Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,47% di akhir sesi II.
  • 12:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% tehadap Poundsterling pada level 1,2405 USD/GBP.
  • 12:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Euro pada level 1,0944 USD/EUR.
  • 12:56 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yen pada level 107,30 JPY/USD.
  • 12:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.585 USD/Troy Ounce.
  • 12:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 26,80 USD/Barel.
  • 12:54 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 21,79 USD/Barel.
  • 11:30 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,12% di akhir sesi I.

Bukan Lagi Sindiran, Media Asing Bilang Indonesia Bakal Ada di Jurang Pandemi Corona karena...

Bukan Lagi Sindiran, Media Asing Bilang Indonesia Bakal Ada di Jurang Pandemi Corona karena... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pandemi virus Corona atau Covid-19 yang mewabah Indonesia tidak lepas dari pantauan media asing. Indonesia dinilai bisa menjadi pusat pandemi virus Corona jika berkaca sistem kesehatan yang ada.

"Indonesia mengalami kekurangan yang signifikan pada tempat tidur rumah sakit, staf medis, dan fasilitas perawatan intensif karena para pakar kesehatan memperingatkan bahwa negara itu akan menjadi episentrum baru pandemi virus Corona, menurut data yang ditinjau oleh Reuters," begitu bunyi laporan kantor berita yang berpusat di Inggris itu dalam laporan berjudul "Indonesia's health system on the brink as coronavirus surge looms".

Baca Juga: China Siap Bagikan Resep Lawan Pandemi Corona dengan Indonesia, Menlu Retno Jawab...

Jika artikan, judul berita itu menjadi Sistem Kesehatan Indonesia di Ambang Jurang Ketika Gelombang Virus Corona Muncul.

Menurut Reuters, Indonesia menghadapai lonjakan kasus virus Corona setelah respons pemerintah yang lambat menutup skala wabah. Saat berita ini ditulis, tercatat 686 kasus infeksi virus Corona.

Namun data ini dilihat sebagai mengecilkan skala infeksi karena tingkat pengujian yang rendah dan tingkat kematian yang tinggi. Indonesia telah melaporkan 55 kematian, tertinggi di Asia Tenggara.

Sebuah studi oleh Pusat Pemodelan Matematika untuk Penyakit Menular yang berbasis di London yang dirilis pada hari Senin memperkirakan bahwa hanya 2 persen dari infeksi virus Corona di Indonesia telah dilaporkan. Itu akan membawa jumlah sebenarnya (infeksi virus Corona) menjadi sebanyak 34.300, yang lebih banyak dari Iran.

Pemodelan lainnya memproyeksikan bahwa kasus dapat meningkat hingga 5 juta di Ibu Kota, Jakarta, pada akhir April di bawah skenario terburuk.

"Kami telah kehilangan kendali, itu telah menyebar di mana-mana," Ascobat Gani, seorang ekonom kesehatan masyarakat.

“Mungkin kita akan mengikuti Wuhan atau Italia. Saya pikir kita berada dalam kisaran itu," imbuhnya seperti dinukil dari Reuters, Kamis (26/3/2020).

Namun pemerintah mengatakan dampak virus tidak akan separah itu.

"Kami tidak akan seperti itu," kata Achmad Yurianto, juru bicara penanganan Corona, merujuk pada perbandingan dengan wabah di Italia dan China.

"Yang penting adalah kita mengerahkan orang-orang ... mereka harus menjaga jarak."

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Virus 2019-nCoV, COVID-19, Virus Covid-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4466.037 -72.893 687
2 Agriculture 914.490 -13.968 22
3 Mining 1175.076 -9.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 576.696 -3.566 78
5 Miscellanous Industry 714.996 -18.031 51
6 Consumer Goods 1639.276 -19.862 57
7 Cons., Property & Real Estate 328.929 -9.482 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.758 -15.676 79
9 Finance 972.633 -17.041 92
10 Trade & Service 591.445 -10.829 170
No Code Prev Close Change %
1 YULE 160 216 56 35.00
2 SAMF 162 218 56 34.57
3 ISSP 110 148 38 34.55
4 ACST 232 290 58 25.00
5 DUCK 354 442 88 24.86
6 ARTO 735 915 180 24.49
7 DAYA 392 466 74 18.88
8 TALF 242 278 36 14.88
9 GDST 51 58 7 13.73
10 KREN 266 300 34 12.78
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 100 93 -7 -7.00
2 SMRA 400 372 -28 -7.00
3 CASA 430 400 -30 -6.98
4 MIKA 2,150 2,000 -150 -6.98
5 PSGO 115 107 -8 -6.96
6 ASJT 101 94 -7 -6.93
7 IDPR 260 242 -18 -6.92
8 JAST 580 540 -40 -6.90
9 ULTJ 1,595 1,485 -110 -6.90
10 AGRS 145 135 -10 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 2,930 -90 -2.98
2 BBCA 27,625 27,400 -225 -0.81
3 BRPT 725 745 20 2.76
4 BBNI 3,820 3,680 -140 -3.66
5 TLKM 3,160 3,100 -60 -1.90
6 BMRI 4,680 4,610 -70 -1.50
7 KLBF 1,200 1,165 -35 -2.92
8 ASII 3,900 3,770 -130 -3.33
9 KAEF 1,310 1,285 -25 -1.91
10 REAL 55 57 2 3.64