Portal Berita Ekonomi Rabu, 01 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2408 USD/GBP.
  • 20:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,72% terhadap Euro pada level 1,0968 USD/EUR.
  • 20:55 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,42% terhadap Yen pada level 108,21 JPY/USD.
  • 20:54 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.609 USD/troy ounce.
  • 20:53 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 22,73 USD/barel.
  • 20:35 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 20,97 USD/barel.
  • 16:56 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:44 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,17% terhadap Dollar AS pada level 16.310 IDR/USD.
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,13% pada level 5.682.
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,85% pada level 23.603.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,11% pada level 2.750.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 2,15% pada level 2.468.
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,88% pada level 18.917.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,19% pada level 1.754.

Kinerja dan Bisnis Perusahaan Kena 'Gebuk' Covid-19, BTN Putar Otak Lakukan. . . .

Kinerja dan Bisnis Perusahaan Kena 'Gebuk' Covid-19, BTN Putar Otak Lakukan. . . . - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Manajemen PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mengaku bahwa wabah Covid-19 turut menjadi penyebab terjadinya supply-demand shock yang berujung pada menurunnya pertumbuhan ekonomi global. Berbagai kebijakan atau stimulus moneter dilakukan oleh sejumlah bank sentral dunia, salah satunya adalah dengan penurunan suku bunga dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang lebih baik.

Baca Juga: Berkat BCA, BRI, dan Mandiri, Pasar Modal Bagai Ketiban Durian Runtuh!

Baca Juga: Selamatkan Nasib Karyawan dari Gelombang PHK Akibat Corona, Jokowi Rilis Kebijakan. . .

Kepala Departemen Corporate Secretary BTN, Suwandi, mengungkapkan bahwa Indonesia pun turut memeberikan berbagai stimulus di sektor moneter, fiskal, dan keuangan sebagai langkah untuk menjaga daya beli masyarakat. Kendati begitu, pihaknya tak dapat memungkiri bahwa hal itu belum cukup mampu untuk memulihkan pertumbuhan perekonomian nasional di tahun 2020 ini sebagaimana yang diharapkan sebelumnya.

"Pertumbuhan ekonomi global dan domestik yang awalnya diperkirakan akan dapat rebound di tahun 2020 ini ternyata dihadapkan pada penurunan pertumbuhan lanjutan dan diperkirakan baru akan rebound di tahun 2021," ujar Suwandi, Jakarta, Kamis (26/03/2020).

Baca Juga: Rupiah is Back! Berani Unjuk Gigi, Rupiah Serang Dolar AS Habis-Habisan dan Jadi Penguasa Dunia!

Ia menambahkan, kinerja perbankan nasional juga diperkirakan masih akan tertekan, termasuk kinerja finansial dan bisnis BTN. Pasalnya, Suwandi menyebut, permintaan sektor properti segmen menengah-atas masih terbatas karena dipengaruhi oleh aksi wait and see konsumen terhadap dinamika makro yang berdampak pada melambatnya penjualan KPR dan repayment capacity (RPC) developer.

Baca Juga: BTN Maksimalkan WFH dan Sesuaikan Jam Layanan

"Sebagai langkah mitigasi perlambatan pertumbuhan kredit, strategi pertumbuhan kredit di tahun 2020 difokuskan untuk memaksimalkan porsi Bank BTN pada program KPR Subsidi dan mengembangan bisnis KPR Nonsubsidi di segmen low ticket size melalui program KPR Harapan (KPR dengan harga rumah lebih kurang Rp350 juta)," sambungnya.

Tak hanya itu, BTN pun berupaya untuk meningkatkan penghimpunan DPK dengan strategi penjualan produk secara bundling melalui program BTN Solusi dan upaya update fitur mobile banking, implementasi EDC, dan kerja sama merchant untuk meningkatkan DPK melalui transaksi nasabah.

Baca Juga

Tag: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), COVID-19, Virus Covid-19, Virus Corona, Perbankan, Pertumbuhan Ekonomi

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: BTN

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,378.77 4,334.04
British Pound GBP 1.00 20,294.58 20,084.50
China Yuan CNY 1.00 2,321.48 2,296.76
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,448.84 16,285.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.29 10,044.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,121.17 2,100.04
Dolar Singapura SGD 1.00 11,552.77 11,437.02
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,138.14 17,951.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,812.01 3,769.72
Yen Jepang JPY 100.00 15,163.02 15,009.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4538.930 124.430 687
2 Agriculture 928.458 27.628 22
3 Mining 1184.094 25.232 49
4 Basic Industry and Chemicals 580.262 22.496 78
5 Miscellanous Industry 733.027 17.548 51
6 Consumer Goods 1659.138 97.743 57
7 Cons., Property & Real Estate 338.411 0.855 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 805.434 16.329 79
9 Finance 989.674 10.245 92
10 Trade & Service 602.274 28.573 170
No Code Prev Close Change %
1 SAMF 120 162 42 35.00
2 ACST 172 232 60 34.88
3 PNLF 158 212 54 34.18
4 ALKA 300 374 74 24.67
5 ARTO 590 735 145 24.58
6 DADA 318 396 78 24.53
7 IDPR 210 260 50 23.81
8 PDES 610 755 145 23.77
9 AGII 440 540 100 22.73
10 KOTA 420 515 95 22.62
No Code Prev Close Change %
1 PEGE 189 176 -13 -6.88
2 TRST 378 352 -26 -6.88
3 MAPA 2,110 1,965 -145 -6.87
4 KIJA 131 122 -9 -6.87
5 HRME 655 610 -45 -6.87
6 DUCK 380 354 -26 -6.84
7 STTP 6,975 6,500 -475 -6.81
8 GOLD 192 179 -13 -6.77
9 INAI 356 332 -24 -6.74
10 TAMU 193 180 -13 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,010 3,020 10 0.33
2 BBCA 27,475 27,625 150 0.55
3 TLKM 3,140 3,160 20 0.64
4 PURA 79 80 1 1.27
5 BBNI 3,720 3,820 100 2.69
6 KAEF 1,165 1,310 145 12.45
7 KLBF 1,045 1,200 155 14.83
8 BMRI 4,600 4,680 80 1.74
9 PAMG 111 122 11 9.91
10 ASII 3,800 3,900 100 2.63