Portal Berita Ekonomi Selasa, 31 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:03 WIB. IHSG - IHSG menguat 2,82% di akhir sesi II.
  • 14:32 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,99% terhadap Poundsterling pada level 1,2291 USD/GBP. 
  • 14:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,50% terhadap Euro pada level 1,0993 USD/EUR.
  • 14:30 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,69% terhadap Yen pada level 108,50 JPY/USD.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,70% di akhir sesi I.

3 Penyebab Utama Kinerja IHSG Perkasa dan Bangkit dari Keterpurukan

3 Penyebab Utama Kinerja IHSG Perkasa dan Bangkit dari Keterpurukan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Wabah virus corona yang melanda Indonesia dan dunia sempat membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan signifikan hingga terusir ke level 3.900-an pada awal pekan ini. Kendati begitu, di pekan ini pula IHSG mampu bangkit dari masa-masa sulit sulitnya tersebut.

Titik balik IHSG terjadi sehari setelah libur Nyepi, yakni pada perdagangan bursa Kamis (26/03/2020). Sepanjang hari kemarin, IHSG bergerak ekspansif hingga akhirnya ditutup dengan apresiasi tinggi 10,19% ke level 4.338,90 pada akhir sesi II.

Baca Juga: Trump dan Senat AS Selamatkan Ekonomi Paman Sam, Tapi Rupiah dan Global Bikin Dolar AS Babak Belur!

Kinerja IHSG terus menghijau sampai dengan perdagangan akhir pekan ini. Menutup sesi pertama, HSG menguat 7,89% ke level 4.681,38, di mana sebelumnya IHSG mampu meroket hingga ke level tertinggi di angka 4.697,67.

Jika dikalkulasikan, dalam dua hari terakhir, apresiasi IHSG menembus angka 14,03%. Mengapa demikian? Redaksi WE Online mencoba untuk merangkum sejumlah faktor atau sentimen yang membuat kinerja IHSG begitu cemerlang pada akhir-akhir ini. Berikut adalah informasi lengkapnya.

1. Stimulus Fiskal dari Senat AS

Keputusan Senat AS untuk menyetujui stimulus fiskal senilai US$2,2 triliun menjadi sentimen utama yang mendongkrak kinerja pasar keuangan dan investasi global, termasuk Indonesia. Stimulus fiskal yang nilainya setara dengan 32.000 triliun itu mampu mmebuat kinerja pasar investasi dan keuangan di Indonesia membaik, khsusunya bagi rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Penguatan IHSG dipicu stimulus besar-besaran dari pemerintah AS plus juga rupiah menguat," jelasnya seperti dilansir dari Antara, Jakarta, Jumat (27/03/2020).

Baca Juga: Pasar Modal Cerah Ceria, Good Job Nih Buat BCA dan BRI

Perlu diketahui, stimulus fiskal tersebut sebelumnya diajukan oleh Presiden Donald Trump dengan harapan bahwa dana tersebut dapat menyelamatkan ekonomi AS dari ancaman resesi akibat virus corona.  Tak main-main, angka US$2,2 triliun merupakan nilai terbesar dari kebijakan yang pernah disetujui Senat AS.

Bagai terkena efek domino, kebijakan fiskal ini pun memicu sejumlah negara lainnya untuk bahu-membahu bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat virus corona. Misalnya saja, Jerman baru-baru ini juga menggelontorkan dana sekitar US$860 miliar untuk penanganan virus yang telah menelan ribuan nyawa manusia itu.

Baca Juga

Tag: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Pasar Modal, Bursa Global, Senat AS, Bank Indonesia (BI), Fiskal, Perbankan, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Galih Pradipta

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,378.77 4,334.04
British Pound GBP 1.00 20,294.58 20,084.50
China Yuan CNY 1.00 2,321.48 2,296.76
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,448.84 16,285.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,147.29 10,044.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,121.17 2,100.04
Dolar Singapura SGD 1.00 11,552.77 11,437.02
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,138.14 17,951.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,812.01 3,769.72
Yen Jepang JPY 100.00 15,163.02 15,009.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4414.500 -131.071 686
2 Agriculture 900.830 -34.518 22
3 Mining 1158.862 -32.969 49
4 Basic Industry and Chemicals 557.766 -28.046 77
5 Miscellanous Industry 715.479 -41.388 51
6 Consumer Goods 1561.395 -62.619 57
7 Cons., Property & Real Estate 337.556 -5.272 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.105 -4.574 79
9 Finance 979.429 -30.165 92
10 Trade & Service 573.701 -6.984 170
No Code Prev Close Change %
1 AMAN 192 258 66 34.38
2 ACST 128 172 44 34.38
3 NASA 199 250 51 25.63
4 ARTO 472 590 118 25.00
5 IBFN 240 300 60 25.00
6 PDES 490 610 120 24.49
7 CARE 244 294 50 20.49
8 IPCM 100 120 20 20.00
9 GOLD 160 192 32 20.00
10 RMBA 230 270 40 17.39
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 200 186 -14 -7.00
2 GGRM 44,000 40,925 -3,075 -6.99
3 AMOR 2,580 2,400 -180 -6.98
4 BFIN 258 240 -18 -6.98
5 SMRA 430 400 -30 -6.98
6 TKIM 4,300 4,000 -300 -6.98
7 JSKY 86 80 -6 -6.98
8 MBAP 1,650 1,535 -115 -6.97
9 ITMG 7,900 7,350 -550 -6.96
10 LPPF 1,365 1,270 -95 -6.96
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 27,550 27,475 -75 -0.27
2 BBRI 3,230 3,010 -220 -6.81
3 TLKM 3,090 3,140 50 1.62
4 REAL 56 54 -2 -3.57
5 KLBF 1,010 1,045 35 3.47
6 TOWR 680 635 -45 -6.62
7 UNVR 6,800 6,425 -375 -5.51
8 IPTV 390 382 -8 -2.05
9 PGAS 760 730 -30 -3.95
10 TCPI 5,000 4,840 -160 -3.20