Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Yuan pada level 7,0695 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,31% terhadap Dollar AS pada level 16.250 IDR/USD.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,17% pada level 23.970.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,19% pada level 2.815.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,57% pada level 2.531.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,90% pada level 5.596.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,13% pada level 19.353.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,90% pada level 1.807.

Tak Sempat Belajar dari Kasus Ebola, Robot Belum Bisa Tangani Virus

Tak Sempat Belajar dari Kasus Ebola, Robot Belum Bisa Tangani Virus - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Robot saat ini telah digunakan dalam dunia kesehatan. Namun dalam kasus pandemi virus corona (Covid-19), teknologi ini sepertinya belum dapat diterapkan.

Sekelompok peneliti dan akademisi terkemuka dalam sebuah jurnal Science Robotics mengungkapkan, kesempatan menggunakan teknologi robot sebetulnya terbuka setelah wabah Ebola 2015 lalu. Namun, saat itu pendanaan sains interdisipliner untuk membuat alat otomasi robot belum ada.

Baca Juga: Spanyol Pakai Jasa Robot untuk Lakukan Tes Corona

Menurut penulis editorial jurnal tersebut, robot dapat dengan mudah melakukan beberapa pekerjaan "membosankan, kotor, dan berbahaya" yang terkait dengan memerangi pandemi Covid-19. Secara khusus, robot dapat melakukan tugas-tugas seperti mendisinfeksi permukaan, mengukur suhu orang di tempat umum atau di pelabuhan masuk, memberikan dukungan sosial untuk pasien yang dikarantina, mengumpulkan sampel hidung dan tenggorokan untuk pengujian, dan memungkinkan orang untuk menghadiri konferensi dan pameran.

"Namun, pendanaan dan pengembangan belum diarahkan pada kemampuan yang akan sangat membantu," kutip zdnet.

Jurnal tersebut juga mengungkapkan, robotika dapat dimanfaatkan pada beragam bidang seperti teknik mesin, teknik komputer, visi mesin, kecerdasan buatan, dan biomekanik. Jika saja pasar mulai memprioritaskan jenis penelitian robotika tertentu seperti penanganan wabah saat ini, peneliti meyakini semuanya dapat diprediksi sebelum wabah terjadi.

Para peneliti juga mencatat, pengalaman dengan wabah Ebola (2015) mengidentifikasi spektrum yang luas dari kasus penggunaan, tetapi pendanaan untuk penelitian multidisiplin, dalam kemitraan dengan lembaga dan industri, untuk memenuhi kasus penggunaan ini tetap mahal, langka, dan diarahkan ke aplikasi lain.

"Tanpa pendekatan berkelanjutan untuk penelitian, sejarah akan terulang kembali, dan robot tidak akan siap untuk insiden berikutnya," tambah mereka.

Howie Choset, seorang profesor di CMU's Robotics Institute menekankan bahwa ide di balik jurnal ini tidak semata-mata untuk menentukan bagaimana robot dapat digunakan dalam pandemi. Namun, diharapkan dapat menginspirasi orang lain di komunitas untuk memikirkan solusi untuk masalah yang sangat rumit.

"Robot, kecerdasan buatan dapat membantu dalam menanggapi epidemi dan pandemi, syaratnya pendanaan lintas disiplin harus mendorong aplikasi tersebut," tegas Choset.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Virus, Virus Corona, COVID-19, Digital Economy, Robot, Artificial Intelligence

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Unsplash/Franck V

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93