Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:29 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.589 USD/troy ounce.
  • 16:28 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 27,02 USD/barel.
  • 16:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 22,16 USD/barel.
  • 16:27 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,43% terhadap Poundsterling pada level 1,2424 USD/GBP.
  • 16:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Euro pada level 1,0927 USD/EUR.
  • 16:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:23 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yen pada level 107,30 JPY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 16.495 IDR/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,84% pada level 23.280.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,69% pada level 2.780.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,42% pada level 2.450.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,64% pada level 5.489.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,37% pada level 17.818.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,34% pada level 1.724.
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,47% di akhir sesi II.

Corona Tak Terbendung, Menkes Era SBY Memohon ke Jokowi

Corona Tak Terbendung, Menkes Era SBY Memohon ke Jokowi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bertambah banyaknya warga yang terjangkiti virus corona atau Covid-19 membuat beberapa kalangan menyerukan pemerintah untuk meminta bantuan dari kalangan profesional agar bisa meredakan wabah tersebut.

Salah satu yang disebut-sebut adalah Siti Fadilah Supari, Menteri Kesehatan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang saat ini mendekam di penjara sejak 2017, akibat vonis Pengadilan Tipikor dalam kasus dugaan korupsi alat kesehatan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Siti Fadilah Supari, seorang jenius Indonesia yang menjadi korban akibat kekeliruan penegakan hukum, untuk itu penting dia segera dibebaskan agar dapat membantu Indonesia menangani Covid-19," kata pengusaha muda Satrio Aji Wibowo, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Skenario Terburuk: Akhir April 5 Juta Orang Jakarta Terjangkit Virus Corona

"Saya percaya duet antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Fadilah Supari dapat membuat Indonesia menang dalam berperang melawan Covid-19, apalagi Ibu Fadilah berpengalaman mencegah dunia dari pandemik flu burung pada 2006 lalu," sambungnya.

Selain karena alasan penegakan hukum dan kepentingan Indonesia dalam memerangi Covid-19, Satrio menilai pembebasan Siti Fadilah karena alasan kemanusiaan jasa-jasanya kepada bangsa Indonesia. Saat ini usia Menkes 2004-2009 tersebut sudah 70 tahun, dan ia telah menjalani 2/3 dari masa hukumannya.

"Ibu Fadilah saat ini sudah berusia 70 tahun, usia yang tidak muda lagi untuk hidup di Penjara, dan ia juga telah menjalani 3/4 masa hukumannya, untuk itu saya meminta kepada Pak Jokowi untuk membebaskan beliau atas nama kemanusiaan dan penegakan hukum," ujar Satrio.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Virus Corona, COVID-19, Siti Fadilah Supari, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4466.037 -72.893 687
2 Agriculture 914.490 -13.968 22
3 Mining 1175.076 -9.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 576.696 -3.566 78
5 Miscellanous Industry 714.996 -18.031 51
6 Consumer Goods 1639.276 -19.862 57
7 Cons., Property & Real Estate 328.929 -9.482 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.758 -15.676 79
9 Finance 972.633 -17.041 92
10 Trade & Service 591.445 -10.829 170
No Code Prev Close Change %
1 YULE 160 216 56 35.00
2 SAMF 162 218 56 34.57
3 ISSP 110 148 38 34.55
4 ACST 232 290 58 25.00
5 DUCK 354 442 88 24.86
6 ARTO 735 915 180 24.49
7 DAYA 392 466 74 18.88
8 TALF 242 278 36 14.88
9 GDST 51 58 7 13.73
10 KREN 266 300 34 12.78
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 100 93 -7 -7.00
2 SMRA 400 372 -28 -7.00
3 CASA 430 400 -30 -6.98
4 MIKA 2,150 2,000 -150 -6.98
5 PSGO 115 107 -8 -6.96
6 ASJT 101 94 -7 -6.93
7 IDPR 260 242 -18 -6.92
8 JAST 580 540 -40 -6.90
9 ULTJ 1,595 1,485 -110 -6.90
10 AGRS 145 135 -10 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 2,930 -90 -2.98
2 BBCA 27,625 27,400 -225 -0.81
3 BRPT 725 745 20 2.76
4 BBNI 3,820 3,680 -140 -3.66
5 TLKM 3,160 3,100 -60 -1.90
6 BMRI 4,680 4,610 -70 -1.50
7 KLBF 1,200 1,165 -35 -2.92
8 ASII 3,900 3,770 -130 -3.33
9 KAEF 1,310 1,285 -25 -1.91
10 REAL 55 57 2 3.64