BNI Alihkan Layanan Sebagian Kantor Cabang

BNI Alihkan Layanan Sebagian Kantor Cabang Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung secara optimal arahan pemerintah untuk memaksimalkan program Physical Distancing dalam rangka meredam penyebaran virus corona (Covid-19).

Salah satu langkah konkret BNI adalah dengan mengalihkan layanan sebagian kantor atau outlet di berbagai kota di Indonesia yang berlokasi di tempat-tempat yang berisiko tinggi sebagai lokasi penyebaran virus corona.

Baca Juga: Cegah Covid-19, BNI Syariah Lakukan Sejumlah Antisipasi

Direktur Jaringan dan Layanan BNI, Adi Sulistyowati, mengatakan bahwa pengalihan layanan tersebut dilaksanakan hanya di 12 wilayah dari 17 wilayah operasi BNI di Indonesia. Cabang-cabang yang dipilih untuk dialihkan operasionalnya tersebut tergolong sebagai outlet yang berlokasi di kampus atau gedung yang penghuninya 100% work from home, pasar, mal, bandara, rumah sakit, serta pelabuhan.

"Program ini diperkirakan akan berjalan hingga 30 Maret 2020. Walau demikian, BNI memastikan pelayanan pada nasabah tetap dapat dilakukan di kantor-kantor cabang BNI terdekat," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

BNI pun menyarankan nasabah untuk segera mengaktifkan layanan e-channel BNI secara maksimal sehingga dapat tetap bertransaksi meskipun berada di rumah. Gunakan BNI Mobile Banking yang dapat melayani banyak transaksi. BNI Call juga siap membantu nasabah selama 24 jam di nomor 1500046.

"Jika memang tetap harus mendatangi kantor cabang BNI, BNI memastikan telah melakukan rangkaian program perlindungan preventif untuk menekan penyebaran Covid-19 di kawasan kantor cabang," tambahnya.

Perlindungan tersebut antara lain memeriksa suhu tubuh setiap orang yang masuk ke kantor cabang, menyebar hand sanitizer, melaksanakan disinfektan pada saat kantor tidak beroperasi, dan adanya pelarangan bagi pegawai BNI dan keluarganya untuk bepergian ke negara-negara yang dilaporkan menjadi lokasi wabah Covid-19.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini