Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Yuan pada level 7,0695 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,31% terhadap Dollar AS pada level 16.250 IDR/USD.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,17% pada level 23.970.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,19% pada level 2.815.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,57% pada level 2.531.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,90% pada level 5.596.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,13% pada level 19.353.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,90% pada level 1.807.

Deddy Sitorus: Kepala Daerah Harus Fokus Tangani Corona di Daerahnya

Deddy Sitorus: Kepala Daerah Harus Fokus Tangani Corona di Daerahnya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevri Sitorus meminta seluruh kepala daerah, khususnya gubernur, untuk tetap berada di daerahnya guna memimpin penanganan penyebaran virus corona (Covid-19). Deddy juga meminta pemerintah pusat mengawasi kinerja kepala daerah dalam menangani penyebaran wabah tersebut. 

"Inilah saatnya peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat sangat diperlukan. Jangan mau enaknya saja," kata Deddy, melalui pernyataan tertulis kepada wartawan, Sabtu (21/3/2020).

Deddy melanjutkan, kewajiban gubernur mengurangi perjalanan dinas dan ke luar negeri sesuai arahan Presiden dan Menteri Dalam Negeri. Menurut dia, gubernur harus memiliki rencana mitigasi yang kongkrit untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona dan dampaknya terhadap dimensi kesehatan maupun dimensi ekonomi. 

"Meski perjalanan dalam negeri tidak dilarang pemerintah pusat, kepala daerah sebaiknya lebih fokus di daerah masing-masing," ujar politikus PDI Perjuangan tersebut.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalimantan Utara, secara khusus dia meminta kepala daerah di dapilnya lebih serius mengantisipasi dan menyiapkan rencana penanganan penyebaran virus corona.

Pasalnya, Kaltara termasuk daerah rentan penyebaran virus corona karena perbatasan darat dan lautnya terlalu banyak dan sulit diawasi. Terlebih negara di sekililingnya, Sabah, Filipina, Taiwan, China, sudah diserang pandemi sehingga ada kemungkinan terjadi eksodus WNI dan TKI yang kembali ke dalam negeri.

"Tangani corona, waktunya bekerja konkret dan menunjukkan kemampuan memimpin. Jangan sampai justru oemimpin tertinggi di daerah malah tiduran di Jakarta, sambubg Deddy. Realokasi APBD sudah dimungkinkan untuk memperkuat tenaga medis & sarana kesehatan yang sangat terbatas di Kaltara," ungkap Deddy.

Ia meminta Kaltara harus punya modelling system untuk mengantisipasi kondisi kedaruratan. Perlu dihitung kesiapan peralatan kesehatan pendukung, para medis, obat-obatan, jumlah fasilitas isolasi hingga penanganan fase kritis. Apakah Kaltara sudah siap, tutup Deddy.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Komisi VI DPR RI

Penulis/Editor: Ferry Hidayat

Foto: Gesuri

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93