pembatasan yang tidak pernah ada sebelumnya di Republik Federal (Jerman)," ujar Merkel, sambil menekankan bahwa pembatasan ini diperlukan untuk mencegah penyebaran virus yang cepat dan bahaya yang ditimbulkannya.

Pada saat yang sama, Merkel mengucapkan terima kasih kepada para pekerja medis, dan juga pekerja ritel atas pelayanan mereka. Tidak ada yang perlu khawatir tentang pasokan bahan kebutuhan pokok, tegas Merkel.

"Borong semua barang, seolah-olah tidak akan pernah ada lagi, adalah tidak masuk akal dan sama sekali tidak menunjukkan rasa solidaritas," ujarnya memperingatkan.

Bantu pengusaha kecil dan saling peduli

Ia menambahkan bahwa situasi saat ini sudah sulit bagi toko, restoran, dan para pekerja lepas. Dan, keadaan akan menjadi lebih sulit lagi dalam beberapa minggu mendatang. Tetapi ia menambahkan bahwa, "kita bisa dan akan menggunakan segala yang dibutuhkan guna membantu para wirausahawan dan karyawan lepas untuk melalui ujian yang sulit ini," kata Merkel.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Angela Merkel, Jerman, COVID-19, Virus Covid-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Hannibal Hanschke

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4531.685 65.648 687
2 Agriculture 924.089 9.599 22
3 Mining 1194.094 19.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 601.298 24.602 78
5 Miscellanous Industry 736.578 21.582 51
6 Consumer Goods 1704.035 64.759 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.391 -2.538 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 802.387 12.629 79
9 Finance 971.863 -0.770 92
10 Trade & Service 594.509 3.064 170
No Code Prev Close Change %
1 SOCI 85 114 29 34.12
2 HKMU 73 94 21 28.77
3 ELSA 141 181 40 28.37
4 SAMF 218 272 54 24.77
5 ARTO 915 1,140 225 24.59
6 DUCK 442 550 108 24.43
7 MPRO 925 1,135 210 22.70
8 RAJA 86 104 18 20.93
9 CARS 50 60 10 20.00
10 GWSA 82 98 16 19.51
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 400 372 -28 -7.00
2 AGII 505 470 -35 -6.93
3 POLL 10,150 9,450 -700 -6.90
4 ENVY 131 122 -9 -6.87
5 GEMA 350 326 -24 -6.86
6 NASA 234 218 -16 -6.84
7 AMAN 234 218 -16 -6.84
8 MAPA 1,830 1,705 -125 -6.83
9 SSIA 410 382 -28 -6.83
10 LAND 498 464 -34 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,930 2,870 -60 -2.05
2 REAL 57 61 4 7.02
3 MNCN 900 1,000 100 11.11
4 PAMG 114 107 -7 -6.14
5 BBCA 27,400 27,050 -350 -1.28
6 TELE 118 140 22 18.64
7 PURA 77 75 -2 -2.60
8 ISSP 148 146 -2 -1.35
9 TLKM 3,100 3,130 30 0.97
10 BBNI 3,680 3,850 170 4.62