Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.610 USD/troy ounce.
  • 16:02 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 31,15 USD/barel.
  • 16:01 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 25,42 USD/barel.
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,90% terhadap Poundsterling pada level 1,2284 USD/GBP.
  • 16:00 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,56% terhadap Euro pada level 1,0797 USD/EUR.
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Yen pada level 108,28 JPY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,39% terhadap Dollar AS pada level 16.430 IDR/USD.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,19% pada level 23.236.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 2.763.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 2,51% pada level 2.391.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,13% pada level 5.418.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,01% pada level 17.820.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,03% pada level 1.725.
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 2,02% di akhir sesi II.

Tahun 2020, Dhirga Surya Sumut Siap Hadapi Tantangan dengan Cara Ini

Tahun 2020, Dhirga Surya Sumut Siap Hadapi Tantangan dengan Cara Ini - Warta Ekonomi
WE Online, Medan -

Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Sumatera Utara, PT Dhirga Surya, tahun 2020 ini siap hadapi tantangan dalam memajukan perusahaan tersebut. 

Direktur Utama Dhirga Surya, Isfan F. Fachruddin, mengatakan bahwa dalam menyikapi tantangan tersebut, pihaknya menggelar workshop, di mana tujuannya agar planning yang telah dibuat menjadi tolak ukur kedepannya. 

"Dalam workshop ini kita sengaja mengundang pakar hukum yang benar benar ahlinya dalam memajukan sebuah perusahaan, kemudian stackhoder yang ada, semua yang kita undang ini adalah agar menjadikan BUMD atau PT Dhirga Surya semakin matang dalam mengerjakan planning tersebut," katanya selesai acara workshop di kantor PT Dhirga Surya, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (19/3/2020).

Baca Juga: OMG! Dolar AS Bombardir Emerging Market, Rupiah Paling Babak Belur Kedua Setelah Afrika Selatan!

Dikatakannya, dalam menghadirkan pakar seperti Ningrum Natasya Sirait untuk dapat melihat peluang bisnisnya, sebab sebetulnya peluang bisnis yang ada di PT Dhirga Surya ini sangat besar.

"Kita harapkan bahwa kemampuan BUMD, yakni di PT Dhirga Surya ini bisa lebih besar dibandingkan dengan hanya mengharapkan atau menunggu uluran tangan dari Pemprovsu saja," ujarnya.

Menurutnya, selama ini dengan sudah adanya SK kepada PT Dhirga Surya, itu sudah menjadikan kekuatan atau uluran tangan untuk mencapai planning tersebut.

Baca Juga: Puan Maharani Tegas: Corona Serang Gak Pandang Bulu, Negara Harus Hadir! Lawan!

"Pemprovsu sudah mengeluarkan uluran tangan namun bagaimana BUMD ini bisa mensikapinya, seperti contohnya bagaimana sebagai tercantum di Perda yang ada di tahun 2014, sudah jelas bahwa ada penyertaan modal kemudian kita juga sudah ada hubungan dengan melakukan kerjasama dengan pihak lainnya," katanya.

Kendati begitu, di samping itu sebenarnya ada yang lebih potensial lagi tanpa harus menunggu dari Pemprovsu sendiri. Dhirga Surya tidak ingin sebagai satu lembaga yang disiapkan hanya untuk menunggu suapan-suapan dari Pemprovsu.

Baca Juga: Dekati Rp16.000, Perfoma Rupiah Terhadap Dolar AS Paling Anjlok Se-ASEAN di Awal Tahun 2020

"Prinsip saya adalah sangat berharap jika memang tidak diberi kesempatan untuk permodalan yang ada, bukalah kesempatan untuk kita bisa menggunakan dengan dana pihak ketiga, disini bukan kita mau melepaskan akan tetapi lakukanlah, sebenarnya seperti perusahaan yang layaknya," ujarnya.

Untuk anggaran pertahun saat ini pihaknya punya program di lima mess dan juga mempunyai dua program, yaitu plan A yang digunakan untuk membangun satu buah hotel yang menyediakan ruang pertemuan untuk bisnis, pesta dan serbaguna.

"Kemudian plan B untuk membuat mess, maupun hotel dan ini anggaranya sebesar Rp220 milyar, ini merupakan peluang besar karena apa? Dari itu kita berharap diberi kesempatan untuk bisa mengunakannya," katanya.

Baca Juga: Salut! Miliarder Abramovich Bikin Hotel Chelsea Gratis untuk Staf Rumah Sakit Selama Krisis Corona

Sehingga pihaknya sangat terfokus di tahun 2020 adalah pembangunan mess karena perencanaan yang tersusun mulai dari awal itu perlu waktu 6 sampai 7 bulan. Sebab pihaknya tak ingin terjadi seperti terjadi ditempat lain seperti pembangunan sudah hampir jadi namun amdalnya belum diurus dan itu jadi malu.

"Jadi dalam planning-planning pembangunan kita memang harus fokus dan kerja yang baik, sebab kita perusahaan Pemprovsu harus lebih baik, masak kita BUMD tapi kita sendiri yang tidak patuh pada aturan,sehingga dengan acara inilah kita sangat butuh dukungan dengan melibatkan beberapa stackholder terkait," pungkasnya. (khairunnisak lubis)

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: PT Dhirga Surya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Properti

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Khairunnisak Lubis

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80