Meskipun Konsumsi BBM Turun 8%, Pertamina Tetap Pastikan Keamanan Energi di Tengah Wabah Corona

Meskipun Konsumsi BBM Turun 8%, Pertamina Tetap Pastikan Keamanan Energi di Tengah Wabah Corona Kredit Foto: Antara/Oky Lukmansyah

PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan bahwa Perseroan telah memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman di tengah masa siaga virus corona.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, mengungkapkan bahwa saat ini pasokan rata-rata nasional untuk BBM berada di level 23 hari dan stok LPG selama 17 hari. Pasokan BBM dan LPG tersedia cukup aman untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari di tengah masyarakat yang masih dalam situasi darurat virus corona.

Baca Juga: Tak Mau SPBU Jadi Sarang Virus, Pertamina Lakukan Penyemprotan Disinfektan di 100 SPBU Jakarta

"Stok ini akan terus ditambah sesuai dengan jadwal suplai yang telah direncanakan berdasarkan tingkat konsumsi masyarakat di setiap wilayah," jelasnya di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Berdasarkan pantauan Pertamina, seiring merebaknya Covid-19, konsumsi masyarakat untuk BBM memang mengalami penurunan. Tercatat sejak penerapan work from home tanggal 16 Maret 2020, secara umum konsumsi BBM turun 8% dari rata-rata normal harian (dari 134,87 ribu KL menjadi 123,74 ribu KL).

Sementara, LPG sektor rumah tangga mengalami kenaikan: LPG Subsidi naik 0,7% dari konsumsi normal harian 21,93 ribu metrik ton menjadi 22,10 ribu metrik ton. LPG rumah tangga Non Subsidi naik sebesar 5,4% dari konsumsi normal harian 2,05 ribu metrik ton menjadi 2,16 metrik ton. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan LPG Non Subsidi demi kebutuhan memasak di rumahnya.

Lebih lanjut disampaikan Fajriyah, dalam kondisi normal maupun darurat Covid 19, Pertamina memastikan secara keseluruhan operasional produksi, pengolahan, distribusi, dan pemasaran produk Pertamina tetap berjalan dengan baik.

Bahkah untuk mendukung kebijakan pembatasan aktivitas di luar rumah, Pertamina mengoptimalkan layanan pengantaran atau Pertamina Delivery Service melalui Call Center 135 bagi masyarakat yang memilih untuk beraktivitas di rumah saja selama kondisi siaga Covid-19.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus, tambahnya, Pertamina juga menyemprotkan disinfektan pada tabung-tabung LPG, fasilitas SPBU, dan penerapan prosedur tambahan untuk petugas SPBU seperti penggunaan masker, sarung tangan, dan hand sanitizer.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini