Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,23% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,86% terhadap Dollar AS pada level 16.450 IDR/USD.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,19% pada level 23.085.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,57% pada level 2.734.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,75% pada level 2.437.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 4,02% pada level 5.444.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 4,50% pada level 18.065.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 3,94% pada level 1.685.

Awas! Berani Tak Patuhi Lockdown, Warga Malaysia Siap-siap Diciduk Tentara

Awas! Berani Tak Patuhi Lockdown, Warga Malaysia Siap-siap Diciduk Tentara - Warta Ekonomi
WE Online, Kuala Lumpur -

Malaysia akan menggunakan pasukannya jika warga terus mengabaikan prosedur membatasi pergearkan atau lockdown, termasuk dilarang keluar rumah selama dua minggu untuk membendung pandemi virus corona.

"Jika tidak ada pilihan, dan kepatuhan masih di 60 persen-70 persen, saya percaya bahwa kemungkinan besar tentara akan dikerahkan," kata Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengutip Bloomberg, Kamis (19/3/2020).

Baca Juga: Sepi dan Lengang, Begini Suasana Malaysia Usai Di-Lockdown

Malaysia resmi memberlakukan lockdown pada Rabu 18 Maret, sehingga warga dilarang pergi ke luar negeri, menutup sekolah, toko, dan banyak layanan publik hingga 31 Maret.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mendesak orang-orang untuk tinggal di rumah dan memperingatkan pemerintah bisa saja memperpanjang prosedur lockdown jika langkah itu gagal memberantas virus corona.

Malaysia merupakan negara yang paling parah terdampak virus di Asia Tenggara, dengan jumlah kasus 790 kasus, dan dua kematian.

Prosedur lockdown di Malaysia akan berlaku hingga hingga 31 Maret. Perintah termasuk melarang pertemuan publik, dan semua acara keagamaan, olahraga, sosial dan budaya.

Muhyiddin selama pidatonya kembali mengingatkan warga agar tinggal di rumah, karena pada Selasa banyak warga yang melakukan perjalanan untuk pulang kampung serta berkerumun untuk mendapatkan tiket.

"Tujuan dari perintah ini bukan untuk Anda kembali ke kota asal Anda, untuk menghadiri acara, pergi berbelanja, berjalan-jalan di taman atau mengunjungi tempat-tempat liburan," tegas Muhyiddin.

“Tetap di tempatmu. Mereka yang berada di Kuala Lumpur, tinggal di Kuala Lumpur. Mereka yang berada di Johor Baru, tinggal di Johor Baru. Yang di Penang, tinggal di Penang. Jika Anda berencana untuk kembali ke kota asal Anda, batalkan rencana itu."

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Malaysia, Lockdown, COVID-19, Virus Covid-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Foto/Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,382.32 4,336.42
British Pound GBP 1.00 20,417.60 20,206.27
China Yuan CNY 1.00 2,329.85 2,305.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,495.07 16,330.94
Dolar Australia AUD 1.00 10,106.53 10,001.07
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.41 2,106.16
Dolar Singapura SGD 1.00 11,590.13 11,470.77
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,164.37 17,982.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,838.74 3,786.45
Yen Jepang JPY 100.00 15,300.13 15,145.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4466.037 -72.893 687
2 Agriculture 914.490 -13.968 22
3 Mining 1175.076 -9.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 576.696 -3.566 78
5 Miscellanous Industry 714.996 -18.031 51
6 Consumer Goods 1639.276 -19.862 57
7 Cons., Property & Real Estate 328.929 -9.482 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.758 -15.676 79
9 Finance 972.633 -17.041 92
10 Trade & Service 591.445 -10.829 170
No Code Prev Close Change %
1 YULE 160 216 56 35.00
2 SAMF 162 218 56 34.57
3 ISSP 110 148 38 34.55
4 ACST 232 290 58 25.00
5 DUCK 354 442 88 24.86
6 ARTO 735 915 180 24.49
7 DAYA 392 466 74 18.88
8 TALF 242 278 36 14.88
9 GDST 51 58 7 13.73
10 KREN 266 300 34 12.78
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 100 93 -7 -7.00
2 SMRA 400 372 -28 -7.00
3 CASA 430 400 -30 -6.98
4 MIKA 2,150 2,000 -150 -6.98
5 PSGO 115 107 -8 -6.96
6 ASJT 101 94 -7 -6.93
7 IDPR 260 242 -18 -6.92
8 JAST 580 540 -40 -6.90
9 ULTJ 1,595 1,485 -110 -6.90
10 AGRS 145 135 -10 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 2,930 -90 -2.98
2 BBCA 27,625 27,400 -225 -0.81
3 BRPT 725 745 20 2.76
4 BBNI 3,820 3,680 -140 -3.66
5 TLKM 3,160 3,100 -60 -1.90
6 BMRI 4,680 4,610 -70 -1.50
7 KLBF 1,200 1,165 -35 -2.92
8 ASII 3,900 3,770 -130 -3.33
9 KAEF 1,310 1,285 -25 -1.91
10 REAL 55 57 2 3.64