Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,39% terhadap Dollar AS pada level 16.430 IDR/USD.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,19% pada level 23.236.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 2.763.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 2,51% pada level 2.391.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,13% pada level 5.418.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,01% pada level 17.820.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,03% pada level 1.725.

Jokowi Tekankan Hal Ini untuk Godok Cara Baru Tambal Defisit Keuangan BPJS Kesehatan

Jokowi Tekankan Hal Ini untuk Godok Cara Baru Tambal Defisit Keuangan BPJS Kesehatan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Presiden Joko Widodo mengaku sedang menyiapkan dasar hukum baru untuk menambal defisit keuangan BPJS Kesehatan. Ini mengingat kenaikan iuran yang diharapkan sebelumnya harus dibatalkan akibat putusan hukum.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Karena keputusan itu mengikat, maka perlu ada cara baru menghadapi hal tersebut terutama pada situasi merebaknya virus corona atau Covid-19 di Tanah Air.

Baca Juga: Alhamdulillah BPJS Akan Tanggung Biaya Pasien Corona, Sumber Dananya dari . . .

"Oleh sebab itu saya tekankan beberapa hal, pertama penyelesaian dasar hukum baru yang dibutuhkan untuk pembiayaan sehingga terhadap kepastian pelayanan yang baik bagi pasien maupun pihak rumah sakit," kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Menurut Jokowi, negara punya kewajiban menjamin kesehatan masyarakat. Di tengah situasi inilah, kata dia, diharapkan beban pembiayaan akan diatur sedemikian rupa. Salah satu caranya kemungkinan suntikan uang kas negara supaya pelayanan kesehatan tetap beroperasi secara maksimal.

"Siapkan beban biaya pelayanan kesehatan atas penanganan bencana wabah Covid-19 ini dalam APBN maupun APBD. Kita harus memastikan gubernur, bupati, wali kota juga melakukan realokasi anggaran APBD untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terpapar Covid-19," kata dia.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga menginstruksikan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, menjamin fasilitas dan pelayanan kepada para masyarakat tetap terjaga. Menurut dia, jaminan terhadap rumah sakit sekaligus kesehatan pasien sangat penting.

"Hal ini difokuskan untuk menjaga rumah sakit dapat berfungsi penuh, terutama alur penjaminan pasien dalam perawatan serta proses percepatan pembayaran dan yang dibayarkan kepada rumah sakit," tuturnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), BPJS Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80