Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Yuan pada level 7,0695 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,31% terhadap Dollar AS pada level 16.250 IDR/USD.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,17% pada level 23.970.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,19% pada level 2.815.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,57% pada level 2.531.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,90% pada level 5.596.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,13% pada level 19.353.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,90% pada level 1.807.

Geger karena Kematian Meningkat, Italia Bahkan Imbau Dokter Pensiun Tangani Corona

Geger karena Kematian Meningkat, Italia Bahkan Imbau Dokter Pensiun Tangani Corona - Warta Ekonomi
WE Online, Roma, Italia -

Wilayah utara Lombardy, Italia mengimbau dokter dan perawat yang baru pensiun untuk kembali bekerja, Rabu (18/3/2020). Keputusan ini dilakukan dalam upaya membantu petugas media yang kewalahan oleh krisis penyebaran virus corona.

"Saya mengimbau dengan tulus semua dokter, perawat, dan tenaga medis yang telah pensiun dalam dua tahun terakhir untuk membantu kami dalam keadaan darurat ini," kata Gubernur Lombardy Attilio Fontana.

Baca Juga: Percepat Wisuda 10.000 Dokter Muda, Langkah Besar Italia Perangi Virus Corona

Italia adalah negara yang paling parah terkena dampak virus corona di luar China. Italia mencatatkan 2.503 orang meninggal dan 31.506 kasus telah dikonfirmasi sejak 21 Februari. Dari total jumlah tersebut, sekitar 65 persen kematian yang terjadi di Lombardy dengan kapasitas rumah sakit sedang dalam titik puncak.

Kapasitas yang berlebih ini menjadi lebih berat dengan kondisi dokter, perawat, dan penjaga rumah sakit yang ikut jatuh sakit, bahkan beberapa meninggal. Kelompok penelitian Yayasan Gimbe mengungkapkan, data yang dipasok oleh otoritas kesehatan nasional Italia menunjukkan antara 11-17 Maret sekitar 2.529 petugas kesehatan telah dites positif terkena virus corona. Jumlah itu menyumbang 8,3 persen dari total kasus secara nasional.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah pun meminta bantuan dari dokter dan perawat yang pensiun. Fontana mendesak staf di fasilitas medis swasta dan spesialis pertolongan pertama untuk melangkah maju.

Saat ini wilayah tersebut sedang bergegas untuk mengubah pusat pameran Fiera Milano menjadi rumah sakit darurat. Pengalihfungsian ini akan menambah tempat tidur perawatan intensif yang sangat dibutuhkan.

Italia punya kebutuhan mendesak akan lebih banyak staf medis. Sebelumnya pemerintah telah mengumumkan ada 10 ribu mahasiswa kedokteran yang siap melayani sembilan bulan sebelum kelulusan. Pemerintah membatalkan ujian akhir mereka dalam upaya menerjunkan untuk merawat orang sakit di rumah.

Pejabat memperingatkan jika insiden kasus baru tidak melambat, mereka mungkin harus memperpanjang karantina yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pemerintah sudah memerintahkan restoran, bar, dan sebagian besar toko tutup hingga 25 Maret.

Selain itu, pemerintah juga menutup sekolah dan universitas serta menyuruh semua orang tinggal di rumah kecuali benar-benar penting sampai 3 April. Sejak pembatasan ditingkatkan pada 12 Maret, jumlah kasus baru meningkat lebih dari dua kali lipat. Sementara kematian meningkat lebih dari tiga kali lipat.

"Saya tidak tahu apakah langkah-langkah akan diperpanjang melampaui 3 April. Kami akan membuat keputusan berdasarkan jumlah dan peristiwa. Saya tidak bisa mengesampingkannya. Kami akan melihat dalam beberapa hari mendatang," kata Menteri Infrastruktur Paola De Micheli.

Pembatasan yang lebih keras mungkin diperlukan jika situasinya tidak membaik dan mengatakan terlalu banyak orang menentang penguncian. Angka infeksi terus meninggi, bukan malah menurun.

Pemerintah  meminta warga untuk tinggal di rumah dan menghindari keramaian. Akan sangat berbahaya untuk diri sendiri dan nyawa orang lain ketika meninggalkan rumah.

Selain Italia, Iran pun menjadi negara yang terpukul keras akibat penyebaran virus corona. Jumlah kematian Iran akibat virus corona naik menjadi 1.192 dengan 147 kematian baru dalam 24 jam terakhir. Pejabat Kementerian Kesehatan mengatakan jumlah total orang yang terinfeksi di seluruh negeri telah mencapai 17.361 dan jumlah meninggal mencapai 1,135 orang, Rabu (18/3).

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Italia, COVID-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Noel Celis

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93